
Milea anteng membuka aplikasi belanja online di ponselnya. Gadis belia itu terlihat sedang mencari kaos pria dengan merk dan model yang ada di kepalanya.
Setelah cukup lama mencari Milea tampak melongo ketika melihat barang yang ia cari ternyata harganya cukup mahal.
"Ternyata kaos milik ka Abi harganya mahal, kak Abi pasti marah karena kaosnya terkena oleh noda ice cream " batin Milea.
Milea sempat ingin membongkar celengannya namun ia merasa sayang karena uang celengan itu niatnya kelak akan ia belikan motor.
Milea yang sangat ingin memiliki motor sangat rajin menabung karena semua tidak ada yang mau membelikannya, jadi ia harus menabung untuk membelinya sendiri.
Karena merasa bersalah telah menodai baju Abimanyu Milea pun memutar otak bagaimana caranya ia harus mendapatkan baju yang sama persis seperti milik Abimanyu tanpa harus membongkar celengannya.
Setelah berpikir cukup keras akhirnya Milea pun mendapat ide cemerlang di kepalanya.
*
Adam yang sedang berada di ruang kerjanya kaget ketika Milea tiba-tiba muncul di depannya.
"Tumben kesini..pasti sedang ingin sesuatu " tebak Adam sambil menatap wajah cantik cucu sambungnya yang ia beri nama kesayangan si Gemoy.
"Papih tau saja " jawab Milea tersipu.
"Kesayangan Papih ingin apa hmm ?" tanya Adam.
"Aku ingin ini Papih " Milea memperlihatkan gambar baju yang tadi Abimanyu pakai.
"Ini kaos laki-laki Sayang " Adam menatap gambar kaos di ponsel Mile.
"Kamu mau kasih kado buat siapa ?" tanya Adam menatap wajah si Gemoy penasaran . " ini harganya mahal loh "
"Bukan mau kasih kado Pih " jawab Milea.
"Lalu ?" tanya Adam semakin penasaran.
Milea mendekat kearah Adam kemudian berbisik. "Aku punya rahasia "
"Rahasia apa ?" Adam balik bertanya sambil berbisik.
"Aku tadi tidak sengaja menodai kaos kak Abi dengan ice cream waktu dia mengantarkan aku dari tempat joging " bisik Milea ditelinga Adam.
"Menodai kaos Abimanyu ?" tanya Adam dengan suara keras.
"Iiih Papiiih ..jangan keras-keras dong " omel Milea.
"Iya..iya...lalu ?"
"Aku ingin menggantinya " lanjut Milea.
__ADS_1
"Lalu ?" dahi Adam tampak mengernyit.
"Mmm....aku mau minta dibelikan sama Papih !" jawab Milea manja.
Adam tertawa melihat tingkah manja cucu sambungnya. "Kamu yang menodai kaos Abimanyu kenapa Papih yang harus menggantinya ?" tanya Adam pura-pura keberatan.
"Kaos punya kak Abi itu mahal Pih..dan harus pesan langsung dari official nya..selain itu katanya limited edition " jawab Milea dengan wajah murung.
Adam tampak mengerutkan dahi karena malah menangkap sesuatu yang ganjil dari curahan hati cucu sambungnya itu.
"Baiklah..Papih akan belikan..tapi ada syaratnya " jawab Adam.
"Syaratnya apa Pih ?" tanya Milea.
"Bagaimana ceritanya kamu bisa jalan sama Abimanyu. Papih pikir setelah peristiwa kecelakaan itu kalian tidak pernah berkomunikasi "
Milea langsung terdiam "Aku harus cerita apa Pih ?" tanya Milea bingung.
"Semuanya " jawab Adam tegas.
Milea menggaruk kepalanya, ia merasa terjebak oleh kesalahan yang tidak sengaja ia lakukan.
"Ya sudah kalau tidak mau cerita Papih tidak akan belikan " ancam Adam.
"Aaah..Papih gitu deh " Milea langsung merajuk.
"Kaos itu mahal loh..apalagi kata kamu limited edition..Papih cuma minta dibayar dengan cerita kamu saja " jawab Adam.
"Baiklah..aku akan cerita. Tapi jangan bilang Mommy dan Daddy apalagi kak Maura dan Om Marvin.. karena mereka pasti akan meledek aku " jawab Milea akhirnya.
"Iya Papih tidak akan cerita ke Mommy dan Daddy juga kak Maura dan Om Marvin " janji Adam.
Milea tampak ragu ketika akan memulai cerita. Setelah sekian lama termenung akhirnya Milea pun memulai ceritanya.
"Semenjak kecelakaan itu kak Abi jadi sering jemput aku di sekolah Pih..setiap hari dia selalu menunggu aku di gerbang sekolah "
"Oh ya ?" Adam membulatkan matanya.
"Iya Pih..aku sih sebetulnya tidak terlalu suka sama kak Abi karena dia itu orangnya tidak asik..pelit ngomong dan pelit senyum..tapi kalau pelit jajan sih tidak " Milea melanjutkan ceritanya.
"Kamu sering dijajanin sama Abimanyu ?" mata Adam semakin membola.
"Iya Pih..malah lebih sering aku yang minta " jawab Milea sambil terkekeh.
"Terus.. Abimanyu mau jajanin kamu ?"
"Iya Pih..seperti tadi siang aku minta dibelikan ice cream eh dibelikan.. dan akhirnya tidak sengaja menodai kaosnya " Milea mengakhiri ceritanya.
__ADS_1
Adam tampak manggut-manggut dan akhirnya Adam pun berkata "Baiklah Papih akan belikan kaos yang kamu inginkan "
"Beneran?.. terimakasih Papih Sayang " Milea memeluk Adam dan mencium pipinya.
"Mmh...kalau sudah diturut keinginannya baru kasih cium " Adam merajuk.
"Kalian sedang apa mojok berdua ?" tanya Mikha yang tiba-tiba muncul sambil membawa secangkir kopi untuk Adam.
"Rahasia " jawab Adam dan Milea kompak membuat Mikha langsung menatap keduanya.
"Kalian tidak boleh punya rahasia dari Mamih " ucap Mikha tegas.
"Maaf Sayang..Papih tidak bisa menyembunyikan apapun dari Mamih " ucap Adam menyesal.
Milea menggaruk kepalanya bingung. " Baiklah..Papih boleh cerita sama Mamih " jawab Milea akhirnya.
"Sekarang Mamih tanya..kalian berdua sedang ngobrol apa ?" tanya Mikha.
"Sepertinya kita akan berbesanan dengan keluarga Bagas " jawab Adam sambil mengedipkan matanya kearah Mikha.
"Sungguh Bang ?" Mikha langsung melotot.
"Bukan seperti itu Mih..aku tadi tidak berbicara seperti itu sama Papih.. lagian aku itu tidak suka sama kak Abi karena dia orangnya tidak asik " Milea buru-buru meralat.
Adam dan Mikha tertawa, ternyata Milea masih terlalu polos sehingga belum mengerti jika sebenarnya Abimanyu sedang berusaha mendekatinya.
Beberapa hari setelah sesi curhat mereka selesai Adam pun memenuhi janjinya membelikan kaos yang sama persis seperti yang Abimanyu pakai.
Setelah mendapatkan kaos yang sama persis dengan yang Abimanyu pakai keesokannya Milea pun memberikannya kepada Abimanyu pada saat remaja tampan itu menjemputnya sepulang sekolah.
"Apa ini ?" tanya Abimanyu
"Ini untuk mengganti kaos kak Abi yang tidak sengaja terkena noda ice cream " jawab Milea sambil menunduk.
"Kakak tidak minta ganti " ujar Abimanyu datar.
"Kak Abi memang tidak minta ganti.. tapi aku yang mau ganti " jawab Milea.
Abimanyu terdiam tanpa mau menerimanya. Melihat Abimanyu tidak mau menerimanya Milea pun menjadi kesal.
"Kenapa kak Abi tidak mau menerima niat baik aku ? kak Abi tidak menghargai perjuangan aku demi mendapatkan ini " kesal Milea sambil ngeloyor pergi meninggalkan Abimanyu yang tampak melongo diatas motornya.
Melihat Milea yang pergi meninggalkannya Abimanyu buru-buru turun dari motornya kemudian mengejar Milea yang sedang ngambek kepadanya.
"Mau kemana ? katanya mau kasih kaos buat kakak !" Abimanyu menarik tas punggung Milea membuat gadis itu langsung menghentikan langkahnya.
"Kak Abi itu bisa tidak sih jangan suka narik-narik tas aku " semprot Milea kesal akan kebiasaan Abimanyu menarik tasnya.
__ADS_1
"Kaosnya kakak ambil..sekarang kamu naik " titah Abimanyu sambil mengambil paper bag berlogo brand ternama dari tangan Milea.
Karena pak Muh memang sudah jarang menjemputnya akhirnya dengan terpaksa Milea pun naik keatas motor Abimanyu dan membiarkan remaja tampan yang selalu ia bilang tidak asik itu mengantarkan nya pulang.