My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Kembali Sekolah


__ADS_3

Meskipun Abimanyu pergi ke Kalimantan namun Milea tetap menuruti amanat yang diberikan kepadanya.


Pagi-pagi setelah mengenakan seragam sekolahnya Milea pun melajukan mobilnya menuju rumah Bagas.


Hari ini rumah Bagas kembali terasa sepi karena Alysha sedang sekolah.


"Daripada bosan lebih baik kamu tiduran saja gih di kamar Alysha " titah Felisha demi melihat Milea yang terlihat bosan.


"Iya Tan " jawab Milea seraya beranjak ke kamar Alysha.


Setibanya di depan pintu kamar Alysha, Milea tertegun karena ternyata pintu kamar Alysha terkunci.


"Pintu kamar Alysha nya terkunci Tan " lapor Milea.


"Sepertinya Alysha lupa membawa kuncinya, kalau begitu kamu istirahat di kamar Abi saja " Felisha menunjuk kamar yang berada tepat di sebelah kamar Alysha.


"Tidak usah takut..orang Abi nya juga sedang di Kalimantan " Felisha menangkap keraguan di mata Milea ketika akan masuk ke kamar Abimanyu.


Milea pun Akhirnya masuk ke kamar Abimanyu. Begitu masuk wangi khas si gunung es langsung menguar di Indra penciumannya.. wangi yang lembut dan menenangkan.


Kamar yang cukup luas dengan di dominasi warna khas laki -laki itu terasa sangat nyaman.Semua perabotan tertata dengan rapi membuat Milea terkagum-kagum akan isi kamar Abimanyu


Perlahan Milea duduk di ranjang besar milik Abimanyu.Baru beberapa menit duduk disana tiba-tiba Milea merasa sangat mengantuk.


Tidak tahan melawan rasa kantuknya Milea pun akhirnya tertidur dengan lelap sambil memeluk bantal milik Abimanyu.


Milea yang tertidur sangat pulas mengabaikan banyak panggilan dari Abimanyu.


Karena tidak berhasil menghubungi Milea, Abimanyu pun menelpon Mommy nya untuk menanyakan apakah Milea ada datang atau tidak.


"Milea ada Sayang ..dia sedang tidur di kamar kamu..sepertinya dia bosan karena Alysha belum pulang dari sekolah " Felisha menjawab pertanyaan Abimanyu.


"Syukurlah..setidaknya dia menurut apa yang aku suruh " ujar Abimanyu.


"Iya..dia tidak senakal yang Mommy pikir " jawab Felisha.


"Iya Mom..titip Milea ya selama aku di Kalimantan " pesan Abimanyu.


"Pasti Sayang..Mommy dan Daddy akan jaga Milea untuk kamu " jawab Felisha membuat Abimanyu merasa tenang.


Abimanyu yang sedang berada di lokasi proyek di Kalimantan bersama team nya tersenyum ketika Felisha mengirimkan photo Milea yang sedang tertidur lelap di ranjangnya.


Selama Abimanyu berada di Kalimantan Milea selalu melakukan apa yang Abimanyu perintahkan yaitu tinggal di rumah Bagas hingga tiba waktu pulang sekolah. Dan tidur siang di kamar Abimanyu adalah kegiatan rutin Milea disaat ia lelah bermain dengan Alysha.

__ADS_1


*


Tidak terasa satu Minggu sudah Milea menjalani hukuman skorsing. Ini adalah hari terakhir Milea berada di rumah Bagas.


Ketika mendekati waktu pulang sekolah Milea merapikan kamar Abimanyu agar kembali seperti semula.


Milea tidak mau setelah pulang dari Kalimantan nanti pria gunung es itu mengamuk karena Milea membuat berantakan kamarnya.


"Kakak Mile berarti tidak akan main kesini lagi setiap hari ?" tanya Alysha dengan wajah sedihnya.


Tidak bisa dipungkiri kebersamaan mereka selama Milea menjalani skorsing semakin membuat mereka semakin dekat.Alysha sudah menganggap Milea sebagai kakaknya sendiri, begitu juga dengan Milea yang sudah menganggap Alysha seperti adiknya sendiri.


"Tidak usah sedih..nanti kakak Mile akan sering main kesini..iya kan Sayang ?!" Felisha melirik kearah Milea.


"Iya..nanti kakak akan sering-sering main kesini " janji Milea.


Setelah berpamitan kepada Bagas dan Felisha juga Alysha, Milea pun pulang.


Senin pagi Milea pun mulai masuk sekolah, ia kembali bertemu dengan Samuel dan keempat temannya yang baru pulang dari berlibur di Bali.


"Kalian enak menghabiskan waktu skorsing dengan berlibur ke Bali. Nah gw setiap hari harus pura-pura pergi ke sekolah lalu bersembunyi di rumah si gunung es sampai waktunya pulang sekolah " Milea memukuli kelima temannya dengan buku.


"Salah sendiri kenapa tidak jujur saja sama keluarga Lo..malah nyuruh si gunung es yang ngurusin Lo ke sekolah " bela Samuel sambil menangkis pukulan Milea dengan tangan kanannya.


"Tapi segitu juga untung dia mau nolongin Lo " ujar Samuel.


"Iya mau nolongin tapi ada imbalannya " sungut Milea.


"Apa imbalannya ?" Samuel dan keempat temannya menatap Milea penasaran.


"Imbalannya adalah gw harus jadi pacarnya " jawab Milea.


"Apaaaa..? terus Lo terima ?"


"Ya terpaksa..gw gak mau Daddy dan Papih tau kalau gw kena skorsing satu minggu " jawab Milea.


"Jadi selama satu Minggu ini keluarga Lo tidak tau kalau Lo sebetulnya tidak pergi ke sekolah ?" tanya Samuel.


"Tidak..tapi gw jadi tawanan di gunung es " jawab Milea.


"Apes banget sih Lo " kelima teman Milea menatapnya prihatin.


Hari pertama masuk sekolah setelah menjalani skorsing selama satu Minggu keenam anak nakal itu terlihat sangat manis.

__ADS_1


Mereka menyadari jika saat ini mereka sedang dalam pantauan guru BP.Jika mereka kembali melakukan kenakalan maka mereka terancam akan dikeluarkan dari sekolah.


Setelah jam pelajaran berakhir Milea pun langsung pulang ke rumah. Ketika sampai ke rumah alangkah terkejutnya gadis itu ketika mendapati Abimanyu sedang duduk di ruang tamu dengan ditemani oleh Mikha dan Maura.


Setelah Milea datang Mikha dan Maura pun langsung menyingkir. Mereka memberi kesempatan kepada Abimanyu dan Milea untuk bicara berdua.


"Kakak Abi.. kapan pulang dari Kalimantan ?" tanya Milea.


"Kemarin malam " jawab Abimanyu singkat.


"Ooh "


Cuma Ooh yang keluar dari mulut Milea. Gadis itu terlihat bingung karena Abimanyu sendiri pelit bicara sehingga Milea sedikit kesulitan untuk berkomunikasi dengan pria tampan dari keluarga Bagas itu.


"Mulai besok aku akan antar jemput kamu kembali "


Akhirnya Abimanyu kembali bersuara. Milea pun menjawab dengan anggukan kecil.


Suasana kaku diantara mereka sedikit mencair ketika Dika menghampiri mereka karena bola miliknya menggelinding kearah kaki Abimanyu.


Abimanyu mengambil bola itu dan memberikan nya kepada Dika. " Ini bolanya ganteng " ucap Abimanyu seraya mencubit pipinya yang bulat.


"Terimakasih " jawab Dika " Kakak Abi bisa main bola tidak ?" tanya Dika menatap kearah Abimanyu.


"Bisa dong..main Barbie pun kak Abi bisa " jawab Milea yang langsung dihadiahi tatapan tajam Abimanyu.


"Kalau begitu ayo kita main bola !" ajak Dika sambil menarik-narik tangan Abimanyu.


"Baiklah " Abimanyu bangkit dari duduknya kemudian menggulung lengan bajunya hingga ke siku dan mereka pun bermain bola di halaman depan rumah Adam.


Selagi Abimanyu menemani Dika bermain bola, Milea pergi ke kamar untuk mengganti baju sekolahnya dengan baju rumahan. Setelah mengganti bajunya Milea pun kembali untuk menonton Abimanyu yang sedang bermain bola dengan Dika.


Pada saat bermain Dika tidak sengaja menendang bola terlalu kencang hingga mengenai kepala Milea yang memang berada tidak jauh dari mereka.


Melihat bola yang ia tendang mengenai Milea, Dika pun langsung kabur ketakutan.


Abimanyu menghampiri Milea yang tampak meringis memegang pelipisnya yang terasa sakit karena tendangan bola dari Dika lumayan kencang.


Abimanyu meraih kepala Milea dan memeriksa pelipisnya yang terlihat sedikit merah. " Makanya nontonnya jangan terlalu dekat " Abimanyu sedikit menekan pelipis Milea.


"Kakak sakit tau..malah di tekan " Milea menepiskan tangan Abimanyu dari kepalanya dengan kesal.


"Sepertinya Dika calon pemain bola masa depan " ucap Abimanyu sambil meniupi pelipis Milea.

__ADS_1


Hembusan nafas Abimanyu dan wangi tubuhnya yang lembut membuat Milea mematung dengan jantung yang tiba-tiba berdebar tidak karuan.. Milea merasa sepertinya ada yang tidak beres dengan jantungnya.


__ADS_2