
Milea masuk ke kamar dan langsung melempar tas nya keatas meja belajarnya. Hari ini entah mengapa mood Milea anjlok seketika setelah mendapat penolakan dari Abimanyu. Dengan kesal Milea mengambil ponselnya dan mencari nomor kontak Abimanyu.
Setelah menemukan kontak Abimanyu Milea pun langsung memblokir nomor Abimanyu seraya berkata " kelaut saja Lo "
Setelah memblokir nomor Abimanyu Milea pun berbaring diatas kasurnya dengan masih mengenakan seragam sekolahnya.
Milea baru bangun setelah mendengar suara Mikha memanggilnya menyuruhnya makan.
Secepat kilat Milea mengganti seragam sekolahnya dengan kaos dan celana pendek lalu beranjak menghampiri Mikha.
"Aku datang " potong Milea sebelum Mikha berteriak memanggilnya untuk yang kedua kali.
"Makan dulu " titah Mikha sambil menyuapi Dika dan Rani puding buah.
'Aku juga mau dong Mih " Milea membuka mulutnya minta disuapi juga.
Dika dan Rani menatap heran kepada Aunty mereka yang menurut mereka seperti anak kecil.Mikha pun memberikan satu suapan puding ke mulut Milea.
Setelah bertemu dengan kedua keponakannya mood Milea pun kembali membaik. Gadis itu mulai bisa melupakan kekesalannya kepada Abimanyu.
Jika Milea mulai melupakan kekesalannya berbeda dengan Abimanyu. Pria tampan itu terlihat sangat kesal karena ia tidak bisa menghubungi Milea.
Setelah melihat wajah Milea yang murung saat turun dari mobil Abimanyu tiba-tiba merasa bersalah karena sudah menolak niat baik Milea untuk mentraktirnya makan.
Setelah sampai rumah Abimanyu bermaksud meminta maaf kepada Milea namun nomor Milea tidak bisa dihubungi karena gadis itu sudah memblokir nomornya.
Mendapati nomernya sudah di blokir Abimanyu semakin yakin jika Milea tersinggung dengan ucapannya. Abimanyu sangat menyesal seharusnya ia tidak menolak niat baik Milea untuk mentraktirnya karena ia juga sebetulnya sangat menyukai dekat dengan gadis itu.
Abimanyu sangat suka mendengarkan celotehannya apalagi jika ia sudah mencolek-colek pinggangnya ketika minta jajan.
Abimanyu hanya merasa takut saja Milea akan mengerjai nya karena akibat keisengan nya tempo hari Abimanyu harus merasakan tubuhnya lemas karena diare selama dua hari ditambah dengan tenggorokannya yang sakit karena mengalami radang.
Felisha sempat bertanya apa yang ia makan sampai membuatnya sakit perut namun Abimanyu memilih tidak menceritakan kepada Mommy nya jika itu adalah karena kelakuan si nakal Milea.
Abimanyu melupakan kegundahan hatinya sejenak ketika Alysha melongokan kepalanya di pintu kamarnya.
"Kakak Abi..apakah aku boleh masuk ?" tanya Alysha.
"Boleh " jawab Abimanyu sambil meletakkan ponselnya di atas nakas.
Setelah mendapat ijin dari kakaknya Alysha pun masuk dan duduk di sebelah Abimanyu.
Abimanyu menatap wajah cantik adiknya " Ada apa kesini tumben ?"
"Kakak punya nomor telepon kakak Milea dong..kata Mommy kak Abi punya " jawab Alysha.
__ADS_1
"Buat apa minta nomor telepon kak Mile ?" tanya Abi.
"Ini urusan perempuan..kakak tidak perlu tau " jawab Alysha.
"Baiklah " Abimanyu pun mengambil ponselnya kemudian mengirimkan nomor Milea ke nomor Alysha.
"Terimakasih kakak " Alysha pun langsung menyimpan nomor Milea di ponselnya kemudian keluar dari kamar Abimanyu dengan riangnya.
Setelah satu jam berlalu Abimanyu tiba-tiba keluar dari kamarnya kemudian beranjak menuju kamar Alysha.
Di kamar yang didominasi warna merah muda itu Abimanyu mendapati Alysha sedang mengobrol di telepon dengan Milea. Ternyata Milea mau menerima telepon dari Alysha.
Alysha mengibas-ngibaskan tangannya kearah Abimanyu memberi kode jika kehadirannya membuatnya terganggu.
Bukannya pergi Abimanyu malah duduk di sebelah Alysha dan imut menguping apa yang sedang mereka obrolkan.
"Pokoknya aku ingin gaya rambut seperti kak Mile, nanti kakak harus temani aku ke salonnya " pinta Alysha
"Baiklah.. bagaimana kalau hari Minggu saja kita janjian di salon langganan kakak " ajak Milea.
"Iya nanti aku akan pergi sama Mommy..kakak Mile tunggu saja biar nanti aku dan mommy yang jemput kakak ke rumah " jawab Alysha.
"Baiklah " Milea setuju.
"Kakak yang akan antar kamu ke salon " ucap Abimanyu mengabaikan omelan Alysha yang merasa terganggu dengan kehadiran Abimanyu.
"Sama Mommy saja.. kalau sama kakak nantinya pasti bosan. Pria kan paling tidak suka menunggu lama di salon " Alysha keberatan pergi ke salon bersama Abimanyu.
"Kakak tidak akan bosan..nanti setelah dari salon kamu boleh beli apapun yang kamu mau " bujuk Abimanyu.
Alysha tampak berpikir sejenak kemudian mengangguk. "Baiklah aku mau diantar oleh kak Abi " Gadis cantik itu tidak menyadari jika sebetulnya ia sedang dimanfaatkan oleh Abimanyu untuk mendekati si nakal Milea.
Hari Minggu Alysha dan Abimanyu terlihat sudah berpakaian rapi. Bagas dan Felisha menatap heran kepada kedua buah hatinya yang akan pergi berdua apalagi tujuan mereka adalah ke Salon.
"Yakin kamu mau mengantar adik kamu ke salon ?" Felisha menatap Abimanyu penuh keraguan.
Felisha tidak yakin jika putranya itu akan sabar menunggu Alysha yang akan melakukan perawatan rambut yang pasti akan memakan waktu yang tidak sebentar.
Beberapa hari yang lalu putri bungsunya itu meminta ijin untuk mengganti model rambutnya seperti model rambut Milea.
"Yakin Mom..sudah lama kita tidak jalan berdua " jawab Abimanyu.
"Baiklah Kalau begitu, tapi kalau kamu bosan kamu bel Mommy saja nanti mommy nyusul ke salon " ujar Felisha. Abimanyu mengangguk.
Setelah semua siap kedua kakak beradik itu pun pergi menuju rumah Adam untuk menjemput Milea.
__ADS_1
Milea yang sudah siap menunggu di teras kaget ketika Alysha menjemputnya bukan dengan Felisha tapi dengan Abimanyu.
"Kakak duduk di depan saja " Alysha menyuruh Milea duduk di samping Abimanyu yang dengan terpaksa Milea terima.
"Katanya mau perginya sama Mommy ?" tanya Milea.
"Tidak jadi..kakak Abi mau mengantar aku , lagian Mommy nya sedang sibuk ngurusin Daddy " jawab Alysha.
"Memang Daddy nya kenapa ?" tanya Milea.
"Tidak apa-apa..hanya manja saja " jawab Alysha sambil terkikik. Milea pun ikut tertawa..ternyata bukan Papihnya saja yang manja tapi Daddy nya Alysha juga.
Abimanyu hanya melirik sekilas kepada kedua wanita yang sedang asik mentertawakan Daddy nya.
Sepanjang perjalanan Milea dan Alysha asik berceloteh berdua sambil cekikikan mengabaikan keberadaan Abimanyu dibalik kursi kemudinya.
"Salonnya dimana ?" akhirnya Abimanyu membuka mulutnya.
Milea pun menyebutkan nama salon dan alamatnya yang langsung disambut anggukan Abimanyu.
Abimanyu melajukan mobilnya menuju salon langganan Milea. Lima belas menit kemudian mereka pun sampai di salon yang dimaksud.
Milea menemani Alysha menjelaskan kepada stylish mengenai model rambut keinginan gadis kecil itu.
"Pokoknya aku mau model rambutnya sama seperti kakak Mile " pinta Alysha.
Selama Alysha ditangani oleh hairstylist Milea duduk di kursi ruang tunggu yang tersedia di sana. Abimanyu duduk tidak jauh dari tempat Milea duduk sambil diam-diam memperhatikan Milea yang mulai menyibukkan diri dengan ponselnya.
"Kenapa nomor aku kamu blokir ?" tanya Abimanyu memecah keheningan diantara mereka.
"Tidak apa-apa..suka-suka aku " jawab Milea tanpa mengalihkan fokusnya dari layar ponselnya.
Abimanyu menarik napas panjang dan menghembuskan nya perlahan.
"Aku minta maaf atas ucapan aku kemarin " ucap Abimanyu menatap dalam wajah Milea.
"Kak Abi tidak usah minta maaf, yang seharusnya minta maaf itu aku karena aku sudah keterlaluan sama kakak " jawab Milea.
"Kalau begitu kenapa nomer aku kamu blokir ?" tanya Abimanyu.
"Supaya kita tidak bertemu lagi..aku takut aku iseng menjahili kakak lagi nantinya " jawab Milea asal padahal alasan sebenarnya tentu saja bukan itu.
"Tidak apa-apa..lain kali aku akan lebih waspada " jawab Abimanyu.
Milea melirik kearah Abimanyu yang tengah menatapnya dan tatapan mereka saling bertemu namun Milea buru-buru membuang tatapannya ke sembarang arah menghindari tatapan tajam Abimanyu yang melelehkan hatinya.
__ADS_1