
Acara pengajian ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar sang jabang bayi yang ada didalam kandungan Milea selalu diberi kesehatan dan keselamatan serta pada saat melahirkan nanti ibu dan bayinya ada dalam keadaan sehat.
Sepanjang acara pengajian Abimanyu tampak tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Telapak tangan pria itu tampak terus menggenggam jemari Milea bahkan sesekali mengusap perut Milea yang tampak menonjol meski terbalut dress hamil yang cukup longgar.
Diantara para tamu undangan hadir juga kelima sahabat Milea dan Ega yang kebetulan bertetangga dengan Milea.
Melihat kedatangan Ega Abimanyu sudah tidak terlihat marah seperti dulu, ia menyambut hangat pria itu seperti ia menyambut kelima sahabat Milea.
Menjelang sore acara pengajian pun selesai, setelah menikmati hidangan yang disediakan para tamu pun mulai meninggalkan kediaman Abimanyu dan Milea sehingga hanya tinggal keluarga inti saja yang tersisa.
Meskipun begitu suasana masih ramai dengan celotehan anak-anak yang sibuk menikmati aneka hidangan yang masih tersisa.
Pada saat keluarga Milea dan keluarga Abi berkumpul Nakula tidak sengaja bercerita tentang keracunan makanan yang dialami oleh Abimanyu.
Bagas dan Wisnu tentu saja kaget karena pada saat kejadian Abimanyu mengatakan jika ia hanya masuk angin dan asam lambung yang sedang naik, Abimanyu tidak mengatakan jika ia sebetulnya ia mengalami keracunan dari makanan yang dimasak Milea.
"Kenapa kamu tidak bilang kalau Abi keracunan makanan yang kamu buat ?" tanya Millie bernada mengomel kepada Milea.
Nakula yang tidak sengaja telah menceritakannya memilih kabur ke belakang. Ia tidak tau jika Abimanyu sengaja menyembunyikan kejadian yang sebenarnya kepada mertuanya.
"A..aku tidak bermaksud berbohong kepada kalian..tapi.." Milea menjawab dengan terbata-bata.
"Aku sengaja tidak bilang Mom, aku takut kalian akan memarahi Milea " jawab Abimanyu sambil menyembunyikan istrinya dibelakang tubuhnya yang tampak ketakutan.
"Ya Tuhan.. sayaaang, untung suami kamu tidak apa-apa " ujar Mikha.
"Maaf " cicit Milea dari balik tubuh Abimanyu.
"Sudah tidak usah dipermasalahkan lagi, yang penting Abi juga tidak apa-apa " Bagas berusaha mencegah agar keluarga besannya tidak memarahi menantunya.
"Aku janji tidak akan coba-coba lagi, biar Bibik saja yang masak " ujar Milea lirih.
"Memang seharusnya begitu " ucap Millie tegas.
__ADS_1
Jujur sebagai orangtua Milea ia merasa malu karena putrinya yang telah membuat kesalahan sehingga membuat Abimanyu sakit.
"Emang apa yang kamu masak dek ?" tanya Maura penasaran.
"Ikan salmon, udang, sosis,baso dan keju " jawab Milea.
"Iiuhhh..dengarnya saja aku ingin muntah..pantas Abimanyu juga muntah-muntah " bisik Maura di telinga Marvin.
"Sepertinya si Gemoy sedang bereksperimen di dapur dan yang jadi korbannya adalah suaminya sendiri " bisik Marvin.
"Iya " jawab Maura.
Meskipun berbisik namun Milea sempat mendengar apa yang dibicarakan oleh kakak dan Om nya itu dan ia pun langsung cemberut.
Selepas magrib seluruh keluarga Abimanyu dan Milea pun pulang. Kini tinggallah Abimanyu dan Milea juga asisten rumah tangga nya yang tampak sibuk membereskan rumah.
Sebelum pulang Mikha dan Millie berpesan kepada asisten rumah tangga Milea agar tidak membiarkan Milea memasak apalagi menu yang aneh-aneh.
"Mereka bukan memarahi kamu Moy, tapi memperingatkan agar kamu tidak teledor lagi " ujar Abimanyu.
"Sama saja " sungut Milea.
Abimanyu tersenyum sambil menarik tangan Milea agar duduk dipangkuannya. " Kamu lucu kalau sedang cemberut begin " ujar Abimanyu gemas.
"Sayang.. setelah kejadian kemarin aku tuh sebetulnya malu sama keluarga kamu. Aku merasa menjadi istri dan menantu paling bodoh di keluarga kamu. Diantara semua menantu Mommy dan Daddy aku yang paling nakal dan paling teledor " aku Milea.
"Tidak usah menyalahkan diri sendiri terus. Meskipun kamu paling nakal dan paling teledor tapi mereka tetap menyayangi kamu sama seperti kepada menantu yang lain..iya kan ?" ujar Abimanyu.
" Iya..aku bangga bisa menjadi istri dan menjadi bagian dari keluarga Bagas Hadi Pranoto " jawab Milea sambil melingkarkan kedua tangannya di leher Abimanyu.
Milea menyematkan satu ciuman dibibir Abimanyu yang langsung dibalas Sambaran ciuman yang panas dari Abimanyu.
Milea merubah posisi duduknya dari yang awalnya menyamping menjadi duduk menghadap kearah Abimanyu dengan kedua tungkai mengapit kedua sisi pinggang Abimanyu. Tubuh Milea dan Abimanyu tidak bisa rapat sempurna karena terganjal tonjolan yang semakin membesar diperut Milea.
__ADS_1
Masih dengan bibir saling bertautan, Abimanyu mengangkat tubuh Milea dan membawanya ke ranjang untuk ia manjakan.
*
Seiring berjalannya waktu perut Milea sudah semakin besar saja. Semua keluarga menyarankan agar Milea segera mengambil cuti namun Milea menolak dan akan mengambil cuti jika usia kehamilan nya sudah menginjak 7 bulan. Namun hari ini Milea tiba-tiba menyetujui perintah keluarganya untuk mengambil cuti,ini tentu saja membuat Abimanyu heran dengan perubahan keputusan Milea yang tiba-tiba.
"Tumben kamu setuju ngambil cuti kuliah sekarang, kemarin-kemarin kamu kekeuh menolak ingin menunggu sampai usia kehamilan kamu 7 bulan ?" tanya Abimanyu ketika Milea tiba-tiba muncul di kantornya sepulang kuliah.
Sepulang kuliah Milea yang tidak membawa mobil meminta diantarkan pulang oleh Samuel ke kantor Abimanyu.
"Aku malu sering dimarahin dosen karena suka ketiduran di kelas " jawab Milea.
"Ya ampuun Sayang " Abimanyu tertawa sambil memeluk Milea yang tampak cemberut.
"Kan aku sudah bilang sebaiknya kamu cuti dari sekarang tapi kamu tidak menurut " Abimanyu mencubit ujung hidung Milea.
"Tapi kalau di rumah terus aku pasti bosan " keluh Milea.
"Kamu bisa pergi ke rumah Mamih, Mommy..atau jalan-jalan sama kak Maura, kak Cindy dan kak Zhi " saran Abimanyu.
"Kamu jadi punya waktu banyak untuk melakukan apapun yang kamu sukai " sambung Abimanyu.
"Baiklah..aku akan mengikuti kelas memasak saja seperti saran Daddy kemarin " jawab Milea.
"Ya..aku setuju, biar nanti kalau bayi kita lahir kamu sudah pintar memasak " jawab Abimanyu.
"Iya..biar aku bisa membuatkan makanan yang sehat untuk bayi kita " Milea langsung bersemangat.
"Cuma untuk bayi kita..tidak untuk Daddy nya juga ?" dahi Abimanyu berkerut.
"Tentu untuk Daddy nya juga dong " jawab Milea sambil memeluk Abimanyu manja.
Meskipun awalnya Milea merasa sedih karena harus tertinggal oleh teman-temannya karena harus cuti hamil namun Milea menjadi tidak terlalu sedih karena ia bisa melakukan hal yang juga penting untuk suami dan bayinya kelak.
__ADS_1