My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Mimpi yang belum terwujud


__ADS_3

Sudah berminggu-minggu sejak Milea meminta kata cinta dari Abimanyu namun pria itu seolah mengabaikannya.


Permintaan Milea itu seperti angin lalu bagi Abimanyu. Bahkan Abimanyu malah terlihat lebih sibuk dari biasanya.


Beberapa hari ini Abi pulang lebih telat dari biasanya dengan alasan ada meeting dengan relasi bisnisnya padahal sesungguhnya Abi diam-diam sering mendatangi rumah Adam untuk membicarakan masalah rencana resepsi pernikahan yang akan dilangsungkan pada hari ulangtahun Milea yang ke 18.


Selama Abi sibuk Milea lebih sering pulang dengan diantarkan oleh Samuel.


Keluarga Abi dan keluarga Milea sepakat jika acara resepsi pernikahan Abimanyu dan Milea akan dilangsungkan di Bali.


Arin dan Seno termasuk orang yang paling mendukung resepsi pernikahan Milea dan Abi di Bali karena mereka bisa sekalian menengok Selina dan Zico yang menetap disana.


Maura dan Cindy juga Zhifana kebagian tugas menyiapkan gaun pengantin yang cantik untuk Milea. Sebagai kakaknya Maura tentu sangat hapal bagaimana selera Milea.


Sementara Luna yang tinggal nun jauh disana kebagian membuat souvernir pernikahan. Sisanya akan menjadi urusan tiga Mommy yaitu Mikha, Millie dan Felisha.


"Habis ketemu klien lagi ?" sindir Milea ketika Abi baru pulang disaat waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam.


"Iya Sayang " jawab Abimanyu.


Sebetulnya Milea ingin protes karena Abi akhir-akhir ini tidak ada waktu untuknya, namun demi melihat wajah lelah suaminya akhirnya kekesalan Milea pun berubah menjadi rasa iba.


"Mandi air hangat ya biar seger, kak Abi kelihatan sangat lelah " Milea membantu mengurai dasi yang melingkar di leher suaminya.


"Ya " jawab Abi.


Hari ini sepulang dari kantor ia memang mampir ke rumah Adam untuk membicarakan persiapan resepsi pernikahan yang akan dilangsungkan Minggu depan.


Abi buru-buru masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah Milea menyiapkan air hangat di dalam bathtub untuknya.


Disaat Abimanyu berada di kamar mandi, Milea dengan cekatan menyiapkan satu set piyama yang ia simpan diatas kasur.


Setelah selesai mandi Abi keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang segar.


"Sudah belajar belum ?" tanya Abi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.


"Sudah " jawab Milea.

__ADS_1


"Anak pintar...eh istri pintar " Abi mengacak rambut Milea yang sedang duduk bersila ditepi ranjang.


"Kalau sudah belajar sekarang kamu tidur !" Abi menyuruh Milea tidur.


Milea menurut membaringkan tubuhnya diikuti Abi disebelahnya. Sebelum tidur Milea masih berharap Abi mau mengatakan kata cinta untuknya sebagai pengantar tidur.Namun semua harapan Milea pupus sudah ketika Abi malah anteng memainkan ponselnya. Milea yang kesal langsung membalikan tubuhnya memunggungi Abi dan menutupi tubuhnya dengan selimut. Tanpa sepengetahuan Milea diam-diam Abi melirik kearahnya sambil menahan tawanya.


Keesokannya pada saat sarapan pagi Felisha dan Bagas mengatakan akan pergi ke Bali selama satu Minggu. Selama di Bali mereka menitipkan Alysha kepada Milea.


"Pasti Mommy dan Daddy akan honeymoon ya di Bali ?" goda Milea.


"Anggap saja begitu " jawab Bagas sambil tertawa mendengar candaan menantu nakalnya. " Iya ga Sayang ?" Bagas mencolek pinggang Felisha.


"Terserah kamu lah Sayang " jawab Felisha. Abi, Milea dan Alysha langsung tertawa.


"Selama Mommy dan Daddy di Bali Cindy dan Zhifana akan bergantian menemani kalian disini " ujar Felisha.


"Daddy pesan sama kamu jangan membuat kak Mile repot !" pesan Bagas kepada putri bungsunya.


"Siap Dad " jawab Alysha.


"Iya Mom " jawab Milea.


Tanpa sepengetahuan Milea sebetulnya Bagas dan Felisha pergi ke Bali tidak hanya berdua melainkan bersama Adam dan Mikha.Mereka pergi ke Bali lebih dulu untuk mempersiapkan segala sesuatunya disana.


Setelah kepergian Bagas dan Felisha ke Bali keesokannya Cindy dan Sadewa juga ketiga anak mereka datang menginap.


Suasana rumah menjadi ramai dengan celotehan anak-anak. Si kembar yang sudah mulai familiar dengan Milea tampak senang ketika Aunty nya itu ikut bermain dengan mereka.


Cindy membiarkan saja ketika ruang keluarga rumah mewah itu tiba-tiba berubah menjadi area bermain dan tampak sangat berantakan.


"Ya ampun..apa yang terjadi disini ?" Sadewa yang baru pulang dari kantor terpaku menatap rumah dalam keadaan berantakan.


"Ayah kita sedang pesta minum teh " jawab Sahira yang sedang berpura-pura menuangkan teh kedalam cawan milik Milea dan Alysha.


"Ayah mau ikutan pesta minum teh dengan kami ?" tanya Safira.


"Tidak .. terimakasih Sayang " tolak Sadewa. Pria tampan itu memilih duduk disebelah Cindy. " Bagaimana rumah tidak berantakan kalau ternyata ada empat bocah disini " bisik Sadewa ditelinga Cindy.

__ADS_1


"Sst..biarin saja Yah..yang penting mereka anteng. Masalah rumah berantakan nanti juga beres sama pelayan " jawab Cindy juga dengan berbisik.


"Kalau mereka anteng bagaimana kalau kita ke kamar sebentar Bun !" Sadewa mengambil tangan Cindy kemudian dibawa ke kamar mereka.


"Nanti mereka nyariin Yah " Cindy khawatir si kembar mencarinya.


"Tidak akan..mereka sedang anteng sama Mile dan Alysha" jawab Sadewa.


Tidak lama setelah Sadewa dan Cindy menghilang, Abimanyu muncul pulang dari kantor. Reaksi Abi tidak jauh dengan Sadewa. Pria tampan itu tampak melongo melihat rumah yang berantakan ditambah ketika melihat Milea sedang ikut bermain dengan dua keponakannya.


"Sayang sudah pulang ?" Milea menghentikan sejenak pesta minum teh nya untuk menyapa suaminya.


"Kamu sedang ngapain Sayang ?" Abi mendekat kearah Milea kemudian merunduk untuk mencium sekilas bibir Milea. Alysha buru-buru menutup mata kedua keponakannya agar tidak melihat Abi dan Milea yang baru saja berciuman.


"Sedang pesta minum teh, mau ikutan Sayang ?" jawab Milea sambil terkekeh melihat Alysha yang sedang menutup mata si kembar.


"Tidak.. lanjutkan saja " jawab Abi sambil beranjak menuju sofa dan memilih duduk disana sambil memperhatikan keempat wanita itu melanjutkan pesta minum teh mereka.


Ada senyum tipis tersungging di sudut bibir Abi ketika membayangkan jika yang sedang bermain itu adalah anak-anak mereka. Kemudian tatapan Abi beralih kepada perut Milea..pasti akan lucu sekali jika istri nakalnya itu berperut buncit mengandung buah hati mereka.


Setelah lelah bermain si kembar mulai mencari Ayah dan Bunda mereka. Baby sitter berusaha mengalihkan perhatian si kembar ketika melihat pintu kamar majikan mereka terkunci dari dalam.


Seorang pelayan merapikan semua sisa pesta minum teh hingga ruangan keluarga itu kembali rapi seperti semula.


"Tumben hari ini pulang cepat ?" sindir Milea ketika mereka sudah berada di kamar.


"Hari ini sedang tidak banyak pekerjaan " jawab Abi sambil mengurai dasinya kemudian melepas semua pakaian kantornya sebelum masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Tidak sampai setengah jam Abi sudah keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang segar.


" Sayang akhir pekan kita akan pergi ke Bali mengantarkan Alysha. Dia ingin menyusul Mommy dan Daddy " ucap Abimanyu sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.


"Iya " jawab Milea.


"Kamu tidak senang kita ke Bali ?" tanya Abi.


"Senang " jawab Milea. Namun Milea lebih senang jika Abi bisa lebih romantis walaupun itu hanya akan menjadi mimpi yang tidak pernah terwujud.

__ADS_1


__ADS_2