
Milea tampak mengkerut disudut ranjang ketika mendapat Omelan dari Mommy dan Daddy nya.
Wisnu yang sedang berada di Bandung langsung pulang saat itu juga begitu diberitahu jika putri keduanya mengalami kecelakaan motor.
"Kamu itu baru belajar jadi tidak boleh keluar bawa motor sendiri..jadi begini kan..kamu jadi mencelakakan orang lain " omel Wisnu.
"Tapi Dad..kalau tidak ada kucing yang sedang berantem dan tiba-tiba nyebrang aku juga tidak akan panik dan nabrak motor kakak itu " bela Mile.
"Kalau sedang dimarahin jangan menyela " bentak Wisnu.
"Mas..aku tidak senang ya kamu bentak anak aku begitu " Millie yang mendengar Wisnu membentak Milea langsung balik memarahi Wisnu.
"Maksud Mas..supaya Milea itu mengerti Sayang jika tindakannya itu bisa membahayakan keselamatan dirinya dan orang lain " ujar Wisnu.
"Iya tapi tidak usah dibentak juga " semprot Millie sambil memeluk Milea yang tampak bengong menonton Mommy dan Daddy nya adu mulut didepannya.
"Kenapa Mommy dan Daddy malah jadi berantem ya ?" Maura dan Marvin yang menguping dibalik pintu jadi tertawa geli.
"Kalau Mamih dan Papih melihat si Gemoy dimarahin pasti mereka ngamuk pada Mas Wisnu dan Kak Millie " ujar Marvin.
"Iya..semoga saja tuyul nakal itu tidak ngadu sama Mamih dan Papih kalau mereka pulang nanti " jawab Maura.
"Iya Sayang " jawab Marvin.
Wisnu dan Millie juga Marvin dan Maura sepakat untuk tidak memberitahu Adam dan Mikha.
Mereka berempat tidak ingin mengganggu acara liburan Mamih dan Papih mereka yang tinggal beberapa hari lagi.
Namun pada saat Adam dan Mikha menelpon Millie untuk menanyakan keadaan anak-anak mereka tidak sengaja mendengar celetukan Malik yang mengatakan jika Milea mengalami kecelakaan motor.
Mengetahui jika si Gemoy mengalami kecelakaan motor Adam dan Mikha pun memutuskan untuk pulang ke Jakarta keesokannya.
"Kenapa kalian merahasiakan dari Papih dan Mamih ?" Adam langsung memarahi Wisnu, Millie, Maura dan Marvin.
"Kita tidak mau mengganggu acara liburan Papih dan Mamih..lagian Mile tidak mengalami luka yang serius hanya luka memar dan luka gores saja..kata dokter beberapa hari juga lukanya kering " jawab Wisnu.
"Tidak serius bagaimana ini tangan Mile banyak luka gores begini " omel Adam sambil memeriksa tangan Milea.
"Ini lukanya sudah mau kering Papih aku kan jagoan " ujar Milea.
"Jagoan tapi waktu di klinik nangis kejer " cibir Maura. Milea langsung cemberut mendapat cibiran dari Maura
"Terus bagaimana kondisi anak yang Mile tabrak ?" tanya Mikha.
__ADS_1
"Kata dokter ada cidera di sendi bahunya " jawab Marvin.
"Waduh " ujar Mikha sambil meringis ngeri.
"Apa keluarganya ada menuntut biaya pengobatan dan bagaimana kondisi motornya ?" tanya Adam.
"Mereka tidak menuntut apapun Pih.. padahal motornya rusak lumayan parah karena menabrak trotoar untuk menghindari motor Mile " jawab Marvin.
"Kedua motor itu sekarang ada di kantor polisi..besok aku akan urus kebetulan kakaknya juga polisi " lanjut Marvin.
Mendengar Marvin menyebut jika kakak orang yang ditabraknya seorang Polisi Milea semakin mengkerut dilengan Adam.
"Besok kita menengok anak itu ke rumahnya " ajak Adam.
"Anak itu putranya Om Bagas Pih, pengusaha yang terkenal itu " Marvin memberitahu Adam.
"Bagas..maksud kamu Bagas Hadi Pranoto ?" tanya Adam
"Iya Pih..aku sempat bertemu di klinik " jawab Marvin.
"Kalau Bagas Hadi Pranoto Papih juga kenal..memang anaknya ada yang jadi Polisi..ya sudah besok kita menengok kesana sekalian meminta maaf " ajak Adam.
"Aku tidak usah ikut ya Pih " pinta Milea.
"Aku takut Papih " Mile semakin mengkerut dilengan Adam.
"Tidak usah takut kan sama Papih " Adam berusaha menenangkan si Gemoy.
Besoknya Wisnu dan Marvin pergi ke kantor Polisi untuk mengurus motor Milea yang ada disana.
"Waduh ternyata motor mahal Vin " bisik Wisnu ketika melihat motor Abimanyu yang mengalami kerusakan dibagian depannya.
Wisnu dan Marvin bertemu dengan Sadewa kakak Abimanyu. Pada saat mereka bertemu Wisnu pikir Sadewa adalah orang yang kaku namun setelah berbicara cukup lama ternyata Sadewa tidak sekaku yang Marvin dan Wisnu kira.
Polisi tampan itu hanya memberi nasehat agar lebih mengawasi Milea supaya kejadian seperti ini tidak sampai terulang lagi.
Wisnu dan Marvin menyuruh orang untuk membawa kedua motor itu ke bengkel untuk dilakukan perbaikan.
Setelah urusan motor selesai, malam harinya Adam, Mikha, Millie dan Wisnu juga Milea pergi ke kediaman Bagas untuk menengok keadaan Abimanyu sekalian untuk meminta maaf.
"Mile kamu bawa apa ?" tanya Millie ketika melihat Mile memakai tas punggungnya.
"Bukan apa-apa Mom..ini isinya cuma ponsel aku " jawab Milea.
__ADS_1
"Tidak usah takut..jika bersalah sudah sewajarnya kita meminta maaf " Mikha berusaha menenangkan Milea yang terlihat gugup
"Iya Mih " jawab si Gemoy.
Setibanya di rumah megah Bagas, mereka semua turun dari mobil. Mikha dan Millie terlihat membawa buah tangan untuk Abimanyu.
Bagas yang memang sudah cukup mengenal Adam tampak menyambut hangat kedatangan keluarga Adam.
Adam mengutarakan maksud kedatangannya ke rumah Bagas yang tidak lain adalah untuk menengok Abimanyu sekalian untuk meminta maaf.
"Ayo minta maaf sama kakak Abimanyu !" titah Wisnu sambil menunjuk pada Abimanyu yang masih mengenakan penyangga bahu karena cideranya belum benar-benar sembuh.
"Kakak..aku minta maaf karena tidak sengaja sudah membuat kakak terluka dan motor kakak menjadi rusak " ucap Milea lirih.
"Iya " jawab Abimanyu singkat.
"Ini untuk mengganti biaya perbaikan motor kakak " Milea mengeluarkan celengan berbentuk babi dari tas punggungnya.
Millie dan Mikha juga Adam dan Wisnu melongo tidak menyangka jika Milea akan membawa celengan babinya untuk mengganti biaya perbaikan motor Abimanyu.
"Sayang..lucu sekali anak itu " Felisha tampak gemas melihat Milea.
"Iya Sayang " jawab Bagas sambil tersenyum tipis melihat ulah anak kecil itu.
"Tidak usah..bawa lagi saja celengan kamu " jawab Abimanyu.
"Kakak ini isinya banyak loh..ini isinya berwarna merah dan biru dan sudah penuh " Milea membujuk Abimanyu agar mau menerima celengan miliknya.
"Aih..anak ini lucu sekali " kakak perempuan Abimanyu yang berwajah sangat cantik terlihat gemas kepada Milea.
"Sudah simpan lagi celengan kamunya, biar nanti motor kakak Abimanyu Daddy ganti yang baru " ujar Wisnu ketika melihat putrinya yang terus membujuk Abimanyu agar mau menerima celengan miliknya sementara Abimanyu sendiri bersikeras tidak mau menerimanya.
"Tidak perlu diganti ..kita ambil hikmahnya saja. Dengan kejadian ini telah membuka jalan silaturahmi..jika tidak ada kejadian seperti ini mana mungkin kalian berkunjung kesini " ujar Bagas bijak.
"Iya..betul juga " jawab Adam sambil tersenyum.
"Adik siapa namanya ?" tanya kakak perempuan Abimanyu yang bernama Luna.
"Milea kak " jawab Mile malu-malu.
"Nama yang cantik..seperti kamu cantik " puji Luna membuat Milea tersipu malu.
Disaat semua masih berkumpul sambil mengobrol, Abimanyu pamit ke kamarnya untuk beristirahat. Milea diam-diam menatap kepergian Abimanyu dengan penuh rasa bersalah.
__ADS_1