
Setelah menghabiskan dua mangkuk bakso mereka pun melanjutkan perjalanan pulang.
Setelah sekian lama saling membisu akhirnya Abimanyu membuka mulutnya.
"Aku tidak setuju kalau kita putus.. tapi aku punya kesepakatan baru untuk kamu " ujar Abimanyu dengan mata fokus pada jalan di depannya.
"Kesepakatan apa ?" Milea memiringkan tubuhnya menghadap kearah Abimanyu yang sedang fokus menyetir.
Abimanyu tampak berpikir sejenak membuat Milea semakin penasaran.
"Sebaiknya kita saling menjaga jarak untuk saling memantapkan hati..aku tidak akan mengganggu kamu, tidak akan mengantar jemput kamu, kamu boleh main sepuasnya dengan teman-teman kamu begitu juga dengan aku " ujar Abimanyu dengan wajah serius.
"Iya aku setuju " jawab Milea cepat.
"Tapi itu bukan berarti kita putus.. kalau kamu tidak berubah dan melakukan kesalahan lagi kesepakatan kita berakhir dan aku akan menyeret kamu ke penghulu secepatnya " sambung Abimanyu.Milea menggaruk pelipisnya terlihat bingung.
"Bagaimana ?" tanya Abimanyu.
"Baiklah " jawab Milea setuju. Alih-alih untuk saling memantapkan hati bisa Milea manfaatkan untuk melepaskan diri dari Abimanyu.
"Tapi sesekali kita harus pergi berdua agar keluarga kita tidak curiga.. bagaimana ? " tanya Abimanyu.
"Waktunya berapa lama ?" tanya Milea.
"Satu tahun ...kalau selama satu tahun kita masih belum bisa saling menerima satu sama lain berarti memang sebaiknya hubungan ini kita akhiri saja " jawab Abimanyu.
"Baiklah aku setuju " ujar Milea.
"Meskipun kita tidak akan saling mengganggu namun aku mau kamu tidak memblokir nomor aku " pinta Abimanyu.
"Oke..aku buka blokir nya sekarang " jawab Milea.
Milea yang polos tidak menyadari ada apa dibalik keputusan Abimanyu membuat kesepakatan tersebut. Milea hanya berpikir jika kesepakatan yang baru mereka buat itu sangat menguntungkannya.
Setelah terjadi kesepakatan Abimanyu benar-benar menepati janjinya untuk tidak mengganggu termasuk tidak lagi mengantar jemput Milea.
__ADS_1
Beberapa bulan pertama Milea begitu menikmati kemerdekaan nya. Ia bebas pergi dan nongkrong dengan teman-teman nya karena Abimanyu tidak lagi mengusiknya.
Namun setelah beberapa bulan kemudian Milea tiba-tiba saja merasa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya.
Perasaan itu semakin menyiksa manakala ia tidak sengaja bertemu dengan Abimanyu di sebuah Mall.
Milea yang akan pergi ke toko buku dengan teman-teman nya sepulang sekolah tidak sengaja bertemu dengan Abimanyu yang baru keluar dari sebuah restoran Jepang bersama seorang wanita bermata sipit khas orang Jepang.
Meskipun Abimanyu dan teman perempuannya tidak terlihat bergandengan tangan ataupun memperlihatkan kemesraan namun cukup membuat hati Milea terasa tertusuk benda tajam.
Abimanyu tampak cuek bahkan seperti tidak mengenal Milea saat mereka berpapasan.
"Mil..itu kan si gunung es..kenapa dia jalan sama cewek?" tanya Samuel.
"Iya " jawab Milea sambil berjalan cepat meninggalkan teman-temannya.
"Mil tunggu..Lo sama si gunung es baik -baik saja kan ?" Samuel menarik tangan Milea.
"Iya gw sama dia baik-baik saja " jawab Milea.
"Lalu kenapa kalian saling cuek begitu ?..Lo juga malah diam liat dia jalan bareng sama cewek " Samuel tampak geram melihat Abimanyu.
Samuel dan keempat temannya menangkap ada yang tidak beres antara Milea dan Abimanyu.
Setelah melihat Abimanyu keluar dari restoran dengan seorang wanita Milea terlihat menjadi murung.
Alih-alih berniat ingin lepas dari cowok gunung es itu malah membuat Milea seperti kebakaran jenggot melihat Abimanyu jalan bersama seorang wanita.
Sampai beberapa hari Milea merasa mood nya terjun bebas. Ia ingin memarahi cowok gunung es itu sama seperti ketika Abimanyu memarahinya ketika mendapatinya berada di Bekasi bersama Samuel namun kini Milea tidak bisa melakukan nya karena mereka sudah sepakat untuk tidak saling mengganggu sampai mereka sudah bisa saling memantapkan hati dan mau menerima satu sama lain.
Dan kini Milea merasa sangat menyesal karena telah menyetujui kesepakatan itu tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.
*
Milea hari ini pulang lebih cepat dari biasanya karena gurunya sedang ada rapat. Meskipun pulang cepat namun Milea menolak pergi nongkrong dengan teman-teman nya dan memilih langsung pulang ke rumah dan mengurung diri di kamar.
__ADS_1
Milea baru keluar dari kamar ketika Mikha memberitahu jika Felisha dan Bagas juga Alysha datang.
Hari itu Felisha mengajak Milea ke kantor Abimanyu untuk memberi kejutan karena hari ini Abimanyu sedang berulang tahun. Milea pun terpaksa ikut karena ia tidak berani menolak ajakan Felisha dan Bagas.
Felisha sudah menyiapkan kue ulangtahun untuk Abimanyu di dalam mobilnya.
Sebetulnya Milea sempat merasa malu karena ia tidak mengetahui tanggal kelahiran Abimanyu.
Abimanyu yang sedang serius didepan meja kerjanya sangat kaget dengan kedatangan Mommy dan Daddy nya juga Alysha dan Milea yang membawa kue ulangtahun berukuran cukup besar.
"Selamat Ulangtahun Sayang " Felisha dan Bagas meraih kepala putranya dan menciumnya.
"Kalian benar-benar mengagetkan aku " ujar Abimanyu.
"Selamat ulangtahun kakak..semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah dan warahmah " ucap Alysha yang langsung mendapat cubitan di hidungnya dari Abimanyu.
"Selamat ulangtahun ya kak " Milea pun menyalami Abimanyu dan disambut dengan sebuah anggukan.
Tidak lama kemudian ruangan Abimanyu menjadi ramai setelah Nakula dan para staf nya datang untuk mengucapkan selamat ulangtahun kepada Abimanyu.
Untuk merayakan ulangtahun putranya Bagas mentraktir para karyawan nya makan siang di lantai bawah.
Pada saat mereka hendak menuju food court di lantai bawah, Abimanyu diam-diam menggenggam tangan Milea namun dengan cepat ditepiskan oleh gadis itu.
Abimanyu tersenyum simpul mendapat penolakan dari Milea. Tanpa merasa malu Abimanyu kembali meraih tangan Milea dan menggenggamnya dengan erat hingga tidak bisa lepas lagi.
Pada saat makan Milea berusaha menyembunyikan kekesalannya kepada Abimanyu dari semua keluarga Abimanyu.
Abimanyu yang cukup paham jika Milea sedang marah kepadanya tampak tersenyum dan sangat menikmatinya.
"Kamu tidak memberikan kado ulangtahun untuk aku ?" bisik Abimanyu.
"Tidak..minta saja sama selingkuhan kamu " jawab Milea dengan suara pelan.
"Baiklah..aku akan minta kadonya kepada dia saja " jawab Abimanyu seolah membenarkan jika ia memang punya selingkuhan.
__ADS_1
Mendengar jawaban dari Abimanyu Milea langsung terlihat murung dan makan dengan tidak berselera.
Milea yang terus menunduk tidak menyadari jika Abimanyu terlihat tersenyum kearahnya penuh kemenangan.