My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Tidur Bersama


__ADS_3

Setelah Abimanyu meninggalkannya Milea tampak memperhatikan seluruh isi ruangan kerja Abimanyu yang tampak mewah dan nyaman.


"Kenapa ruangan kerja Daddy, Papih, Om Marvin dan kak Abi mau mirip ya " gumam Milea sambil duduk di kursi kerja Abimanyu.


Ketika duduk di meja kerja Abimanyu, Milea tampak tertarik pada photo Abimanyu yang memperlihatkan ketika ia sedang di Jepang.


Karena merasa bosan jiwa jahil Milea pun muncul. Milea mengambil spidol kemudian menambahkan kumis dan janggut pada photo Abimanyu dan tidak lupa dua hati melingkar di matanya seperti kacanata. Milea tertawa sendiri melihat hasil karyanya.Tawa Milea terhenti ketika seorang Ob datang ke ruangan kerja Abimanyu.


"Permisi mbak..saya disuruh mengantarkan ini sama pak Abi " seorang Ob mengantarkan makanan dan minuman untuk Milea.


Sebelum pergi ke meeting room Abimanyu memang menyuruh orang untuk membelikan makanan dan minuman untuk Milea.


"Terimakasih " ucap Milea ramah yang dibalas anggukan oleh ob tersebut.


Karena Abimanyu tidak kunjung datang akhirnya Milea pun memilih melanjutkan tidurnya di sofa karena masih mengantuk setelah semalam tidur terlalu larut.


Setelah satu jam lebih Abimanyu masuk ke ruangannya setelah menyelesaikan rapatnya. Begitu masuk ia kaget mendapati Milea tengah tertidur di sofa. Abimanyu membuka jas nya kemudian ia pakai untuk menyelimuti tubuh Milea.


Begitu Abimanyu duduk di kursinya ia terhenyak ketika mendapati Milea telah mencorat-coret photonya.


"Ya ampuun..nakal sekali anak itu " keluh Abimanyu. Namun kekesalannya sedikit berkurang ketika mendapati dua simbol hati tepat di bagian kedua matanya.


Meskipun photonya sudah rusak namun Abimanyu tidak berniat untuk menggantinya, ia biarkan photo itu tetap menghiasi meja kerjanya karena itu adalah hasil karya gadis yang sangat ia cintai.


Selama Milea tidur Abimanyu fokus dengan pekerjaannya. Pria tampan itu sesekali melihat kearah Milea yang sedang tertidur sangat pulas. Sepertinya jika sekolah tidak libur kemungkinan besar Milea akan tidur di kelas pada saat jam pelajaran.


Nakula yang tiba-tiba masuk ke ruangan Abimanyu kaget ketika mendapati Milea sedang tidur di sofa.


"Kenapa Milea ada disini ?apa dia tidak sekolah ?" tanya Nakula pelan.


"Sekolahnya libur kak, karena terlanjur pergi ya sudah aku bawa kesini " jawab Abimanyu.


"Bagaimana bisa tidak tau kalau sekolah libur ?" tanya Nakula.


"Dia tidak baca pengumuman di grup sekolahnya " jawab Abimanyu.


"Dasar anak nakal " Nakula geleng-geleng kepala."Tadinya kakak mau ajak kamu makan diluar, tapi sepertinya kamu tidak bisa ya ?"


"Iya kak..aku makannya nunggu dia bangun tidur saja " jawab Abimanyu.


"Oh ya sudah kalau begitu kakak pergi dulu " Nakula pun pergi dari ruangan kerja adiknya.


Sepeninggalan Nakula Abimanyu menyuruh Ob untuk membeli makanan agar pada saat Milea bangun nanti makanan sudah siap.


Selang beberapa menit setelah Abimanyu menyuruh Ob memesan makanan Milea pun terbangun.


Begitu membuka matanya Milea langsung menyingkirkan jas Abimanyu lalu duduk dengan wajah linglung.


"Kakak..aku lapar " ucap Milea diantara sisa kantuknya.


"Tunggu sebentar ya aku sudah menyuruh Ob membeli makanan " ucap Abimanyu sambil bangkit dari kursinya kemudian menghampiri Milea yang belum sepenuhnya sadar.


"Aku masih ngantuk banget " keluh Milea sambil kembali berbaring dengan menggunakan paha Abimanyu sebagai bantalnya.


"Makanya jangan suka begadang, untung sekolahnya libur coba kalau tidak..kamu bisa tidur di kelas" nasehat Abimanyu.


"Iya " jawab Milea dengan mata terpejam.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Ob datang dengan membawa makanan pesanan Abimanyu dan menatanya diatas meja sebelum keluar dengan wajah sedikit malu karena melihat seorang gadis remaja berseragam sekolah sedang tidur di pangkuan bos nya.


"Mile..bangun, makanannya sudah datang kita makan dulu " Abimanyu menepuk-nepuk pipi Milea lembut.


"Iya " Milea mengangkat kepalanya dari pangkuan Abimanyu.


Abimanyu menyiapkan makanan untuk Milea. Dengan kantuk yang masih tersisa Milea pun makan bersama dengan Abimanyu di ruangan kerjanya.


"Habis makan kita pulang ya, sudah waktunya kamu pulang sekolah " ucap Abimanyu.


"Iya " jawab Milea patuh.


*


Mikha dan Maura yang sedang makan siang di sebuah restoran kaget ketika bertemu dengan Samuel. Mikha dan Maura yang sudah sangat mengenal sahabat Milea itu pun langsung menegurnya.


"Sam..kamu kenapa tidak sekolah ?" tanya Mikha.


"Oh Tante..kak Maura..sekarang kan sekolah libur karena semua gurunya ada rapat " jawab Samuel.


"Oh libur ya ?" Mikha dan Maura saling pandang.


Samuel yang sedang terburu-buru akhirnya pamit kepada Mikha dan Maura untuk pulang duluan.


"Kata Samuel sekarang libur Mih, kenapa Mile tadi pagi pergi sekolah..pasti main tu anak " ujar Maura.


"Iya kak..anak itu ngelayap kemana lagi ?" keluh Mikha khawatir.


Maura berusaha menghubungi Milea namun tidak diangkat karena memang Milea sedang tidur pulas di ruangan kerja Abimanyu membuat Mikha semakin khawatir.


Setelah sampai ke rumah Mikha menunggu Milea pulang dengan penuh kekhawatiran. Tidak biasanya Milea seperti ini, biasanya jika main Milea selalu pergi bersama Samuel.


Mikha dan Maura curiga jika seharian ini Milea pergi main dengan Abimanyu.


Setelah Abimanyu pulang Mikha pun langsung mengintrogasi Milea. Gadis itu akhirnya terpaksa jujur jika selama seharian ini ia bersama Abimanyu.


"Seharian ini kamu ngapain saja sama Abimanyu ?" tanya Mikha.


"Seharian ini aku tidur Mih, terus makan " jawab Milea polos.


"TIDUR..?!" mata Mikha dan Maura melotot mendengar pengakuan Milea.


"Ya Tuhaaan Mile..kamu itu masih kecil, bagaimana bisa kamu tidur dengan Abimanyu ?" omel Mikha.


"Aku ngantuk banget Mih " jawab Milea.


Maura yang merasa khawatir kepada Mikha yang tampak shock akhirnya membawa Mikha ke kamar dan berhenti mengintrogasi Milea.


Ketika sore harinya Adam dan Marvin pulang mereka tentu saja kaget melihat Maura yang sedang membantu menenangkan Mikha yang terus menangis.


"Sayang..kamu kenapa ?" Adam langsung memburu Mikha yang tampak menangis.


Tangis Mikha semakin kencang dalam pelukan Adam. " Kamu kenapa Sayang ?" tanya Adam lagi.


"Si Gemoy Bang..hiks..hiks.." ucap Mikha terbata-bata.


"Kenapa dengan si Gemoy ?" tanya Adam.

__ADS_1


"Si Gemoy tidur dengan Abimanyu " jawab Mikha dan tangisnya semakin kencang.


Marvin menarik tangan Maura menjauh dari Mikha yang menangis kencang dalam pelukan Adam.


"Apa benar yang Mamih bilang Sayang ?" tanya Marvin.


"Iya Sayang..Milea tadi ngaku sendiri " jawab Maura.


"Ya Tuhaan.." Marvin menutup mulutnya dengan tangannya.


Adam beranjak menuju kamar Milea dengan rahang yang mengeras. Milea yang baru selesai mandi tampak segar dengan rambut yang basah.


"Eh Papih sudah pulang " Milea langsung mendekat kemudian menggelendot di tangan Adam.


"Papih sudah dengar dari Mamih tentang apa yang kamu lakukan seharian ini dengan Abimanyu, namun sekarang Papih ingin dengar langsung dari mulut kamu " ucap Adam tegas. Pria tampan itu berusaha menahan amarahnya yang siap akan meledak.


"Baiklah aku akan cerita, tapi Papih janji jangan marahin aku dan kak Abi " pinta Milea. Adam mengangguk. Yang pasti Adam akan menyeret Abimanyu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Milea.


Adam sangat kecewa kepada Abimanyu, Adam sangat mengenal bagaimana keluarga Bagas itu. Ia tidak menyangka jika salahsatu putra Bagas ada yang tega meniduri anak gadis orang dan sialnya gadis itu adalah si Gemoy kesayangannya.


"Tadi pagi aku pergi ke sekolah dengan kak Abi seperti biasa. Namun setelah sampai di sekolah ternyata sekolahnya libur karena semua gurunya rapat..aku tidak membaca pengumumannya di grup sekolah karena semalaman aku nonton drama Korea " Milea mulai bercerita.


"Lalu ?" tanya Adam.


"Awalnya aku minta kak Abi mengantarkan aku pulang namun karena kak Abi ada rapat di kantornya akhirnya aku ikut kak Abi ke kantornya " sambung Milea.


"Terus ?" tanya Adam lagi.


"Papih daritadi terus..terus seperti tukang parkir " Milea terkikik.


Adam mengusap dada, bisa-bisanya kesayangannya itu tertawa ditengah kepanikan keluarganya.


"Ayo teruskan ceritanya Sayang " pinta Adam.


Karena kak Abi meeting nya terlalu lama dan aku bosan akhirnya aku tidur di ruangan kerja kak Abi..aku baru bangun pada saat perut aku lapar dan kak Abi ternyata sudah pesan makanan..setelah makan tidak lama kemudian kami pulang " Milea mengakhiri ceritanya.


"Sudah hanya itu ? tidak ada yang terlewat ?" tanya Adam.


"Ada sih..disana aku juga buat dosa " bisik Milea.


"DOSA ?" jantung Adam nyaris berhenti berdetak.


"Iya Pih..pada saat kak Abi meeting aku mencoreti photonya yang dipajang di mejanya..photo itu aku kasih kumis dan janggut.. sepertinya kak Abi belum melihatnya, kalau sudah dia pasti marah " lajut Milea kembali terkikik.


"Jadi hanya itu yang kamu lakukan di kantor Abimanyu ?" tanya Adam.


"Iya Pih " jawab Milea.


"Syukurlah " Adam terlihat lega kemudian memeluk Milea dan mengecup puncak kepalanya.


"Syukurlah kenapa Pih ?" Milea tidak mengerti.


"Tidak apa -apa Sayang " jawab Adam sambil keluar dari kamar Milea kemudian kembali ke kamarnya.


"Seharusnya kalian itu dengarkan semua cerita Milea dulu bukan separuh-separuh dan menyimpulkan sendiri..masih untung Papih tidak keburu nafsu menggusur Abimanyu kesini " Adam memarahi Mikha dan Maura.


Mikha dan Maura jadi malu sendiri setelah Adam menceritakan semua yang Milea ceritakan.

__ADS_1


"Maaf Pih "


"Maaf Bang "


__ADS_2