
Sepulang dari kantor Abimanyu tidak mendapati Milea di kamarnya. Tas Milea tampak tergeletak diatas kasur mereka menandakan jika istri nakalnya itu tidak pergi kemana-mana.
"Lihat kak Milea tidak dek ?" tanya Abimanyu kepada Alysha yang sedang menonton tv.
"Dia dari tadi siang kak Milea berada di dapur, entah apa yang sedang dia kerjakan sampai berjam-jam.. sepertinya istri kakak itu akan membuat dapur Mommy meledak " Alysha menunjuk kearah dapur dengan dagunya.
Mendengar jawaban Alysha Abimanyu pun langsung beranjak menuju ke dapur.
"Milea..kamu sedang apa ?" tanya Abimanyu ketika melihat gadis nakal itu tampak berantakan dengan apron nya. Dan yang lebih berantakan lagi adalah kondisi dapur.. sepertinya ucapan Alysha benar jika istrinya itu akan meledakkan dapur mommy nya.
"Aku sedang membuat masakan seperti yang tadi, tapi sudah dua kali gagal..ini yang ketiga semoga berhasil agar kak Abi mau maafin aku " jawab Milea riang.
"Sudah tidak usah diteruskan, aku sudah maafin kamu " ucap Abimanyu iba sambil melirik masakan Milea yang tampak mengerikan.
"Sebentar lagi Mateng kak..aku yakin ini rasanya sama dengan masakan Mommy tadi siang " ucap Milea percaya diri.
"Aku bilang tidak usah diteruskan !" Abimanyu mematikan kompor kemudian membuka apron yang Milea pakai. " Daripada sibuk di dapur lebih baik urus suami yang baru pulang saja !" ucapannya.
Milea mengikuti Abimanyu yang menuntunnya ke kamarnya. Setelah Milea pergi para pelayan pun langsung membersihkan dapur yang berantakan akibat ulah menantu baru di keluarga Bagas itu.
"Sekarang kamu mandi yang bersih !" Abimanyu mendorong Milea ke kamar mandi.
"Memangnya kenapa..aku bau ya ?" Milea mencium keteknya sendiri. " Tidak bau..masih wangi " ocehnya sebelum menghilang dibalik pintu kamar mandi.
Setelah membersihkan tubuhnya selama hampir setengah jam Milea pun keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang segar dalam balutan bathrobe nya.
Setelah Milea keluar dari kamar mandi kini giliran Abimanyu yang masuk ke kamar mandi. Abimanyu pun tidak berbeda dengan Milea. Tidak lebih dari setengah jam pria itu keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah dan handuk melilit di pinggang nya.
Diatas kasur Milea sudah menyiapkan satu set piyama untuk Abimanyu. Sementara Milea sendiri masih sibuk wara-wiri membereskan kamarnya masih mengenakan bathrobe nya.
Abimanyu yang sudah mengenakan piyamanya langsung menangkap tubuh Milea membuat gadis cantik itu menghentikan semua aktifitas nya.
"Masih berniat minta maaf tidak ?" tanya Abimanyu.
"Iya " Milea mengangguk.
__ADS_1
"Kalau begitu aku ingin kamu minta maaf dengan cara yang lain " bisik Abimanyu sambil mengendus leher Milea.
"Aku masakin nasi goreng pedas bagaimana ?" tanya Milea.
"Tidak " jawab Abimanyu tegas. " Aku maunya yang lain " lanjut Abimanyu sambil menarik tali bathrobe Milea.
Abimanyu merapatkan tubuh Milea ketika tubuh polos Milea terlihat karena Abimanyu sudah menarik tali pengikatnya.
Milea membeku ketika bibir Abimanyu menyentuh bibirnya dan jari tangan panjangnya mulai menyentuh bagian dadanya yang belum memakai apapun karena baru selesai mandi.
Milea melenguh ketika jari Abimanyu menekan bagian ujung dadanya hingga mengerucut bagian ujungnya kemudian melahapnya dengan rakus.
"Sudah ini kak Abi jangan marah lagi ya sama aku..aku kan sudah menuruti keinginan kak Abi " Milea menjauhkan kepala Abimanyu memberi syarat.
"Iya " jawab Abimanyu sambil kembali melahap dua bukit kembar Milea bergantian kiri dan kanan agar tidak saling iri.
Malam itu demi kata maaf dari Abimanyu Milea memberikan servis terbaik nya kepada suaminya. Sepanjang pergulatan panas mereka Milea tidak hentinya merutuki dirinya sendiri yang sudah mengatakan jika ia menyesal telah menikah dengan Abimanyu.padahal kenyataannya ia begitu menikmati menjadi istri Abimanyu walaupun ada beberapa sikap Abimanyu yang belum bisa sepenuhnya Milea terima.
*
Meskipun awalnya menolak namun akhirnya Milea pun mulai menikmati status barunya sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Jakarta, apalagi ia kembali bisa bersama dengan kelima temannya.
Seperti pagi ini Milea yang sedang malas pergi ke kampus terlihat enggan bangun dan malah membelit tubuh Abimanyu dengan tangan dan kakinya.
"Milea..kamu harus ke kampus nanti telat " Abimanyu menepuk-nepuk pipi Milea.
"Aku hari ini ijin tidak ke kampus ya, badan aku masih terasa ringsek gara-gara semalam__"
"Jangan cari alasan, cepat bangun !" Abimanyu melepaskan tangan dan kaki Milea yang membelit tubuhnya.
"Sebentar lagi ya sepuluh menit " Milea masih ingin memeluk Abimanyu.
"Baiklah..hanya sepuluh menit, kalau tidak bangun juga aku gusur ke kamar mandi " ancam Abimanyu.
"Iya janji hanya sepuluh menit " Milea kembali membelitkan tangan dan kakinya ditubuh Abimanyu.
__ADS_1
Belum sampai sepuluh menit tiba-tiba dari luar terdengar suara klakson mobil dinas Sadewa yang khas masuk di halaman rumah Bagas. Sepertinya Sadewa mampir sebelum pergi dinas.
"Kak Dewa datang " Milea langsung buru-buru bangun kemudian beranjak ke kamar mandi untuk bersiap berangkat ke kampus.
Abimanyu yang masih berbaring tampak tertawa melihat Milea yang begitu takut kepada kakaknya meskipun hanya mendengar suara klakson mobilnya saja.
"Belum pergi Bi ?" tanya Sadewa ketika Abimanyu muncul sudah mengenakan pakaian formal nya.
"Baru mau kak, sekalian nganterin Milea ke kampus " jawab Abimanyu sambil melirik Milea yang berada di belakangnya.
"Yang rajin kuliahnya dan jangan bandel !" pesan Sadewa.
"Iya kak " jawab Milea.
Setelah siap Abimanyu pun mengantarkan Milea ke kampusnya.
Sepanjang perjalanan Milea terus mengoceh mengenai teman-teman barunya di kampus. Dari sekian banyak teman baru Milea hampir sebagian besar berjenis kelamin laki-laki. Meskipun Abimanyu yang memaksa Milea agar mau kuliah namun ada terbersit perasaan ketakutan dalam diri Abimanyu.. Ia takut jika ada laki-laki lain yang menyukai Milea, secara Milea itu masih sangat muda dan cantik.
"Kak Abi kenapa melamun ?" Milea mencolek-colek tangan Abimanyu.
"Tidak " jawab Abimanyu sambil menggenggam jemari Milea dengan tangan kirinya.
"Hari ini aku hanya ada satu mata kuliah, bolehkah aku pulangnya mampir ke rumah Papih ? nanti aku akan nebeng mobil si Sam ke rumah Papihnya "
"Iya boleh..nanti pulangnya aku jemput " jawab Abimanyu.
"Terimakasih " Milea memeluk perut Abimanyu dengan manja.
"Kalau kamu ke kantor aku saja mau tidak ? nanti pulangnya kita bersama ke rumah Papihnya, kalau perlu kita menginap di rumah Papihnya "
"Baiklah..aku akan minta Samuel antarkan aku ke kantor kak Abi saja " Milea setuju.
Setibanya di kampus Milea, Abimanyu melu mat bibir ranum Milea terlebih dahulu sebelum Gadis itu turun dari mobilnya.
"Belajar yang benar dan jangan berulah !" pesan Abimanyu setelah melepaskan pagutan bibir mereka.
__ADS_1
"Iya " jawab Milea sambil membersihkan bibir Abimanyu yang terdapat sedikit noda lipstik miliknya.
Setelah mencium tangan Abimanyu Milea pun bergegas turun kemudian bergabung dengan kelima temannya yang sudah menunggu di gerbang utama kampus mereka.