
Milea yang sedang mengobrol dengan Alysha sempat menangkap ucapan Felisha barusan... Abimanyu belum punya pacar?..lalu Alyn itu siapa nya Abimanyu ? pertanyaan itupun langsung memenuhi kepala Milea.Meskipun penasaran namun Milea tidak berani bertanya kepada Bagas maupun Felisha.
"Milea..Tante lihat teman-teman kamu banyaknya laki-laki ya ?" tanya Felisha dengan hati-hati.
"Iya Tan..aku lebih senang berteman dengan laki-laki karena laki-laki itu tidak baperan " jawab Milea.
"Orangtua kamu tidak keberatan ?" tanya Bagas dengan dahi berkerut.
"Tidak Om..karena mereka sudah mengenal teman-teman aku dengan baik " jawab Milea.
Bagas manggut-manggut. Ia percaya jika Adam dan Wisnu tidak akan membiarkan Milea berteman dengan sembarang orang.
Hari itu Bagas mengikuti keinginan putri bungsunya yang masih ingin bermain di kota Bandung bersama Milea.
Mereka mengunjungi tempat wisata yang ingin Alysha kunjungi bersama Milea.
"Mereka terlihat seperti kakak adik saja " ujar Bagas sambil memperhatikan Milea dan Alysha dari belakang.
Setelah seharian bermain mereka mengakhiri nya dengan makan dan belanja. Bagas dan Felisha membiarkan Alysha dan Milea membeli apapun yang mereka inginkan.
Setelah menghabiskan waktu seharian bermain dengan Milea, akhirnya Alysha pun mau diajak pulang ke Jakarta.
Karena lelah begitu masuk tol Alysha pun langsung tertidur meringkuk dengan berbantalkan paha Milea.
Milea yang juga merasa lelah setelah seharian menemani Alysha bermain akhirnya tertidur dengan mulut sedikit menganga.
"Kelelahan mereka " Felisha melirik kearah kursi belakang sambil terkikik.
Perjalanan Bandung Jakarta memakan waktu tiga jam karena terjebak macet dibeberapa titik.
Setelah sampai Jakarta Bagas dan Felisha pun langsung mengantarkan Milea ke rumah Adam.
Karena Milea pulang bersama Bagas dan Felisha, Adam dan Wisnu melupakan sejenak kemarahannya kepada Milea.
Setelah Bagas dan Felisha juga Alysha pulang Wisnu pun tidak dapat menahan diri untuk memarahi Milea.
Alih-alih akan ikut memarahi Milea, Adam justru berbalik memarahi Wisnu karena tidak terima melihat Milea dimarahi oleh Wisnu.
"Milea biar Papih yang urus..kamu itu memarahi anak sendiri seperti memarahi anak tiri saja " omel Adam.
Wisnu hanya melongo menatap Adam yang menggiring Milea masuk ke ruang kerjanya.
"Sayang..sepertinya Papih lupa kalau Milea itu anak kita " keluh Wisnu. Millie mengangguk bingung.
"Apa perlu aku ingatkan ?" tanya Millie.
"Jangan Sayang " larang Wisnu.
__ADS_1
Aku terlalu lengah sehingga kedua putriku dicuri oleh Papih dan adik kamu " gumam Wisnu.
"Kamu lupa ya Mas kalau kamu juga sudah mencuri putri Papih ?" Millie menyikut perut Wisnu.
"Iya..hehe " jawab Wisnu sambil terkekeh. "Skor kita 2-1 "
Di ruangan kerjanya Adam tampak penasaran bagaimana bisa Milea bertemu dengan Bagas dan Felisha.
"Papih tidak akan memarahi kamu seperti Daddy kamu..Papih hanya ingin tau bagaimana ceritanya kamu bisa pulang dengan mereka ?" tanya Adam. Yang dimaksud mereka tentu saja Adam dan Felisha.
"Aku tau kalau Papih tidak akan memarahi aku seperti Daddy..oleh sebab itu aku mau cerita semuanya kepada Papiih..aku tidak mau punya rahasia dari Papih " jawab Milea.
"Anak pintar " Adam mengelus puncak kepala Milea.
Milea pun mulai menceritakan semuanya dari awal saat ia dan teman-temannya nekad pergi ke Bandung hingga bertemu dengan Bagas dan Felisha dan akhirnya pulang bersama.
"Mereka itu sangat baik Pih dan putrinya itu lucu dan manja sekali sama aku..jalan sama mereka itu asik tidak seperti jalan dengan kak Abi " Milea mengakhiri ceritanya.
*
Setibanya di rumah Bagas menggendong Alysha yang tertidur di mobil. Sementara Felisha menurunkan semua barang-barang dari dalam mobil.
Ketika akan menurunkan tas dan boneka Alysha dari kursi belakang Felisha tiba-tiba menemukan sebuah dompet yang ia yakini bukan milik Alysha.
Setelah dibuka Felisha baru sadar jika dompet itu ternyata milik Milea. Sepertinya Milea tidak menyadari jika dompetnya terjatuh di mobil Bagas.
Meski samar-samar namun Abimanyu sempat mendengar Mommy nya menyebut nama Milea.
"Ada apa Mom ?" tanya Abimanyu
"Ini dompet Milea tertinggal di mobil " jawab Felisha sambil berjalan masuk membawa tas dan boneka Alysha diikuti oleh Abimanyu yang menenteng tas dan kantung berisi oleh-oleh khas Bandung.
"Apa yang teringgal Yang ?" tanya Bagas yang baru selesai menidurkan Alysha di kamarnya.
"Dompet Milea Mas.. sepertinya ia tidak menyadarinya jika dompetnya jatuh di mobil kita " jawab Felisha.
"Dasar ceroboh " gumam Bagas.
"Bagaimana sampai ada dompet Milea di mobil Daddy ?" tanya Abimanyu penasaran.
"Kita tidak sengaja bertemu di Bandung, dia bersama teman-temannya jadi kita ajak pulang bersama karena teman-temannya semua laki-laki " jawab Bagas.
"Semua temannya laki-laki ?" dahi Abimanyu berkerut dalam.
"Iya..tapi Mommy lihat sih mereka semua sopan " bela Felisha.
"Tapi tetap saja mereka semua laki-laki " jawab Abimanyu. "Biar aku saja yang mengembalikan dompetnya "
__ADS_1
"Iya kamu saja yang mengembalikan dompetnya " Felisha setuju dan memberikan dompet Milea kepada Abimanyu.
Keesokannya saat pulang sekolah Milea celingukan mencari mobil pak Muh.Karena pak Muh tidak juga datang akhirnya Milea memutuskan untuk pulang bersama Samuel.
Ketika akan naik keatas motor Samuel tiba-tiba Milea merasa ada yang menarik tas nya dari belakang.
"Kakak Abiii.. kebiasaan deh !" kesal Milea begitu menyadari jika yang menarik tas nya adalah si gunung es.
Abimanyu menangkap tangan Milea dan membawanya ke mobilnya. Sambil mengikuti langkah Abimanyu Milea sempat memberi kode kepada Samuel bahwa ia tidak jadi nebeng motornya. Samuel pun mengerti dan pergi meninggalkan Milea.
"Kakak Abi kenapa sih suka tiba-tiba datang seperti hantu saja " sungut Milea setelah berada di dalam mobil Abimanyu.
"Ini punya kamu " Abimanyu memberikan dompet Milea yang tertinggal di dalam mobil Daddynya.
"Aih iya ini dompet aku..aku saja tidak sadar kalau dompet aku tertinggal di mobil Om Bagas "
"Kamu itu ceroboh sekali " omel Abimanyu.
"CK..kakak itu cerewet sekali " sungut Milea.
"Karena kakak sudah mengembalikan dompet aku sebagai ucapan terimakasih aku akan traktir kakak.. bagaimana ?" Milea menatap Abimanyu.
Sebetulnya niat Milea itu bukan hanya semata-mata karena Abimanyu telah mengembalikan dompetnya, namun juga untuk menebus rasa bersalahnya karena sudah menjahili Abimanyu hingga sakit perut.
"Tidak terimakasih..kakak tidak mau nantinya akan berakhir di rumah sakit " tolak Abimanyu.
Milea tampak melongo dengan wajah kecewa karena Abimanyu menolak niat baiknya.
"Ya sudah kalau tidak mau " jawab Milea dengan wajah murung.
Meskipun merasa tersinggung dengan penolakan Abimanyu namun Milea samasekali tidak marah dan menyadari akan kesalahannya.
Sepanjang perjalanan pulang Milea memilih menyibukkan diri dengan ponselnya dan menyembunyikan kekecewaannya atas penolakan Abimanyu.
"Apakah kamu tidak memiliki teman perempuan di sekolah ?" tanya Abimanyu membuat Milea mengangkat sedikit kepalanya.
"Tidak " jawab Milea lalu kembali anteng dengan ponselnya.
Abimanyu melirik sekilas kearah Milea sebelum kembali fokus dengan jalanan di depannya.
Di sisa perjalanan mereka saling membisu. Milea yang ceria dan pecicilan baru kali ini terlihat murung karena penolakan Abimanyu.
"Terimakasih ya kak sudah mengantarkan aku dan juga sudah repot-repot mengantarkan dompet aku " ucap Milea sebelum turun dari mobil Abimanyu.
"Iya " jawab Abimanyu singkat.
Setelah mengatakan itu Milea pun buru-buru turun dan masuk ke rumah tanpa menoleh lagi kepada Abimanyu yang tampak termangu menatap punggung Milea.
__ADS_1
Pada saat mengucapkan terimakasih tadi Abimanyu sempat menangkap kilatan kekecewaan diwajah Milea..Abimanyu menyesal karena terlambat menyadari jika Milea tersinggung dengan penolakan nya.