My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Siapa Gadis Nakal Itu ?


__ADS_3

Mendekati waktunya Milea pulang sekolah Abimanyu pun bersiap untuk mengantarkan Milea pulang.


Abimanyu menunggu Milea memasukkan alat tulisnya kedalam tas punggungnya.


Setelah siap Abimanyu pun menggenggam tangan Milea dan menuntunnya menuju parkiran tempat mobil Abimanyu berada.


Sepanjang perjalanan pulang Milea terus menekuk wajahnya. Abimanyu hanya melirik sekilas tanpa berniat menghibur Milea yang sedang bersedih karena ditinggal teman-temannya berlibur ke Bali.


"Besok bawa buku pelajaran fisika !" perintah Abimanyu membuat Milea langsung menggerutu.


"Iya " jawab Milea pasrah. "Padahal sekalian saja buatkan jadwal pelajaran baru " sindir Milea.


'Ide bagus..nanti aku akan kirimkan jadwal pelajaran untuk satu Minggu ini " jawab Abimanyu santai.


"Iih..kakaak..nyebelin banget sih. Nyesel aku minta tolong sama kak Abi " keluh Milea sambil memukul-mukul tangan kiri Abimanyu.


Abimanyu hanya tertawa mengejek membuat Milea semakin kesal.Ia sama sekali tidak marah meskipun Milea memukuli tangannya.


Abimanyu mengantarkan Milea ke rumah Adam karena sekarang ia memang tinggal di rumah Adam.


"Jangan lupa besok jangan kesiangan sekolahnya dan bawa buku fisika " pesan Abimanyu sebelum pulang.


"Kalau ingat ya " jawab Milea santai.


"Kalau kamu berani membantah kamu sendiri yang akan rugi " ancam Abimanyu sambil melajukan mobilnya meninggalkan Milea yang nyaris melepas sepatunya untuk ia pukulkan ke kepala Abimanyu.


Interaksi antara Milea dan Abimanyu tidak luput dari pantauan Mikha dan Maura yang mengintip dari balik gorden.


"Kakak curiga kalau mereka itu pacaran " ucap Maura kepada Mikha.


"Iya kak..Mamih juga curiga begitu " Mikha membenarkan kecurigaan Maura. "Seandainya mereka pacaran pun Mamih sangat mendukung karena Abi itu anaknya baik "


"Iya kakak juga setuju "


Mikha dan Maura buru-buru pergi dari balik gorden sebelum Milea masuk dan memergoki mereka sedang mengintip seperti tempo hari.


Begitu Milea masuk Mikha dan Maura saling lirik ketika mendapati wajah Milea yang kusut.


"Kusut banget wajahnya dek..seperti baju yang belum disetrika " goda Maura sambil mencomot bibir Milea.


"Aku sedang kesal kak..hari ini adalah hari terburuk aku " jawab Milea sambil buru-buru masuk ke kamarnya sebelum Mamih dan kakaknya mencecar nya dengan pertanyaan.


"Sepertinya mereka sedang bertengkar " bisik Maura di telinga Mikha.


"Sepertinya begitu " jawab Mikha.


*


Keesokannya pagi-pagi Abimanyu kembali menjemput Milea di rumahnya. Milea yang memakai seragam sekolah nya buru-buru naik kedalam mobil Abimanyu.


"Kamu tidak lupa kan hari ini membawa buku apa ?" tanya Abimanyu saat Milea memasang seatbelt nya.


"Fisika " jawab Milea.


"Bagus " puji Abimanyu tanpa menoleh sedikitpun kepada Milea.

__ADS_1


"Kakak Abi ini mau kerja atau mau jadi guru les privat aku ?" tanya Milea sambil menatap jalanan pagi ini yang masih sepi.


"Kerja sambil mengajari pacar " jawab Abimanyu.


Perut Milea tiba-tiba merasa mulas ketika Abimanyu menyebutnya pacar. Milea tidak pernah sekalipun bermimpi akan menjadi pacar si gunung es Abimanyu.


Sebelum sampai ke kantornya Abimanyu terlebih dahulu mampir ke sebuah minimarket untuk membeli jajanan agar Milea anteng dan tidak mengganggu pekerjaannya.


Setelah membeli banyak jajanan mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kantor perusahaan Bagas.


Nakula yang sempat berpapasan dengan mereka hanya tersenyum dikulum ketika melihat Abimanyu menuntun tangan Milea membawa nya menuju ruangan kerjanya.


"Apakah singa nya sudah mulai berubah menjadi kucing yang manis ?" bisik Nakula ditelinga Abimanyu bernada menggoda.


"Sedang aku usahakan " jawab Abimanyu balas berbisik.


"Kakak Abi sama kak Nakula pasti tadi ngomongin aku ya " tuduh Milea setelah mereka masuk ke ruangan kerja Abimanyu.


"Tidak " jawab Abimanyu.


Abimanyu langsung duduk diatas kursi kerjanya dan membuat soal fisika untuk Milea kerjakan.


Setelah selesai ia pun memberikan kertas soal itu kepada Milea.


" Kerjakan..waktu kamu satu jam " perintah Abimanyu.


"Aku lebih baik sekolah saja daripada disini..membosankan " sungut Milea.


"Makanya jangan suka bolos " jawab Abimanyu santai.


Milea mengambil kertas yang diberikan Abimanyu dan mulai mengerjakannya sambil menikmati cemilannya.


"Mana yang tidak mengerti ?" Abimanyu menghentikan sejenak pekerjaan nya untuk memeriksa hasil kerja Milea.


Setelah membetulkan letak kesalahan Milea Abimanyu pun kembali fokus dengan pekerjaannya sendiri.


Milea baru dapat menyelesaikan semua soal yang diberikan oleh Abimanyu setelah hampir satu setengah jam, itupun ada banyak kesalahan yang harus Milea perbaiki.


"Perbaiki semuanya " perintah Abimanyu.


"Baiklah " jawab Milea patuh.


Abimanyu yang anteng dengan pekerjaannya langsung melotot ketika melihat Milea malah anteng memainkan ponselnya dan tidak melakukan apa yang Abimanyu perintahkan.


"Ekhm.."


Suara batuk kecil Abimanyu membuat Milea buru-buru meneruskan pekerjaannya.


"Dasar nakal " gumam Abimanyu.


*


Kabar Abimanyu yang sudah dua hari ini selalu membawa gadis berseragam putih abu ke kantornya dengan cepat sampai ke telinga Bagas.


Sebelum menanyakan kepada Abimanyu Bagas terlebih dahulu bertanya kepada Nakula mengenai kebenaran berita itu melalui sambungan telepon.

__ADS_1


"Iya Dad..kabar itu benar adanya. Tapi untuk lebih jelasnya Daddy tanya saja langsung pada Abimanyu sendiri, aku takut salah bicara " Nakula menjawab pertanyaan Daddy Nya.


"Baiklah kalau begitu aku akan tanya langsung pada Abimanyu " ujar Bagas akhirnya.


"Jadi bagaimana Sayang..apa benar apa yang orang kantor bilang ?" tanya Felisha penasaran setelah Bagas mengakhiri panggilan telepon dengan Nakula.


"Nakula bilang benar Sayang " jawab Bagas.


"Haduuh.. perasaan aku jadi tidak enak begini..gadis mana yang Abimanyu bawa ke kantor ? " Felisha terlihat gusar.


"Tidak usah panik..nanti kita tanya langsung ke Abimanyu " Bagas mengusap punggung Felisha berusaha membuat agar istrinya itu tenang.


Malam harinya setelah makan malam Bagas dan Felisha memanggil Abimanyu ke kamarnya.


"Ada apa Mommy dan Daddy memanggil aku ?" tanya Abimanyu setelah berada di kamar Mommy dan Daddy nya.


"Mommy dan Daddy cuma ingin ngobrol sama kamu " jawab Bagas santai.


"Iya Sayang..sudah lama kita tidak ngobrol bertiga " timpal Felisha.


Meskipun Mommy dan Daddy nya terlihat santai namun Abimanyu merasa jika ada hal yang serius yang ingin Mommy dan Daddy nya bicarakan.


"Hari ini Daddy mendapat kabar dari orang kantor katanya sudah dua hari ini kamu selalu membawa perempuan ke kantor..dan kabarnya perempuan itu anak sekolahan..apa benar Bi ?" tanya Bagas.


Abimanyu membuang nafas panjang, ternyata kabar itu sangat cepat sampai ke telinga orangtuanya.


"Mommy dan Daddy tidak melarang kamu dekat dengan perempuan, kami malah senang karena kamu sudah dewasa..namun kenapa harus kamu bawa ke kantor segala, setiap hari lagi..apa anak itu tidak sekolah ?" tanya Felisha.


"Sekolah Mom..tapi dia sedang mendapat hukuman skorsing selama satu Minggu makanya aku ajak ke kantor saja agar orantuanya tidak curiga..daripada dia keluyuran tidak jelas " jawab Abimanyu sambil menunduk.


"Sedang di skorsing ? berarti anak itu nakal Bi !" Bagas menaikan sedikit nada bicaranya.


"Kenapa dia tidak jujur saja sama orangtuanya ?" tanya Felisha.


"Dia takut dimarahin orangtuanya Mom " jawab Abimanyu.


"Ya ampuun Abi..Mommy sepertinya tidak setuju kamu berhubungan dengan gadis seperti itu " ucap Felisha tegas.


"Apakah kalian sudah pacaran ?" tanya Bagas. Abimanyu mengangguk.


Bagas mengurut dahinya yang tiba-tiba berdenyut. Ia sangat kecewa dengan gadis pilihan Abimanyu.


"Kamu sudah tau keluarganya ?" tanya Felisha dengan wajah kecewa.


"Sudah Mom..aku sudah sangat mengenal keluarga nya..dia anaknya Om Wisnu " jawab Abimanyu tanpa berani mengangkat kepalanya sedikitpun.


"Wisnu mana ? " tanya Bagas


"Om Wisnu..Om Adam..Dad " jawab Abimanyu yang membuat Bagas dan Felisha langsung melotot.


"Jangan bilang anak itu adalah Milea " sambar Felisha.


"Iya Mom..Milea " jawab Abimanyu.


"Ya Tuhaaan..kenapa kamu tidak bilang kalau anak yang selalu kamu bawa itu adalah Milea " omel Felisha. " Tau gitu Mommy kan tidak akan marahin kamu "

__ADS_1


"Mulai besok Milea tidak usah kamu bawa ke kantor, kamu antarkan saja kesini biar Mommy dan Daddy saja yang urus " ujar Bagas.


"Baik Dad " jawab Abimanyu patuh.


__ADS_2