
Abimanyu hanya bisa terpaku menatap kepergian Milea. Ternyata begitu gaya ngambeknya anak baru gede.
"Kakak Abi..bantuin kita kelincinya lepas lagi " suara teriakan Alysha membuat Abimanyu mempunyai kesempatan lagi untuk mendekati Milea.
Abimanyu menggulung lengan sweater nya hingga ke siku kemudian ia pun membantu ketiga bocah itu menangkap kelinci-kelinci yang kabur.
Milea dan Abimanyu bekerja sama menangkap kelinci-kelinci yang lepas itu dan dimasukan kedalam kandang.
Pada saat itu sepertinya Milea melupakan sejenak kemarahan nya kepada Abimanyu.
Abimanyu berusaha mendekati Milea dan meminta nomor teleponnya namun Milea bersikeras tidak mau memberikan nomor teleponnya kepada Abimanyu.
Karena Milea tidak mau memberikan nomor teleponnya, Abimanyu pun mencari tahu kepada Malik dan akhirnya ia berhasil mendapatkan nomor telepon Milea dari Malik.
Setelah seharian bermain di alam, pada malam harinya mereka mengadakan pesta bakar jagung.
Malik, Alysha dan Meysha tidak ikut karena ketiga bocah itu selepas magrib sudah tertidur.
Milea yang sedang memainkan ponselnya kaget ketika ada nomor telepon yang tidak dikenal masuk dan ternyata itu adalah nomor Abimanyu.
Simpan ya nomor kak Abi Tulis Abimanyu di pesannya.
Milea menoleh kearah Abimanyu yang ternyata remaja tampan itu ternyata sedang menatapnya.
Tidak akan aku simpan balas Milea sambil menjulurkan lidahnya kearah Abimanyu.
Ya sudah kalau tidak mau tidak apa-apa balas Abimanyu sambil menunduk.
Pada saat pesta bakar jagung Bagas dan Felisha sempat menghubungi anak-anak nya yang sedang berlibur di Jepang melalui sambungan video.
Ketiga anak Bagas itu menyapa keluarga Adam dengan ramah. Bahkan Luna sempat menanyakan keberadaan Milea.
Milea tampak tersipu ketika seraut wajah cantik Luna dengan suami Sipitnya muncul di layar ponsel Felisha yang sengaja diarahkan kepada Milea.
"Semoga lain kali jika ada kesempatan berkumpul lagi Nakula, Sadewa dan Luna bisa ikut " ujar Bagas.
"Iya " jawab Adam.
__ADS_1
Ketika hari semakin larut mereka pun kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
Setibanya di kamar Maura langsung terkapar diatas kasur karena kekenyangan.
Udara malam di puncak yang dingin membuat fantasi Marvin berkembang sangat liar.
"Sayang..aku kangen sama si dedek " keluh Marvin sambil mengelus perut Maura.
"Kalau kangen elus saja " jawab Maura diantara kantuknya.
"Aku mau nengok..boleh ya ?" pinta Marvin memelas.
"Mmmhh..dedeknya sedang tidak mau ditengok " jawab Maura.
"Sepertinya anak-anak kita bakalan judes kayak bundanya..masa ditengok saja tidak mau " keluh Marvin sambil melirik kearah Maura yang ternyata sudah tertidur pulas.
Marvin yang merasakan kepala atas dan kepala bawahnya pening akhirnya memilih keluar dari kamar untuk mencari udara segar.
Ketika melewati ruang keluarga Marvin tidak sengaja melihat Abimanyu sedang bermain PlayStation sendirian di ruang keluarga.
"Belum tidur Bi ?" tanya Marvin
"Ternyata kamu hoby main PS juga ya " ujar Marvin.
"Iya kak..mau ikut main ?" tanya Abimanyu.
"Boleh juga.. kebetulan kakak juga belum ngantuk " Marvin pun akhirnya memilih bermain PlayStation dengan Abimanyu untuk meredakan pusingnya.
Setelah semalaman Marvin dan Abimanyu bermain PlayStation akhirnya mereka pun tertidur di karpet ruang keluarga tanpa sempat pindah ke kamar masing-masing.
Felisha yang hendak mengambil minum ke dapur tentu saja kaget ketika melihat Abimanyu dan Marvin yang tertidur di ruang keluarga dengan tv yang masih menyala.
Felisha juga bertemu dengan Maura yang mencari Marvin karena tidak ada di kamarnya.
"Ya ampuun ternyata tidur disini " Maura terlihat lega setelah berhasil menemukan Marvin.
Felisha dan Maura tidak membangunkan Marvin dan Abimanyu yang tampak tertidur sangat pulas. Maura dan Felisha hanya menyelimuti tubuh keduanya sebelum kembali ke kamar.
__ADS_1
Tengah malam Marvin sempat terbangun dan berniat pindah tidur ke kamarnya, namun demi melihat Abimanyu yang tampak tertidur pulas disampingnya akhirnya Marvin pun tidak tega meninggalkan Abimanyu tidur sendiri di ruang keluarga dan Marvin pun kembali melanjutkan tidurnya bersama Abimanyu.
Keesokannya setelah Abimanyu dan Marvin bangun Maura sempat ngambek kepada Marvin karena meninggalkan nya tidur sendirian di kamar.
"Suruh siapa tidak mau didekati makanya aku main PlayStation saja sama Abimanyu daripada kepala pusing dan akhirnya malah ketiduran disana " Marvin membela diri.
Mendengar penjelasan Marvin Maura pun terdiam. Maura akui jika akhir-akhir ini ia tidak suka dengan wangi tubuh Marvin, padahal selama ini wangi tubuh Marvin adalah wangi pavoritnya.
"Bukan aku tidak mau didekati Sayang..tapi sepertinya ini adalah ulah anak-anak kita " jawab Maura lirih.
"Iya aku ngerti..tapi kalau boleh memilih ngidamnya yang lain saja ya nak..Ayah tidak sanggup kalau seperti ini " keluh Marvin sambil mengelus perut Maura.
"Yang sabar ya Sayang " Maura mengelus kepala Marvin iba.
*
Minggu pagi setelah semua berkumpul untuk sarapan mereka pun bersiap untuk kembali ke Jakarta.
Sebelum pulang Alysha bersikeras ingin satu mobil dengan Milea. Karena mobil Wisnu sudah lumayan penuh akhirnya terpaksa Milea yang mengalah pindah ikut mobil Bagas.
"Aduh maaf ya Mile..Alysha jadi merepotkan kamu " ucap Felisha setelah Milea duduk di kursi belakang bersama Abimanyu dan Alysha.
"Tidak merepotkan kok Tan..orang tinggal duduk manis " jawab Milea.
Selama perjalanan pulang Alysha terus berceloteh dengan riangnya. Gadis kecil itu baru berhenti berbicara setelah lelah dan akhirnya tertidur.
"Mile sekarang kelas berapa ?" tanya Felisha setelah Alysha tertidur dengan berbantalkan paha Milea.
"Kelas tujuh Tante " jawab Milea.
"Oh..berarti beda lima tahun ya sama Abi..Abi sekarang kelas dua belas " ujar Felisha.
Felisha terus mengajak Milea mengobrol sedangkan Bagas fokus menyetir dan Abimanyu anteng dengan ponsel ditangannya.
Meskipun tidak sekalipun mengajak Milea berbicara namun Abimanyu mengirimkan beberapa pesan kepada ponsel Milea dan semuanya tidak ada yang Milea jawab.
Setibanya di Jakarta Milea pun pindah kembali ke mobil Daddy nya karena mereka akan langsung pulang ke rumah masing-masing.
__ADS_1
Abimanyu hanya menatap nanar kearah Milea saat gadis belia itu turun dari mobilnya kemudian pindah ke mobil Wisnu.