
Troy, Tita beserta anak-anaknya telah tiba di rumahnya selepas berkunjung dari rumah Brian. Kini istri yang perutnya sudah membesar itu sedang menidurkan anak-anaknya.
Kamar anak-anak di buat khusus terpisah dari kamar mereka berdua, maklum saja anggota keluarga mereka cukup banyak jika harus berada dalam satu kamar tentunya mereka akan kesempitan, lagipula tidurnya anak-anak selalu berputar sehingga Troy takut salah satu dari mereka akan menendang perut Tita saat terlelap.
Troy kini tengah sibuk berada di ruang kerjanya mengetik-ngetik pada keyboard komputernya. Tita menghampirinya membawakan segelas kopi hitam dengan pisang goreng kesukaannya. Dua hari yang lalu kebetulan ibu Troy datang menjenguk cucu-cucunya dan membawakan pisang serta pete kesukaan Troy. Di kampung memang sedang musim pete, kalau untuk pisang di kebun yang di rawat ibu Troy beberapa bulan sekali memang berbuah.
Tita menyajikannya setelah memastikan bahwa ketiga anaknya sudah pulas.
"Pekerjaan kak Troy masih banyak? apa kak Troy akan bergadang lagi malam ini?" semenjak menjadi penerus perusahaan milik keluarga Tita, Troy memang sibuk bekerja. Jika pekerjaannya tidak terselesaikan di kantor maka ia akan melanjutkannya di rumah, tak jarang dia sampai harus bergadang semalaman untuk menyelesaikannya.
"Sepertinya iya" jawabnya singkat tetap memperhatikan komputernya.
"Kalau begitu jangan lupa di minum kopinya, pisang gorengnya juga di makan selagi hangat" Troy melirik pada jamuan yang diberikan istrinya lalu menoleh pada Tita dengan perut besarnya. Troy memutar kursi kerjanya menghadap dan mendekati Tita, dia memeluk perut buncit tersebut.
"Kamu pasti lelah, beristirahatlah. Kenapa harus repot-repot malam-malam begini membuatkan aku pisang goreng?" Tita mengelus kepala Troy yang bersandar tepat di perutnya.
"Tak apa kak Troy, aku masih sanggup jika hanya membuatkan pisang goreng dan kopi, pekerjaan itu tidak terlalu menyita banyak tenaga di banding kak Troy yang harus bergadang semalaman"
"Kalau begitu kenapa tidak sekalian membuatkan aku pete rebus biar bertambah semangat" Troy masih tidak bisa melepaskan makanan kesukaannya yang enak nan bau tersebut.
"Pete rebusnya mau di makan memakai nasi atau mau di gado saja?" pertanyaan Tita seolah-olah pete rebus itu seperti cemilan, membuat Troy tertawa.
__ADS_1
"Hahaha, aku tidak separah itu Tita, aku tak sanggup memakan pete rebusnya begitu saja tanpa pemdampingnya. Lagipula aku hanya bercanda, sudah di temani olehmu saja sebenarnya aku sudah bersemangat, apa lagi di bawakan kopi dan makanan. Bekerja semalaman pun rasanya tidak terasa" Troy mendongakkan kepalanya memandang Tita sambil tersenyum.
"Mau aku pijat agar lebih bersemangat?" tawarnya.
"Pijat plus-plus ada?" tanya Troy dengan wajah nakal.
"Ada" Tita menyunggingkan seulas senyuman.
"Wah tapi perutmu akan baik-baik saja kan jika kita melakukannya?"
"Tentu saja, kak Troy sendiri kan sudah 4 kali melihat dan merasakan perutku sebesar ini" tunjuk Tita pada perut besarnya.
Troy mengunci pintu, dia tak ingin malam spesial ini ada yang mengganggunya.
Tita sendiri sudah mempersiapkan diri di atas ranjang.
Tak lama kemudian. .
"Aaahhhh" suara desau terdengar menggema dari arah kamar mereka berdua.
"Pelan-pelan sayang" pinta Troy.
__ADS_1
"Iya kak Troy aku akan melakukannya pelan-pelan tetapi rasanya enak kan?"
"Enak sayang, aaahhh" Troy kembali mendesah. Punggungnya kini mengeluarkan bekas-bekas kemerahan.
"Eeeuuuuu" Tita bersendawa.
"Kamu memang jago dalam hal pijat dan kerok" puji Troy pada istrinya.
"Ini kak Troy masuk angin, Eeeuuuu" wanita hamil itu kembali bersendawa.
"Aaahhhh, yang itu enak sekali di keroknya sayang rasanya kulit bagian situ gatal"
"Yang ini, aku kerok sampai merah ya"
"Iya kamu memang istri paling the best" rupanya setelah menikah Tita mengetahui kebiasaan dan kesukaan Troy yang selain menyukai pete, ia ternyata juga suka di pijat dan di kerok.
Hayo siapa yang pikirannya mesum sama pijat plus-plusnya Tita dan Troy, Wkwkwkwkk
Author berencana bikin bonus chapter kalau sempat, barang kali ada yang kangen sama Brian Nafiza Troy dan Tita. Hehe (Pede banget)
Semangatin authornya ya ππ
__ADS_1