
4 Tahun berlalu--------
Kehidupan semuanya berbeda, Sekarang Kenan sudah di anugerahi dua anak yang berjenis kelamin perempuan dan laki-laki, Keyla dan Kenzio.
Keyla saat ini sudah berusia 4.5 tahun sementara Zio masih berusia 2 tahun, hari-hari yang Alya lalui penuh dengan kesibukan apalagi sekarang anak pertamanya yaitu Keyla sudah mulai sekolah. Tapi Kenan akan selalu membantu sang istri walau dia pun sibuk dengan urusan kantor.
Di anugerahi buah hati yang cantik dan tampan membuat Kenan selalu bahagia, setiap hari ada saja kehebohan yang di lakukan kedua anak nya membuat rumah itu seperti sangat ramai.
Seperti siang ini Kenan sedang menunggu kedatangan para sahabatnya yang tak lain, adalah Aska, Zaki dan juga Pras, seperti biasa mereka akan berkumpul walau memang mereka semua bukan mudah lagi.
“Key, jangan lari terus kasian adiknya ngejar kamu” ucap Kenan dengan lembut, menasehati putri pertamanya yang sangat suka mengerjai sang adik
“Iya Dad” jawab Keyla menurut.
“Bagus, sekarang Key ajak main Adek Zio sambil duduk aja ya !! kan bentar lagi teman-teman nya pada datang”
Betul memang ketiga sahabat Kenan sudah memiliki buah hati, Aska memiliki anak perempuan yang umurnya tidak jauh dari Keyla, sementara Zaki di anugerahi anak laki-laki yang saat ini berusia 3 tahun, dan Pras memiliki anak perempuan yang baru berusia 6 bulan karena Sang istri baru bisa hamil di tahun ketiga pernikahan mereka.
“Assalamualaikum” tiba-tiba suara salam begitu ramai terdengar di ambang pintu, Kenan yakin itu adalah para sahabat dan juga istrinya.
“Waalaikumsalam” Kenan menjawab sambil beranjak dari duduk nya dia segera ke depan untuk menyambut ketiga sahabatnya.
“Wah tumben sampainya barengan, ya udah masuk” ucap Kenan sambil tersenyum.
“Hehe, iya Ken tadi ketemu di perempatan sana makanya bareng” jawab Aska sambil menggendong putrinya karena saat ini Fina tengah hamil anak kedua yang masih berusia 5 bulan.
Mereka semua masuk kedalam rumah, ada Keyla dan Zio yang sedang duduk di atas karpet sambil bermain, Aska segera menurunkan anaknya untuk dia suruh bergabung bersama begitupun dengan Zaki.
“Alya mana Ken ??” tanya Fina setelah duduk di sofa samping sang suami.
__ADS_1
“Tadi katanya ke kamar mandi, mungkin bentar lagi selesai”
“Oh”
“Papa kamu kemana ?? kok gak kelihatan” sahut Zaki ikut bertanya.
“Kalau Papa sedang ke rumah sakit periksa kesehatan, biasa karena sering mainan sama Zio makanya pinggang nya suka sakit” jelas Kenan.
Tidak lama kemudian Alya turun dan bergabung bersama yang lain.
“Maaf ya lama nunggu tadi kebelet soalnya” ucap Alya yang ikut duduk bersama anak-anak.
“Iya Al tidak apa-apa kalau kebelet pipis asal jangan kebelet kawin” jawab Zaki bercanda.
“Eh Lo udah tua kawin mulu pikiran nya” sahut Aska kesal dengan jawaban sala satu sahabatnya apalagi kan ada anak-anak disana.
Zaki menyengir sementara sang istri sudah melotot ke arahnya, menyadari tatapan mata Cela seperti ingin menelan nya hidup-hidup Zaki hanya bisa menunduk.
“Kan udah Cela bilangin kalau depan anak-anak jangan bicara mesum, nanti aja kalau di kamar kamu bebas bicara mesum sesukamu, gak puas apa tiap malam itu aja yang di bahas” cibir Cela yang justru membuat Zaki menjadi malu lagi.
Semuanya kembali tertawa, jika sudah kumpul seperti ini pasti akan selalu ada keseruan. Kenan dan yang lain nya sepakat supaya anak-anak mereka akan di jadikan sahabat seperti mereka, tidak ada perjodohan seperti yang selalu Aska katakan, karena mereka ingin anak nya bisa bebas dalam memilih pasangan, bebas bukan berarti anak- anaknya terjun ke jalan yang tak benar.
“Al, kamu udah dapat kabar soal Dewi ??” tanya Fina kepada Alya.
“Belum Fin, entah kemana dia pergi, bertanya sama kedua orang tuanya juga mereka gak ada yang jawab, apalagi semenjak perceraian Rian dan Dewi kedua orang tuanya seperti tidak suka dengan ku, kemaren pas ketemu di Mall aku sapa, mamanya Dewi seperti tak mengenal ku” jelas Alya sedih, dulu dia sangat akrab dengan kedua orang tua Dewi tapi semenjak perpisahan Rian dengan anaknya entah kenapa mereka juga seakan membenci Alya.
“Sama Al, aku juga ngerasa gitu padahal kan kita tidak tahu masalah mereka waktu itu”
Siska yang mendengar Alya dan Fina menceritakan Dewi menjadi ikut nimbrung, karena memang dia dan Dewi masih saudara..
__ADS_1
“Mungkin Om dan Tante kira kalian tau tentang permasalahan rumah tangga Dewi dan Rian dulu, tapi kalian menutupinya dari mereka, mungkin tapi Ya, soalnya aku juga jarang kesana” sahut Siska yang beralih tempat duduk mendekati Alya.
“Enggak tau juga Sis, tapi aku kangen sama Dewi, kemana ya dia sekarang kenapa dia gak ngabarin aku ataupun Fina”
“Sudah-sudah jangan bersedih lagi, kita ini kumpul buat bahagia bukan hanya membahas tentang kesedihan, mungkin Dewi ada alasan lain kenapa dia tidak mengabari kalian, dan mungkin juga dia mau move on dari Rian” kata Aska yang tidak ingin ada kesedihan di sana
“Betul kata Aska, pasti Dewi ada alasan lain untuk itu dan kalian harus memahami itu semua” Kenan pun ikut berkata.
Tidak berapa lama terdengar suara tangisan Zio, buru-buru Alya menenangkan anaknya sementara Kenan langsung melototi Keyla karena pasti itu kerjaan Keyla yang bikin Zio nangis.
“Keyla, kan Daddy udah bilang jangan nakalin adiknya, Zio itu masih kecil Nak” kata Kenan.
“Tapi adik Zio dulu yang nakalin Kakak Dad dia gigit tangan Kakak” mata Keyla sudah berkaca-kaca karena ingin menangis.
Keyla mulai menangis, sementara Kenan masih diam saja, dan tanpa semua nya duga Adit mencium pipi Keyla membuat Zaki dan Kenan saling pandang.
“Astaga anak gue di cium anak Lo Ki” Buru-buru Kenan mengambil anak nya.
“Hehe sorry Ken, anak gue emang gitu kalau lihat anak perempuan nangis langsung di cium sama dia, kalau gue tanya kenapa, pasti dia jawab untuk nenangin anak nya, apalagi kalau ceweknya cantik kek anak Lo” Jelas Zaki sambil menceritakan kelakuan putranya.
“Makanya jangan di ajarin begok, Yang ambil Jihan, bisa-bisa nanti anak kita di sosor juga sama Adit” pinta Aska kepada sang istri.
“Haha, wajar Ka kalau dia suka nyosor kan ngikutin jejak bapaknya” sahut Pras yang dari tadi Diam aja.
.
“Enak aja dia ngikutin jejak bapaknya, kalau semua anak ngikutin jejak bapaknya gimana dengan anak Lo Pras, kan Lo kaku banget terus sikapnya dingin lagi bisa-bisa anak Lo kek Robot dan sikap nya Kek kulkas” balas Zaki yang tak terima dengan ucapan Pras
BERSAMBUNG.....
__ADS_1