
Keesokan paginya Cela terbangung terlebih dahulu, seluruh tubuhnya terasa remuk semua akibat pergulatan nya semalam bersama sang Suami, sementara Zaki masih tertidur sangat lelap di sampingnya.
Cela baru ingat semalam dia bisa tertidur dengan tenang saat jam 02 dini hari. Zaki tak ada puas-puas nya menjamah tubuhnya, padahal Cela sudah tidak sanggup, tapi mau menolak pun percuma karena Zaki akan melakukan apa saja untuk mendapatkan hak nya.
“Aaawwwwsssss” Cela meringis kesakitan, saat dia hendak mencoba berdiri.
Samar-samar Zaki mendengar suara ringisan sang istri, bahkan suara itu semakin jelas dan akhirnya dengan cepat Zaki membuka matanya.
“Dek kamu kenapa ??” tanya Zaki khawatir.
“Sakit” balas Cela dengan nada bergetar, air matanya menggenang di pelupuk matanya.
“Maafin Abang ya dek !! ini karena Abang yang meminta hak Abang. Harusnya Abang mampu menunda” ucap Zaki merasa bersalah melihat istrinya kesakitan.
“Kok ngomongnya gitu ?? Abang nyesel udah gituan sama Cela ??”
“Eh enggak gitu dek, Abang hanya merasa bersalah sama adek, lihat adek kesakitan seperti itu rasanya abang gak tega”
Cela terharu mendengar perkataan suaminya, terbesit rasa bahagia di hati Cela, sebelum memberikan makhotanya Cela sempat takut jika Zaki akan meninggalkan nya, mengingat perkenalan mereka sangat singkat Zaki juga belum perna menyatakan perasaan cinta kepada dirinya, hingg semua itu membuat Cela was-was.
Tapi semalam Cela sedikit yakin kalau suaminya punya rasa cinta untuknya walaupun kecil, karena semalam Zaki melakukan nya dengan lembut di tambah lagi Zaki terus memanggilnya dengan sebutan Sayang.
Lalu bagaimana dengan perasaan nya sendiri ?? Cela pun bingung tapi dia merasa nyaman saat berada di dekat Zaki, tak ingin jika Zaki meninggalkan nya.
“Mau di angkat ke kamar mandi ??” tanya Zaki membuyarkan lamunan Cela.
“Gak usah Bang, Cela bisa sendiri ”
“Yakin bisa ?? emang udah gak sakit lagi ??”
Cela terdiam, tidak mungkin itu tidak akan sakit, bahkan Cela saja tak berani untuk pipis karena takut perih, tapi bagaimana ?? tidak mungkin kan dia menahan pipis terus karena rasa takut.
Tanpa aba-aba Zaki langsung mengangkat tubuh Cela, membawa istrinya ke kamar mandi, dia tahu Cela ingin buang air kecil.
Setelah di kamar mandi Zaki langsung mendudukan Ceka di atas closed. Setelah itu Zaki langsung menyiapkan air hangat untuk istrinya berendam sebentar.
“Aawww, perih-perih” teriak Cela tertahan.
“Kenapa-kenapa ??” tanya Zaki panik.
“Perih Bang”
__ADS_1
“Coba Abang lihat”
“Enggak mau”
“Kenapa ??”
“Aku malu Bang”
Zaki tersenyum, istrinya benar-benar menggemaskan, kenapa harus ada malu lagi padahal Zaki sudah melihat semuanya.
“Kok pakai malu segala sih?? kan Abang udah lihat semalam, udah di coba juga” kata Zaki membuat Cela malu.
“Iissst Abang”
“Hahahaha” Zaki mala tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi istrinya, rasanya dia ingin memulainya lagi kalau bukan karena Cela kesakitan.
“Sini Abang lihat” tanpa aba-aba Zaki langsung membuka kedua paha Cela, disana dia melihat organ kewanitaan Cela sedikt bengkak dan juga berwarna merah.
“Ternyata punya ku ganas juga ya. Lihat sampai bengkak begini” batin Zaki terkekeh.
Dia gak nyangka akibat permainan nya punya sang istri bisa seperti itu, wajar saja jika Cela kesakitan, memang sudah bengkak kok.
“Kok cuman aku yang sakit kenapa punya Abang enggak ??” tanya Cela polos.
-
-
Sementara di sebuah hotel di pulau dewata bali sepasang suami istri sedang beradu argumen, Pras dan juga Siska mereka sedang berbulan madu di Bali, berbeda dengan Kenan yang memilih bulan madu di luar negeri. Pras memilih Bali.
Sebenarnya bukan keinginan Pras untuk kesana, Melainkan permintaan sang istri, Kenan bahkan sudah menyiapkan tiket bulan madu untuk Pras dan Siska, akan tetapi Siska mala ingin ke Bali saja.
“Sayang kapan kita bisa malam pertama ??” tanya Pras tak sabaran.
“Sabar lah, bentar lagi aku selesai”
Balasan Siska membuat Pras kesal, karena gagal malam pertama waktu itu keesokan paginya Siska mala datang bulan.
“Terus kita kesini ngapain kalau bukan untuk enak-enak ?? kan sia-sia aja”
“Banyak lah, nanti kita jalan-jalan”
__ADS_1
Sungguh Pras sangat kesal, ingin marah tapi percuma.
“Kenapa sih tamunya pakai datang segala, di undang juga enggak” batin Pras.
Siang harinya Siska mengajak Pras main ke pantai, dengan sangat malas Pras menuruti keinginan sang istri karena kalau tak di turuti maka Siska akan ngamuk apalagi saat ini Siska sedang datang bulan pastinya tingkat emosinya sangat tinggi.. Pras hanya menghindari adanya perang dunia ketiga.
“Pantas aja Tuan Kenan sangat takut istri ternyata kalau dia marah bikin seluruh bulu berdiri” gumam nya pelan sambil mengikuti langka kaki istrinya.
Di pantai ada begitu banyak para bule yang sedang berkunjung, apalagi yang cewek yang hanya menggunakan bikini membuat Pras menelan ludahnya kasar..
Padahal dulu sebelum menika dia sering melihat itu tapi Pras hanya diam saja dan tak terpengaruh sama sekali kenapa sekarang mala begini ??
“Tutup ini mata !! kebiasaan lihat yang seksi dikit matanya langsung melotot” omel Siska
“Lagian sala kamu sendiri ngajakin ke tempat maksiat begini”
Siska langsung menarik tangan suaminya untuk menghindarkan Pras karena terus jelatan. Mereka duduk di pinggir pantai sambil memandang ombak.
Beruntung suasana siang itu tidak terlalu panas jadi Pras dan Siska bisa menikmati suasana pantai tersebut, tidak lupa Pras membeli minuman untuk mereka.
“Yang foto” ujar Siska
“Enggak ah malu” jawab Pras
Tapi Siska tak peduli dia terus mengambil foto dirinya dan sang suami melalui kamera ponselnya, saat melihat hasilnya Siska mencebik kesal karena gak ada foto Pras yang serius.
“Kamu ih kalau di ajakin foto selalu gak mau” ucap Siska kesal.
“Iya kan udah waktu itu, pas acara nikah”
“Itu mah beda”
Tak terasa waktu sudah semakin soreh Pras mengajak istrinya pulang serta mencari makanan dulu, karena memang dia sudah sangat lapar.
BERSAMBUNG......
NEXT EPISODE NANTI MALAM YA.. HARAP SABAR MENUNGGU.
OH IYA ADA YANG SETUJU GAK KALAU SEASON KEDUANYA BIKIN CERITA TENTANG DOKTER ARIF, AUTHOR RENCANANYA SIH GITU, GAK PINDAH KOK TETAP DI SINI DENGAN JUDUL YANG SAMA..
KALAU ADA YANG SETUJU KASIH PENDAPAT KALIAN YA..
__ADS_1
UNTUK CERITA ANAK-ANAKNYA KENAN AKAN AUTHOR BUAT JUDUL BARU NANTINYA... TAPI GAK TAU KAPAN