Pengantin Kecilku

Pengantin Kecilku
Episode 150


__ADS_3

Keseruan di rumah Rian terus berlanjut, hingga tiba saat nya makan siang para istri beranjak kedapur untuk memasak. Alya menitipkan putri kecilnya kepada sang Suami.


Sudah Kenan duga sebelumnya jika sudah berkumpul seperti ini Keyla tidak bisa tidur, membuat Kenan harus ekstra sabar menidurkan putrinya.


“Kalian berdua jangan berisik, gue mau nidurin Key dulu" titah Kenan dengan kalimat tegas.


Zaki dan Rian mengangguk pasrah, mereka berdua duduk di karpet bulu sambil bermain catur, sementara Kenan sedang menidurkan putrinya.


30 menit telah berlalu, Keyla belum juga tertidur dia malah asik memandangi wajah tampan Kenan, itu membuat Kenan kesal biasanya kalau di rumah jam segini Keyla sudah tertidur dengan pulas.


“Daddy tau kalau Daddy tampan jadi gak usah di pandangin terus !!” ucap Kenan sambil terus mengayun kan anaknya di dalam gendongan.


Rian dan Zaki saling melirik kemudian dia berdecak kesal saat mendengar ucapan Kenan.


“Daddy mu terlalu percaya diri Key, bisa-bisa nya dia menyebutkan dirinya tampan, Ck” sahut Zaki meledek.


“Lo bisa diam gak ?? anak gue gak bisa tidur dengerin omongan Lo”


“Lah emang sih Keyla belum mau tidur, jangan di paksa, sesuatu yang di paksa itu tidak enak Ken, entar juga Keyla akan tidur kalau dia udah mau”


“Berisik !!”


Kenan berjalan menuju teras depan sambil membawa anaknya, dia berharap Keyla akan segera tidur karena Kenan ingin bersantai sejenak.


“Anak Daddy tidur ya !! nanti kalau Key gak tidur-tidur Daddy hukum !!”


Bagaikan mengerti tentang ancaman Kenan, Keyla langsung menutup matanya, membuat Kenan menyengir karena berhasil menidurkan putrinya, Alya pasti akan sangat bahagia jika Kenan mau membantu nya.


“Bagus Nak, jadi nanti Daddy bisa minta imbalan sama Mommy mu” Kenan tersenyum licik sambil memandangi putrinya.


Semakin besar entah kenapa wajah Keyla mirip dengan Mamanya, membuat Kenan merasakan kehadiran sang Mama di sisinya.


“Daddy akan menjaga kamu dengan segenap jiwa Daddy, doa Daddy akan selalu menyertaimu Nak, jadilah anak yang solehah nantinya !!”


Setelah memastikan anaknya benar-benar tidur Kenan kembali kedalam, dia meletakkan Keyla di bok bayi yang memang Rian sediakan jika Keyla berkunjung seperti ini, bahkan tak jarang Rian membelikan mainan untuk keponakan tercinta


“Lo pakai jurus apa Ken ?? sampai Keyla tidur dengan cepat ??” tanya Zaki heran.


“Gak pakai jurus apa-apa, sebagai seorang Ayah pasti tau bagaimana caranya melakukan yang terbaik untuk anak" jawab Kenan tersenyum.


Zaki menganggukkan kepalanya, sementara Rian fokus kepermainan yang dia mainkan bersama Zaki, Rian tidak ingin kembali kalah lagi.


“Ayo semuanya makan siang dulu !!” tiba-tiba suara Alya terdengar.

__ADS_1


“Key mana Yang ??” tanya Alya kepada sang suami.


“Jangan kencang-kencang, Key sedang tidur” jawab Kenan setengah berbisik.


“Oh” Alya tersenyum kemudian dia mendekati suaminya.


Cup..


Alya mencium pipi Kenan tanda ucapan terima kasih karena Kenan sudah membantu menidurkan Key, jadi dia bisa makan siang bersama dengan yang lain.


“Makasih Daddy Key sudah mau membantu” ucap Alya senang.


“Sama-sama ,nanti malam satu ronde ok !!”


Tentu saja Alya akan menganggukkan kepalanya, sementara Zaki dan Rian hanya melongo melihat keromantisan Kenan dan Alya.


“Kenapa aku ingin di cium juga sama Dewi ya ??” batin Rian.


“Dedek aku cenat-cenut lihat mereka, rasanya ingin langsung Uh ah uh ah sama Cela” Zaki pun ikut membatin...


...************...


Jika di rumah Rian sedang makan siang bersama berbeda dengan Aska dan Fina, saat ini Aska sedang menangis tapi tak keluar air mata, entah itu disebut tangisan bagaimana...


“Kamu boleh minta apapun kepadaku tapi jangan minta supaya aku membotakkan kepalaku Sayang” ucap Aska lirih.


“Kalau kamu gak mau aku pulang tempat Mama” ancam Fina ..


Aska frustasi, apakah setiap orang hamil seperti istrinya ngidam sesuatu yang sangat sulit Aska turuti, tapi dia mengingat saat Alya hamil, Kenan tak pernah membotakkan kepalanya.


“Bantu aku tuhan menyadarkan istriku” gumam Aska berdoa tapi naas doanya di dengar oleh istrinya


“Memangnya aku kesurupan sampai kamu berdoa seperti itu ??”


“Tidak sayang, tapi aku berdoa semoga kamu sadar untuk tidak melihat ku botak”


Entah apa yang sedang Fina pikirkan tapi yang jelas dia begitu ingin melihat suaminya dengan kepala plontos, katanya supaya dia enak mengelus kepala Aska yang tanpa rambut.


Bahkan Fina meminta supaya selama dirinya hamil Aska akan terus berpenampilan seperti itu, bisa di bayangkan bagaimana frustasinya Aska padahal Aska sangat terkenal dengan menjaga penampilan nya dan anti jorok.


“Apa mau aku yang membotakkan kepalamu Yang ??” tawar Fina sambil mengeluarkan sebuah gunting di laci meja.


“Tidak Yang, aku mohon jangan lakukan itu !! aku belikan es cream saja ya !”

__ADS_1


“Aku lagi gak mau es cream”


“Huuaaa, Mama tolong aku !!” Aska berteriak seolah-olah dia tengah di tindas sang istri, padahal permintaan Fina sangat lah sederhana.


Melihat Aska tetap tak mau melakukan apa yang dia minta, mata Fina langsung berkaca-kaca dan Aska menyadari hal itu


“Yang jangan nangis !! aku gak bermaksud membuat kamu bersedih, tapi aku mohon kamu jangan minta yang aneh,yang lain deh seperti jalan-jalan atau mau makan apapun akan aku turuti tapi jangan yang itu”


Aska memeluk istrinya, sementara Fina mulai menangis, tiba-tiba terbesit ide untuk bisa mendapatkan apa yang dia mau.


“Haha, aku belum akan tenang jika belum mendapatkan apa yang aku mau, maafkan aku suamiku” Fina tersenyum licik.


“Ya sudah temenin aku tidur !!” titah Fina..


“Ok Sayang, yang penting jangan minta aku botak lagi”


Fina mengangguk tentu saja dia sudah punya rencana, apalagi dia tau suaminya kalau sudah tidur sangat sulit untuk di bangunkan, dan Fina akan menggundulkan kepala Aska saat dirinya tertidur.


Aska dan Fina naik ke ranjang, Fina menjadikan lengan suaminya sebagai bantal, dengan gerakan lembut Aska mengelus kepala sang istri.


“Kamu tidur juga dong !!" pinta Fina dengan tegas.


“Tapi aku gak ngantuk Yang !! kamu aja yang tidur, aku janji akan nemenin kamu”


.


Fina memanyunkan bibirnya jika Aska tak tidur bagaimana bisa dia menjalankan aksinya, pokoknya Aska harus gundul. Batin Fina.


“Mau Enen gak.?” tawar Fina


“Ha Apa Yang ??” tanya Aska memastikan, dia sedikit tak fokus dengan ucapan sang istri


“Kamu mau ***** gak ??”


“Mau”


Tentu saja Aska tak menolak, namun Fina tersenyum karena itu adalah senjata ampuh supaya suaminya cepat tertidur.


BERSAMBUNG......


CELA : Para rieder tolong doa kan aku supaya cepat hamil ya kasian laki aku 😁


Fina : lebih baik bantu aku botakin Aska !!

__ADS_1


__ADS_2