
Kehadiran Baby Keyla adalah kebahagiaan tersendiri untuk pasangan Kenan dan Alya, Kenan bahkan sering tak masuk kantor karena selalu ingin di dekat putrinya.
Begitupun dengan Papa Bayu, pria paruh baya itu selalu nampak ceria, apalagi saat akan menjemur Keyla, Papa Bayu akan menjadi orang nomor satu untuk menemani sang Cucu berjemur. Seperti pagi ini Alya akan menjemur anak nya ternyata Papa Bayu sudah menunggu.
“Papa, mau berjemur sama Key lagi ??” tanya Alya saat berada di dekat Papa mertuanya.
“Iya Nak, apa boleh ??”
Alya tersenyum tentu saja boleh, Alya sangat bersyukur Papa Bayu menyayangi anaknya seperti ini, bahkan di dalam kamar Keyla sudah di penuhi dengan berbagai macam mainan tidak peduli dengan umur Keyla yang baru 1 minggu, siapa lagi yang akan melakukan itu jika bukan Kenan, Papa Bayu dan juga Rian.
Ketiga pria itu setiap hari akan membeli mainan jenis apapun yang penting aman untuk si kecil Keyla.
“Boleh dong Pa, ya udah ini Keyla nya, Alya mau masak kalau gitu” ucap Alya sambil menyerahkan Keyla kepangkuan Papa Bayu.
Dengan semangat empat lima Papa Bayu menerima Keyla dan menggendongnya, wajahnya tersenyum semeringa melihat cucu pertamanya tumbuh dengan sangat menggemaskan.
“Aduududu, cucu Kakek, kita berjemur lagi ya” Papa Bayu mengajak Keyla mengobrol, dia melangkahkan kakinya ketaman samping rumah dimana tempat nya sering berjemur bersama Keyla.
Papa Bayu duduk di kursi panjang, sementara Keyla masih dalam pangkuan nya, sesekali Papa Bayu mengajak cucunya bercanda, walau Keyla belum mengerti namun terkadang bayi kecil itu tersenyum sangat cantik.
“Keyla jadi anak yang pintar ya !! nanti bisa nerusin perusahaan .” tak peduli dengan jenis kelamin Keyla, Kenan akan tetap memberikan perusahaan nya kepada Keyla kelak, walaupun nanti Kenan akan di anugerahi anak laki-laki tetap Keyla adalah pewaris utama dan untuk anaknya yang lain Kenan sudah menyiapkan.
Sementara Papa Bayu sedang asik berjemur dan bermain dengan Keyla berbeda dengan Kenan yang masih terlelap di atas tempat tidur, rupanya Kenan masih sangat mengantuk akibat menggendong Keyla dari jam 02 pagi tadi.
Setelah menyusu Keyla kecil tidak mau lagi tertidur, Kenan yang melihat istrinya sangat mengantuk akhirnya menggantikan Alya, awalnya Alya menolak tapi Kenan tetap memaksa, dia pikir Keyla pasti akan cepat tidur kembali, namun nyatanya setelah Keyla berada di gendongan Kenan, Bayi itu susah untuk tidur lagi.
Kenan merabah tempat tidur di sampingnya, dengan mata yang masih terpejam, mencari sesuatu yang sering dia peluk selama ini. ternyata Kosong.
“Sayang kamu dimana ??” ucap Kenan dengan suara serak.
Tak ada jawaban dari sang istri, hanya suara jam dinding yang berdenting, seketika Kenan langsung membuka matanya dia langsung bangun dan menoleh ke kanan dan ke kiri, memang istri dan anaknya sudah tidak ada di kamar.
Kenan melirik jam dinding yang menggantung ternyata sudah pukul 08 pagi.
“Astaga aku kesiangan !!” ucap nya frustasi.
“Sayang” teriak Kenan memanggil sang istri.
__ADS_1
Di lihat nya ponsel dan ternyata sudah banyak panggilan tak terjawab dari Pras karena memang pagi ini Kenan ada meeting penting di kantor.
“Alya kenapa gak bangunin aku sih ??” gerutunya kesal padahal tanpa Kenan sadari bahwa Alya sudah membangun kan nya berulang kali, namun Kenan tak juga bangun, salahnya Kenan karena dia tidak memberi tahu istrinya kalau akan ada meeting penting pagi ini.
Buru-buru Kenan masuk ke kamar mandi dengan secepat kilat dia membersihkan tubuhnya, bahkan saking buru-burunya Kenan lupa memakai sampo, tak apalah rambutnya nanti akan tertutup dengan minyak rambut jadi akan tetap harum.
Setelah mandi Kenan langsung berganti pakaian, setelahnya dia turun kebawah sambil memasang dasi sungguh Kenan terlihat sangat buru-buru saat itu.
“Sayang !!” panggil Kenan sambil menuruni anak tangga.
“Iya” sahut Alya yang masih di dapur..
“Pasangin dasi ku bentar !!” titahnya setelah berdiri di dekat meja makan.
Alya memberikan tugasnya kepada Bik Mina yang saat itu tengah membantunya, sementara dirinya mendekati sang suami .
“Kamu buru-buru ?? ” tanya Alya karena dia melihat penampilan suaminya yang acak-acakan, bagaimana tidak rambut yang belum di sisir, baju yang setenga masuk serta kancing kemeja yang belum lengkap.
“Iya, pagi ini ada meeting penting, kamu sih gak bangunin aku” jawab Kenan dengan menyalahkan Alya.
“Kamunya aja yang gak bangun-bangun, aku udah berulang kali bangunin kamu,”
“Sisiran dulu !! lihat rambut kamu berantakan kayak gitu, katanya mau ada meeting”
“Gak sempat Yang, nanti aku telat kan gak enak”
“Sisiran gak nyampek 5 menit”
Alya langsung bergegas mengambil sisir, entah sisir siapa yang dia temukan di atas meja kecil disana, segera Alya menyisir rambut suaminya sehingga terlihat lebih rapih.
“Ya sudah sana berangkat, udah rapih Kok”
Kenan tersenyum “Makasih istriku Sayang !!”
Cup....
Kenan mencium kening istrinya, tak peduli para Art yang berlalu lalang disana.
__ADS_1
“Oh ya mana Key ??” tanya Kenan saat menyadari kalau pagi ini dia belum bertemu dengan anaknya.
“Ada di taman sedang berjemur dengan Papa”
Kenan langsung mencari anaknya, setelah di taman dia melihat Papa Bayu sedang asik mengajak Baby Keyla bercanda. Kenan tersenyum dari kejauhan.
“Key, Daddy mau ke kantor dulu ya cari duit yang banyak” ucap Kenan setelah berdiri di dekat Papa Bayu.
Papa Bayu mendongak dia menatap wajah anaknya.
“Sudah mau berangkat ??” tanya Papa Bayu.
“Iya Pa”
“Ya sudah hati-hati”
Kenan mengangguk dia mencium punggung tangan Papa nya dan mencium pipi sang anak, setelah itu barulah Kenan berangkat ke kantor.. Tapi saat melewati istrinya di dapur Kenan masih aja sempat menoel pipi istrinya hingga membuat Alya gemas.
“Sayang aku berangkat ya, Assalamualaikum” ucap Kenan dengan suara berteriak.
“Walaikumsalam” jawab Alya pelan.
Bik Mina yang menyaksikan semua itu hanya tersenyum, ikut merasa bahagia dengan keharmonisan keluarga Kenan dan juga Alya apalagi semenjak kehadiran Keyla membuat suasana rumah itu sangat ramai.
Tidak berapa lama Papa Bayu masuk dengan menggendong Keyla.
“Nak, ini Key sepertinya lapar” ucap Papa.Bayu
“Iya Pa, mau mandi juga sepertinya, makasih ya Pa udah bantuin Alya menjemur Key”
“Gak usah bilang makasih, Papa senang kok bersama dengan Key, ya sudah kamu mandiin Key dulu Papa juga mau mandi, biar Bibi yang gantiin kamu masak”
“Baik Pa”
Papa Bayu berlalu dari sana, kemudian di susul oleh Alya setelah menitipkan masakan nya kepada Bik Mina, memang untuk makanan nya Alya turun tangan sendiri karena dia ingin memastikan kalau itu sehat di makan untuk ibu menyusui seperti dirinya.
BERSAMBUNG.
__ADS_1
INFO NYA SEPERTINYA CERITA DOKTER ARIF AKAN BUAT NOVEL BARU, SOALNYA BANYAK YANG SETUJU DI PISAH DARI CERITA KENAN.. GAK PAPAKAN ??