Pengantin Kecilku

Pengantin Kecilku
Episode 139


__ADS_3

“Ya ellllaaahhh Ken.. Gitu bener Lo sama sahabat, tenang aja anak Lo akan gue bikin Kek Ratu nantinya” ujar Aska lagi, rupanya dia masih kekeh untuk menjadikan putri Kenan menantunya


“Lo ngotot pingin jadiin anak gue menantu emang bini Lo udah hamil ??” tanya Kenan sambil menatap wajah Aska kesal..


Aska menggaruk kepalanya yang tidak gatal,, kemudian dia menyengir “Hehehe belum sih”


“Gue tonjok juga ni orang” balas Kenan gemas.


Sementara Kenan dan Aska sedang beradu mulut beda hal nya dengan Zaki dan Pras yang asik mengobrol berdua, entahlah apa yang sedang mereka obrolkan, Kenan menjadi penasaran, dia menyuruh Aska melihat ke arah Pras dan juga Zaki menggunakan mulutnya.


“Ngobrolin apaan mereka ?? kayaknya seru” tanya Aska kepada Kenan.


“Mana gue tahu, sana samperin”


“Lo juga lah”


Kenan mengangguk mereka berdua mendekati Zaki dan juga Pras, karena asik mengobrol baik Zaki maupun Pras tak menyadari kalau kedua sahabatnya sudah berdiri di belakangnya.


“Lalu bagaimana malam pertamamu ?? aku kan sudah menceritakan malam pertamaku, sekarang giliran kau yang bercerita” ucap Zaki


Kenan dan juga Aska saling melirik kemudian mereka menyengir ternyata kedua sahabat mereka asik mengobrol tentang malam pertama dasar aneh !!


“Seru lah, Siska bikin aku hilang arah” celetuk Pras tanpa tahu malu.


“Hahahaha !!! aku semakin penasaran bagaimana malam pertama kalian” ucap Zaki lagi.


Pras tersenyum dia kembali membayangkan malam pertamanya bersama Siska, awalnya Pras yang kaku menjadi ahli dalam hal itu sampai-sampai dia bisa membuat Siska kewalahan.


“Ternyata rasanya lebih dari nikmat” kata Pras sambil tersenyum.


Kedua lelaki di belakang mereka menjadi mesem-mesem sendiri. Kemudian Aska berbisik di telinga Kenan.


“Kok gue jadi tegang ya dengar cerita dari mereka” bisik Aska


“Lo mah enak istri Lo bisa di pakek, lah gue gimana ?? masa iya gue harus ngabisin busa sabun lagi di kamar mandi” balas Kenan yang juga berbisik.


Zaki menyadari kalau ada orang di belakang nya, segera dia menoleh dan mendapati kedua sahabatnya sedang berbisik entah apa yang mereka bisikan Zaki pun tak tahu.


“Kalian berdua sejak kapan di sini ??” tanya Zaki waspada, takut-takut Kenan dan Aska mendengar pembicaraan mereka, jika iya itu akan sangat memalukan.

__ADS_1


“Sejak kalian bahas tentang malam pertama” jawab Aska jujur.


“Jadi kalian dengar semuanya ??” sahut Pras yang juga bertanya.


“Iya lah kita berdua kan punya telinga, pasti dengar semua obrolan on faedah kalian, dasar malam pertama aja di umbar, gak tahu malu” balas Kenan meremehkan Pras dan juga Zaki.


“Eleh jujur aja kalau Lo tegang kan dengar cerita kita, kasian dia walau pun tegang tapi gak bisa ngapa-ngapain kan bini nya abis lahiran otomatis Kenan harus libur dulu” balas Zaki meremehkan Kenan .


“Sialan !!” umpat Kenan kesal.


Ketiga sahabatnya mala tertawa terbahak-bahak, menertawakan Kenan yang akan berpuasa selama 40 hari itu juga jika Alya sudah berani memberikan hak Kenan setelah masa nifasnya selesai jika enggak terpaksa Kenan harus berpuasa lagi.


“Lebih baik Lo bikin Alarm di HP biar tahu hari dimana istri Lo selesai nifas” usul Aska kemudian.


“Buat apa, gak ada artinya buat gue, gue akan hapalin setiap hari kapan masa nifas Alya selesai.”


-


-


Hari sudah semakin soreh tak terasa jam sudah menunjukan pukul 03 soreh tapi semuanya belum ingin meninggalkan kediaman Kenan, mereka masih asik bermain bersama Keyla walaupun Kenan sudah memasang wajah judesnya supaya para sahabatnya segera meninggalkan rumahnya.


Namun nyatanya para sahabat Kenan tak ada yang terpikir sampai di situ, mereka terus asik menggoda Keyla yang masih nyenyak dalam tidurnya


“Gue pingin gendong juga dong” ucap Aska


“Emang bisa ??” tanya sang istri. Fina.


“Bisalah Yang, apa sih yang gak bisa aku lakukan, gendong kamu aja aku bisa masa iya gendong bayi kecil gak bisa”


Fina mengangguk dia segera memberikan Baby Keyla kepada suaminya, ternyata bukan lah hal yang muda terlihat Aska sangat susa dalam menggendongnya, hingga akhirnya Aska bisa menemukan posisi nyaman.


“Hai calon mantu, perkenalkan nama Om adalah Om Aska, yang akan jadi mertua kamu kelak” ucap Aska berbicara kepada Baby Keyla.


“Memangnya kalian akan menjodohkan anak-anak kalian ??” tanya Zaki


“Enggak, dia mah ada-ada aja, gue mah oga besanan sama dia” jawab Kenan sambil menunjuk ke arah Aska.


Aska mencebik kesal Kenan selalu menjawab seperti itu, padahal dia begitu menyukai bayi perempuan itu.

__ADS_1


“Kamu ini udah bahas masalah jodoh-jodohan segala, aku hamil aja belum” sahut Fina


Akhirnya Aska menjadi bahan tertawaan, sangat lucu bagi mereka, Aska ngebet ingin menjadikan anak Kenan menantunya padahal istrinya aja belum hamil.


Sedangkan Cela terus memandangi wajah cantik baby Keyla yang ada di gendongan Aska, walau kadang tertutup tapi mata Cela tak pindah dari sana.


Rasanya dia juga sangat ingin mempunyai seorang anak seperti Kenan dan juga Alya, Cela mendekat ke arah suaminya yang sedang duduk di samping Kenan..


“Abang aku mau baby kayak gitu juga” ucap Cela sambil menunjuk ke arah Baby Keyla.


“Sabar dek, butuh proses itu” balas Zaki


“Punya Abang gak jago, soalnya gak jadi-jadi dedeknya”


Perkataan Cela mengundang gelak tawa semuanya, sekarang para sahabat Zaki tahu kalau istrinya masih sangat polos, Kenan menjadi teringat dengan istrinya dulu.


“Makanya Ki yang kuat biar cepat jadi” sahut Aska.


“Iya Ki, masa kala sama punya Kenan” sahut Pras yang juga meledek.


“Pras kau mau ku pecat” ucap Kenan menatap Pras dengan tajam.


Pras kikuk langsung mendengar perkataan Kenan padah itu hanya bercanda. tapi tetap saja Pras takut kalau Kenan benar-benar memecatnya.


“Maaf Tuan” ucap Pras menunduk.


“Hei bodoh jangan takut, Kenan tu hanya bercanda” kata Aska menepuk bahu Pras.


“Iya Pras, Kenan itu hanya bercanda, jika memang dia mau memecatmu aku siap menerima kamu menjadi Asisten ku” sahut Zaki juga..


“Punya bengkel aja minta Asisten” celetuk Kenan meremehkan


Memang dari Aska dan juga Zaki. Kenan lah yang paling kaya, tapi Kenan sangat royal dengan mereka.


“Dek pulang yok ! kita bikin adek biar cepat jadi” ucap Zaki lagi, dia berdiri dan langsung membawa istrinya keluar dari kamar itu.


“Tapi harus langsung jadi ya Bang, kalau enggak nanti Cela cari yang lain”


BERSAMBUNG..

__ADS_1


__ADS_2