
Siang itu Kenan mengajak istri dan anak-anaknya untuk bermain di taman. Suasana yang cerah membuat mereka semua berangkat dengan semangat.
Di dalam perjalanan senyum Kenan terus terpancar. Sesekali dia melirik istrinya yang duduk di sampingnya. Namun terkadang juga dia menoleh kebelakang dimana kedua anaknya sedang duduk sambil sesekali bercanda. Sungguh pemandangan yang sangat indah.
“Dad” panggil si kecil Zio.
“Iya Nak ?? ada apa ??” balas Kenan sambil bertanya. Namun matanya tetap fokus kedepan karena kendaraan semakin banyak memadati jalanan ibu kota. Mungkin karena hari Minggu.
“Nanti di taman ada gajah kan ??” sahut Keyla.
“Tidak sayang. Kan kita mau ketaman bukan mau ke kebun binatang” kata Kenan dengan suara lembut. Sementara Alya hanya tersenyum sambil mendengarkan suami dan anak nya berbicara.
“Yaaaaa” ucap Keyla dan Zio serempak.Ada kekecewaan yang dapat Kenan dengar. Karena memang mereka akan ketaman bukan ke kebun binatang.
“Ya sudah gini aja. Minggu ini kita ketaman dulu. Minggu depan baru kekebun binatang gimana ??”
“Daddy janji ??”
“Iya sayang. Doakan Daddy sehat terus ya !!”
Kedua anaknya serempak mengangguk. Membuat Kenan lagi-lagi tersenyum. Sungguh bahagia rasanya mempunyai istri yang cantik dan kedua anaknya yang soleh dan Soleha.
Mengenai keinginan Alya untuk bertemu dengan Tante Mayang akan Kenan kabulkan.. Kenan berjanji akan membawa istrinya dimana Tante Mayang berada tapi tidak untuk sekarang Karena pekerjaan Kenan sangat banyak di kantor.
Ciiiiit.
Mobil berhenti tepat di parkiran taman. Alya turun baru membantu kedua anaknya. Sementara Kenan langsung kembali mencari tempat untuk parkir mobilnya.
Mereka semua berjalan di sekitar taman. Keyla dan Zio berlari-lari sambil memegang balon yang Alya beli saat bertemu dengan mamang jualan balon. Tawa kedua nya pecah di siang itu.
“Duduk di situ yuk !!” ajak Kenan.
Alya mengangguk. Mereka berdua duduk di kursi sambil terus memperhatikan kedua anaknya yang terus bermain. Tak boleh lengah sedikitpun bisa bahaya. Apalagi dengan suasana ramai seperti ini.
“Kenan. Alya” sebuah suara memanggil mereka. Membuat Kenan menoleh begitupun dengan Alya.
Ada Aska bersama Fina dan juga anaknya Jihan.
“Kalian di sini juga ??” tanya Kenan setelah Aska berada di dekatnya.
“Iya dari tadi malahan. Biasa Jihan ngajakin main terus. Tadi aku hubungin Zaki katanya dia mau nyusul”
“Wah bagus dong. Enak kalau ramai-ramai seperti sekarang. Bentar aku hubungin Pras dulu siapa tau dia mau ikutan”
...********...
Tidak ada yang paling menyenangkan kecuali berkumpul seperti ini. Ada Aska dan juga Fina. Kenan dan Alya serta Zaki dan Chela.. Tinggal Pras dan Siska yang belum hadir karena katanya masih dalam perjalanan.
“Ngapai nih disini ?? panas” ucap Zaki sambil mengipaskan telapak tangan nya karena rasa panas dari sengatan matahari
“Kita cari tempat berteduh tapi nunggu Pras sampai dulu” ucap Kenan
“Sabar napa sih Bang” cibir Cela yang kesal karena suaminya tidak pernah sabaran.
“Iya Sayang ku” balas Zaki karena merasa takut dengan istrinya. Kalau sampai Cela marah tamatlah riwayatnya.
Tidak berapa lama Terlihat Pras dan juga Siska yang berjalan mendekati mereka.
__ADS_1
“Akhirnya sampai juga tuh anak !!” ucap Zaki.
“Maaf telat” ucap Pras tak enak hati karena sudah membuat semua orang menunggu.
“ Iya tidak apa-apa Pras” sahut Aska
“Tunggu bentar ya ada yang mau gabung juga sama kita”
“Siapa ??” tanya Kenan. Zaki dan juga Aska bersamaan.
“Afnan dan Dewi”
“Hah. Dewi ??” pekik Alya dan juga Fina kaget.
“Beneran ada Dewi ?.”
“Iya dimana ??”
Alya dan juga Fina terus bertanya. Karena tak sabar ingin berjumpa dengan sahabat nya itu. Bagaimana keadaan nya sekarang dan kenapa dia menghilang selama ini.
“Itu mereka” tunjuk Siska.
Semuanya menoleh. Menatap sepasang suami istri dan juga seorang anak kecil sedang berjalan ke arah mereka. Alya dan Fina saling pandang karena merasa tak yakin dengan penampilan Dewi yang sekarang. Dengan pakaian busana mulim yang dia kenakan membuatnya semakin cantik.
“Itu beneran Dewi Al ??” tanya Fina seakan tak percaya apa yang dia lihat.
“Gue juga gak terlalu yakin”
Sampai akhirnya Afnan dan Dewi telah berdiri di hadapan mereka. Melihat Alya dan Fina. Segera Dewi berhambur memeluk keduanya. Begitu erat sampai terasa sesak namun Alya dan Fina enggan untuk melepaskan nya..
“Apa kabar kalian berdua ?? sehat aja kan ??” tanya Dewi dengan air mata sudah membendung.
“Iya Wi. Lo kemana aja selama ini ??” ucap Alya yang juga bertanya.
“Gue selama ini di Turki ikut suami”
“Suami ?? jadi Lo udah nikah lagi ??”
“Iya. Ini suami gue namanya Afnan”
Afnan menangkupkan kedua tangannya di dada. Wajar jika dia melakukan itu karena dia adalah seorang Ustadz jadi Alya bisa memaklumi.
“Saya Afnan” ucap nya memperkenalkan.
“Saya Alya”
“Saya Fina”
Begitupun dengan yang lain Dewi pun memperkenalkan suaminya. Dengan Kenan, Zaki, Aska dan juga Cela. Kalau untuk Pras dan juga Siska tidak karena mereka sudah saling kenal.
Para wanita sudah bergabung untuk saling bercerita. Begitupun dengan anak-anak mereka masih bermain. Sementara para lelaki mengawasi dari kejauhan.
“Gue gak nyangka bisa menikah dengan Fina. Banyak perbedaan di antara kami sala satunya adalah umur yang terpaut sangat jauh” ucap Aska menerawang perjodohan nya dengan Fina.
“Tapi sialnya gua sayang banget sama dia” lanjutnya lagi
“Apalagi gue di pertemukan karena keadaan darurat. mana sempat minjam uangnya lagi. Gadis cerewet dan bicaranya cepla-ceplos. Sama kek Lo gue sayang banget sama dia. Apalagi sekarang dia sudah melahirkan keturunan gue. Membuat rasa sayang gue jadi bertambah” sahut Zaki yang juga menerawang pertemuan pertamanya dengan Cela.
__ADS_1
“Dari perjalanan rumah tangga kalian berdua. Hanya gue yang paling banyak kenangan nya. Dari pertama di jodohkan sampai gue jahat banget sama dia. Terus gue juga udah bikin dia menderita karena gue nabrak kedua orang tuanya. Hingga akhirnya gue kehilangan dia selama bertahun-tahun. Dan gak sampai di sana masih banyak lagi perjuangan kita berdua sampai akhirnya di karuniahi Keyla dan juga Zio. Semua itu masih tertata dengan indah di ingatan gue. Sampai akhir hayat gua dia akan selalu jadi prioritas utama gue. Gue sayang banget sama dia melebihi rasa sayang pada diri gue sendiri” ucap Kenan dengan suara tersedat menahan tangis. Entahlah setiap mengingat lika-liku kehidupan nya bersama Alya laki-laki itu selalu tak bisa menahan air matanya.
Aksa dan juga Zaki menepuk bahu Kenan . Mereka berdua jelas tahu bagaimana perjalanan rumah tangga Kenan begitupun dengan Pras. Sementara Afnan hanya diam saja karena memang dia tidak tahu ceritanya.
“Udah jangan ada kesedihan kita kumpul buat Happy” ujar Aska.
“Iya lah. mending kita bahas masalah kawin” sahut Zaki sambil nyengir. Membuat Aska langsung menoyor kepalanya.
Kenan hanya tersenyum. Sembari menyeka sisa-sisa air matanya.
“I LOVE YOU PENGANTIN KECILKU.. ALYA NISA PUTRI. JADILAH ISTRIKU SAMPAI AKHIR HAYATKU” batin Kenan sambil menatap sang istri yang tertawa lepas entah apa yang mereka bahas sampai Alya bisa tertawa begitu membuatnya juga ikut tersenyum.
_
_
_
END.
PASTI BANYAK YANG NANYA GINI
Lah kok End Thor ?? terus gimana sama cerita Rian ??
Kok tamatnya gak bagus Thor ?? gak ada spesialnya gitu ??
atau ada juga yang ngomong gini.
Ya Thor tamat aja udah malas sama jalan ceritanya. terlalu berbelit-belit.
Ok jadi gini ya. sebenarnya novel Kenan dan Alya udah tamat dari dulu . Tapi karena kalian masih banyak yang sayang sama novel ini jadi author tambahin dengan membuka konflik baru yaitu konflik Rian dan Dewi.
Terus jika End nya gak sesuai ekspetasi kalian mohon maaf ya !! tolong di maafkan !! ini author bingung cara jelasin nya. 😁😁😁
Dan untuk cerita Rian akan author rilis kok tapi gak tau kapan. Sama cerita Dewi dan Afnan akan aku rilis juga dari awal dia cerai dari Rian. Pada penasaran kan. Sama aku juga penasaran..
Dan kalian semua harus ingat. Tanggal 01 Agustus cerita Keyla akan di rilis. jadi pantau terus. bulan ini mau fokus ke cerita Arif dan Khanza dulu ok.
Author ucapkan terima kasih karena sudah menemani hari-hari author selama ini. Terima kasih atas dukungan nya dan semua yang telah kalian lakukan. karena tanpa kalian novel ini gak akan seperti ini.
Mohon maaf author belum bisa bikin gave away karena belum ada dana. Rencana nya mau bikin eh mala gaji nya gak bisa cair bulan belakang karena keslahan bank. Insya Allah kalau akhir Juli cair akan author bikin gave away.
__ADS_1
...**ASSALAMUALAIKUM. WR. WB ...
...BYE - BYE SEMUANYA**.. ...