
Di dalam ruangan persalinan Alya terus meringis kesakitan, sekarang sudah pembukaan 8 masih ada 2 pembukaan lagi. Kenan sudah tak sabar bukan karena cepat ingin melihat anaknya tapi karena sudah tak sanggup melihat istrinya begitu.
Dengan sabar Kenan memberi semangat untuk istrinya, mengambilkan minum dan memijiti pinggang Alya.
“Seandai aku bisa menggantikan rasa sakit mu, aku bersedia untuk itu Sayang” batin Kenan merasa iba.
Buliran keringat terus bercucuran di wajah cantik Alya. Bibir yang sudah sedikit pucat dengan air mata yang terus menetes, sungguh nikmat menjadi seorang wanita, saat mengandung harus menahan mual dan muntah dan saat akan melahirkan mereka harus berkorban nyawa.
“Aku pingin BAB. Panggilin dokter !!” ucap Alya menyuruh suaminya memanggil dokter.
“Iya kalau mau BAB ke kamar mandi biar aku bantu, gak usah panggil dokter Yang”
“Cepetan panggilin dokter !! aku udah gak kuat”
Huuuussss..
Kenan menghela nafas kasar, dia beranjak dari duduknya untuk memanggil dokter, ternyata Kenan masih bingung, istrinya ingin BAB mala di suruh manggil dokter.
“Mau BAB saja harus sama dokter. memangnya aku gak bisa bantu apa ??” gerutunya dalam hati.
Di luar ruangan ada Papa Bayu, Rian dan juga Dewi, melihat Kenan keluar Papa Bayu dengan sigap menemui anaknya untuk menanyakan kabar Alya.
“Bagaimana dengan Alya ?? dia baik-baik saja kan di dalam ??” tanya Papa Bayu
“Iya Pa, Alya baik-baik saja tapi katanya dia mau BAB, Kenan mau bantu dia malah suruh panggil dokter, kan aneh”
Rian yang mendengar perkataan Kakaknya langsung mendekat, ternyata Kenan sama sekali belum paham tentang tanda-tanda akan melahirkan.
“Itu anakmu mau keluar Kak, cepetan panggilin dokter !! ” titah Rian kemudian.
“Tapi kan kata Alya dia mau BAB bukan mau mengeluarkan bayi”
“Dasar bodoh !!” umpat Rian kesal.
“Kau mengatakan Kakak mu Bodoh Rian ?? mau di laknat kau” Kenan hendak melayangkan tinju kepada sang adik tapi tiba-tiba teriakan Alya membuat semuanya panik.
__ADS_1
Aaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh
Akhirnya Kenan melupakan apa yang akan dia lakukan kepada Rian, dengan cepat Kenan berlari memanggil dokter supaya cepat menangani istrinya.
Tidak berapa lama Kenan bersama dokter Anin masuk keruangan Alya, disana Alya sudah mengedan dan kedua tangan nya berpengan di sudut ranjang.
“Ayo cepat bantu !!” ucap dokter Anin kepada suster yang ikut dengan nya.
Kenan berdiri di samping istrinya, kedua paha Alya sudah di buka dan memang sudah pembukaan lengkap.
“Bu Alya kalau saya bilang ngeden, ibu ngeden ya !! ingat jangan mengangkat bokong supaya tidak terjadi robekan, tetap rileks dan jangan cemas. Ayo bapak Kenan di semangati istrinya” dokter Anin menjelaskan
Alya hanya membalas dengan anggukan, beruntungnya Alya sudah mempelajari semuanya, Dokter Anin tersenyum saat Alya mengikuti instruksi dari nya.
Saat akan mengeden bukan hanya Alya saja akan tetapi Kenan pun ikut, membuat kedua suster disana menahan tawanya.
“Ayo sayang kamu pasti bisa” ucap Kenan menyemangati istrinya.
Ketiga kalinya mengeden akhirnya terdengarlah suara tangisan kencang seorang bayi, Kenan meneteskan air matanya melihat betapa banyak pengorbanan sang istri untuk melahirkan keturunan nya. Berulang kali Kenan menciumi puncak kepala sang istri.
“Selamat ya Pak, bayinya perempuan sangat cantik seperti ibunya” ucap Dokter Anin.
Kenan tersenyum, dia sudah menjadi Ayah sekarang di lihatnya bayi berjenis kelamin perempuan itu tengah menangis kencang, rasa haru menyelimuti hati Kenan.
Setelah tali pusat di potong, bayi tersebut di letakkan di dada Alya yang sudah di buka bajunya. Alya mendekap anaknya yang sesekali membuka matanya sungguh sangat menggemaskan.
Tak terasa air mata Alya menetes ternyata menjadi seorang ibu bukan lah hal yang muda, Alya kembali mengingat masa-masa kehamilan nya dan saat berjuang melahirkan sang buah hati, rasa sakit itu terbayar sudag saat melihat anaknya lahir dengan selamat dan tanpa kekurangan apapun.
Kenan menatap anaknya, dia cium keningnya tak peduli walau bayi itu masih belum bersih.
1 jam kemudian Bayi tersebut sudah di bersihkan, dan juga sudah di bedong dan Alya juga sudah di pindahkan keruang rawat, ruangan khusus untuk keluarga Abraham.
Papa Bayu terus tersenyum menatap cucu pertamanya, sangat gemuk dan juga cantik, tak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada Alya karena sudah banyak berjuang untuk melahirkan keturunan untuk keluarga Abraham.
“Cantik banget tapi wajahnya kok mirip Kak Kenan gak mirip sama Alya” celetuk Dewi sambil memainkan pipi bayi yang sangat menggemaskan.
__ADS_1
“Nasib ibu memang gini, ngandung 9 bulan melahirkan taruhannya nyawa eh anaknya mala mirip bapaknya, gak adil” sahut Alya kemudian.
Kenan terkekeh, dia mendekat ke arah bok dimana anaknya berada, dia pandangi wajah anaknya dengan sangat lekat benar memang putrinya itu sangat mirip dengan nya.
“Nanti kita bikin lagi, makanya kalau lagi bikin kamu yang hot biar anak kita mirip kamu jangan aku aja yang hot” ucap Kenan tak berperasaan tanpa memikirkan orang di sekitarnya.
Buggghhh
Papa Bayu memukul lengan Kenan sedikit keras mendengar perkataan tak berpaeda dari anaknya.
“Sudah mau mirip siapa saja gak jadi masalah, yang terpenting sekarang Papa punya teman bermain kalau di rumah” Kata Papa Bayu senang.
“Siapa namanya Kak” tanya Rian.
Kenan memandang ke arah Alya, dan Alya membalas dengan senyuman memang kedua nya sudah menyiapkan nama untuk anak mereka, Kenan menyiapkan 2 nama langsung untuk bayi laki-laki dan juga perempuan karena memang mereka berdua tidak ada yang tahu jenis kelamin anak nya.
“Keyla Adzkia putri Abraham” ucap Kenan lantang.
“Keyla ??” sebut Papa Bayu.
“Iya Pa, Keyla adalah gabungan nama Kenan dan Alya bagaimana bagus gak ??”
“Bagus” jawab Papa Bayu, Rian dan juga Dewi serempak.
Sekarang baby Keyla menjadi pusat kebahagiaan bagi semuanya terutam untuk pasangan Kenan dan juga Alya.. Apalagi Papa Bayu yang selalu menempel dengan cucunya.
2 hari di rawat di rumah sakit akhirnya Alya dan juga anaknya sudah di perbolehkan pulang, di rumah sudah menunggu kedua sahabat Kenan Aska dan juga Zaki untuk melihat anak nya Kenan, begitupun dengan Pras dan juga Siska.
“Selamat datang baby Keyla !!!” teriak semuanya dengan penuh kegembiraan, ruangan itu di hias dengan balon warna-warni untuk menyambut kedatangan anggota baru di keluarga Abraham.
Mereka semua tahu nama anak Kenan karena Kenan mengumumkan nya di grup WA, semuanya tampak antusias untuk melihat bayi cantik itu, apalagi para wanita yang berebutan untuk menggendong baby Keyla.
“Ken anak Lo cantik banget, nanti kalau anak gue cowok jodohin ya !! masih bayi aja anak Lo udah bisa memikat pandangan para cowok apalagi kalau udah besar” ucap Aska
“Ogah gue besanan sama Lo” balas Kenan kemudian.
__ADS_1
BERSAMBUNG