Pengantin Kecilku

Pengantin Kecilku
Episode 149


__ADS_3

Malam itu Rian dan Dewi kembali melakukan hubungan suami istri, setelah sekian lama akhirnya Dewi kembali mendapatkan belaian suaminya.


Suara desahan menemani malam mereka, Rian begitu lembut dalam melakukan nya apalagi kata Sayang selalu keluar dari bibir Rian membuat Dewi tersenyum senang.


Dewi dan Rian tidur dengan berpelukan, sangat romantis bahkan mereka tidur dengan nyenyak sampai pagi menjelang.


...******...


Pagi ini Kenan dan Alya serta baby Keyla akan berkunjung kerumah Dewi, anak mereka sudah sangat menggemaskan, dan juga sudah mulai tertawa itu yang membuat Kenan selalu gemas dengan putrinya.


“Sayang kamu jagain Key dulu aku mandi bentar” titah Alya setelah memakai kan pakaian kepada anaknya.


“Ok Sayang" jawab Kenan semangat.


Alya masuk kedalam kamar mandi sementara Kenan langsung menggendong putrinya untuk turun kebawah, di ruang keluarga ada Papa Bayu yang sedang menonton acara gosip.


“Lihat lah nak, kakekmu suka sekali nonton acara gosip, seperti emak-emak saja" ledek Kenan sambil duduk di sofa.


Papa Bayu menatap anaknya kemudian dia tersenyum setelah melihat Keyla.


“Eh cucu kakek sini Nak sama kakek"


“Keyla gak pakai popok Pa, nanti dia pipis”


“Biar aja”


Akhirnya Kenan memberikan anaknya, karena Papa Bayu sangat ingin menggendong Keyla.


“Kalian jadi mau kerumah Rian ??” tanya Papa Bayu.


“Iya Pa,nunggu Alya habis mandi”


“Titip salam Papa sama mereka, sering berkunjung kemari”


.


“Hmmmmm”


Papa Bayu kembali bercanda dengan cucunya, Keyla sangat menggemaskan baginya, kehadiran Keyla membuat Papa Bayu sering di rumah berbeda dengan dulu.


Tidak lama Alya turun dengan membawa tas kecil untuk keperluan Keyla, sepertinya dia sudah siap untuk berangkat kerumah Rian dan Dewi..


“Sudah siap Yang ??” tanya Kenan.


“Sudah”


“Ayo berangkat ”


Alya mengangguk, melihat anak dan menantunya sudah mau berangkat Papa Bayu langsung menyerahkan Keyla tak lupa Papa Bayu mencium pipi Keyla dengan bertubi-tubi,Kenan dan Alya hanya tersenyum..


Alya langsung menggendong putrinya setelah diserahkan oleh Papa Bayu, setelah itu Kenan dan Alya langsung berangkat menuju rumah Rian.


Di dalam perjalanan Ponsel Kenan berbunyi, Alya langsung mengangkatnya karena suaminya sedang mengemudi.

__ADS_1


“Siapa Yang ??” tanya Kenan.


“Dari Zaki" jawab Alya sambil menjawab panggilan dari Zaki.


“Halo Ken, Lo lagi dimana ??” Tanya Zaki di seberang sana.


“Ini Alya, ada apa ya Ki ?? kita lagi di jalan mau kerumah Rian”


“Oh, enggak Al aku sama Cela mau kerumah kalian, soalnya Cela ngebet mau mainan sama Keyla”


“Ya sudah kerumah Rian aja, kumpul bareng di situ”


“*Boleh deh”


Tuuuttt*


Panggilan terputus Alya kembali meletakkan ponsel Kenan.


“Ada apa Yang ?? Zaki kenapa ??” tanya Kenan.


“Katanya Cela mau mainan sama Key, ya sudah aku suruh datang kerumah Rian aja sekalian kumpul bareng”


Kenan mengangguk, walau di hatinya sedikit gak suka kalau sahabatnya datang karena Keyla akan sulit tertidur karena akan terganggu oleh kejahilan mereka.


Tidak berapa lama Kenan dan Alya sudah sampai dirumah Rian, Dewi yang sudah di kabari oleh Alya kalau mereka akan datang langsung menyambut mereka, begitupun dengan Rian.


“Halo ponakan Tante, ya ampun tambah cantik aja kamu nak” ucap Dewi sambil menoel pipi Keyla yang tembem.


“Makasih Tante Wi" ucap Alya menirukan suara anak kecil.


“Oh ya, Zaki sama Cela juga mau kesini, tidak apa-apa kan ??” ucap Alya sambil bertanya.


“Iya tidak apa-apa Kak, enak juga rame-rame disini" jawab Rian.


“Bagaimana keadaan Papa Al ??” tanya Dewi.


“Papa baik-baik saja, tadi dia titip salam buat kalian katanya sering berkunjung kesana”


“Iya Al, nanti kalau Mas Rian ada cuti kita kesana sekalian nginep”


Tin


Tin


Tin


Suara klakson mobil terdengar, dan Kenan yakin kalau itu mobil Zaki, dan benar saja suara cempreng Cela langsung terdengar.


“Assalamualaikum” ucap Zaki dan Cela bersamaan.


.


“Walaikumsalam” jawab Kenan dan yang lain nya serempak.

__ADS_1


Zaki dan Cela langsung menuju ruang keluarga dimana yang lainnya sedang berkumpul, Cela langsung duduk di dekat Alya supaya bisa bermain dengan Keyla membuat Rian harus bergeser duduknya.


“Kak Aska mana ??” tanya Rian kepada Zaki.


“Gak tau paling di rumahnya, kan bini nya lagi hamil makanya dia stand bye di rumah” jawab Zaki.


“Oh” balas Rian singkat.


Mendengar kehamilan Fina membuat Dewi menunduk sedih, jika saja dia tak keguguran mungkin dia dan Fina akan sama-sama menjadi seorang ibu seperti Alya.


“Lo ngapain kesini Ki ??” tanya Kenan.


“Ya Elllah, Ken ya gue kangen lah sama Lo, emang Lo gak kangen sama gue”


“Iiiss najis gue kangen sama Lo”


“Hahahahaha” Zaki tertawa terbahak-bahak.


Sementara Cela sudah menggendong Keyla, dengan sangat bahagia dia mencium bayi itu, Cela tertawa bahagia karena bisa bermain dengan Keyla.


“Abang kok kita gak dapet-dapet yang begini” tanya Cela membuat Zaki langsung memaling kan wajahnya jika sang istri sudah membahas masalah itu, karena pasti dia akan sangat malu.


“Paling punya suami kamu gak jago bikin nya” balas Kenan dan langsung di tatap oleh Zaki dengan tajam.


“Oh jadi gitu” Cela mengangguk seakan percaya akan ucapan Kenan.


“Eh siapa bilang punya Abang gak jago, buktinya kamu kalah terus dari Abang, selalu minta udahan” sahut Zaki yang tak terima akan ucapan Kenan.


“Tapi buktinya aku gak hamil-hamil”


“Cela hamil itu kan anugerah dari Allah mungkin saat ini kamu belum di beri kepercayaan, nanti kalau sudah waktunya kamu pasti akan hamil kok, jadi kamu sabar ya !!” ucap Alya yang menenangkan Cela.


“Tapi aku udah pingin banget punya anak Kak, lihat suamiku udah tua” jawab Cela.


“Lah hubungan nya sama aku udah tua apa Dek ??”tanya Zaki heran


“Takutnya nanti Abang gak kuat bikin nya karena udah berumur” jawab Cela enteng.


Hahahahahahahaha.


Tawa Rian dan Kenan langsung meledak seketika mendengar ucapan polos Cela, sementara Dewi dan Alya hanya geleng-geleng dan tersenyum lucu.


Memang sangat lucu karena usia Zaki yang hampir 35 tahun sementara Cela masih 18 tahun, jauh banget perbedaannya.


“Kamu tenang saja Abang akan selalu kuat buat bikin kamu buncit” ucap Zaki dengan sedikit kesal.


“Iya harus lah Bang, nanti aku siapin obat sakit pinggang deh buat Abang”


“Obat sakit pinggang buat apa dek ??”


“Iya buat obat Abang lah, kan pasti capek begituan terus”


“Astagaa” Zaki menepuk jidat nya sendiri, istrinya selalu ada yang buat dirinya menjadi bahan tertawaan orang-orang.

__ADS_1


“Sekalian aja obat kuat ya Cela" kata Kenan mengingatkan.


BERSAMBUNG......


__ADS_2