Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
TCSPT PART 29


__ADS_3

JANGAN LUPA VOTE YA GUYS, INI HARI SENIN


Beberapa hari berlalu Reymond menyuruh dua bodyguard untuk mengawal kemanapun kakak iparnya itu pergi. Kiara yang merasa bosan, memutuskan jalan jalan pada pagi ini dan tentunya di kawal bodyguard. Tanpa sengaja kaki Kiara hendak tergelincir namun seseorang menahannya. Kiara mendongak, matanya melotot melihat Rama yang telah menolongnya. Dia segera mendorong tubuh mantannya itu, Ramapun tak kalah terkejutnya melihat wanita yang masih memenuhi hatinya hingga sekarang. Pria itu memperhatikan penampilan Kiara lalu turun ke perutnya yang membesar. "Kiara, a-apa kamu sedang hamil!


"Iya aku tengah hamil lima bulan. "


Deg dada Rama langsung merasa sesak mendengar pernyataan Kiara. Para bodyguard hendak menyeret Rama namun Kiara melarangnya, jadilah mereka duduk bersebelahan di bangku taman.


Rama menatap lekat wanita di setelahnya itu dengan pandangan sayu, jelas pria itu begitu merindukan Kiara. "Kemana saja kamu Ki, aku mencarimu ke mana mana tapi tak ketemu, dan sekarang sekalinya ketemu kamu dalam keadaan hamil. Siapa yang membuatmu hamil Kiara, jelaskan!


"Tentu saja suamiku Dominic, Rama. Aku dan mas Dom sudah menikah. "


"Apaa? "


Hati Rama seketika hancur, wanita yang dicintainya telah di miliki pria lain. Kiara menghela nafas panjang, dia merasa kasihan pada Rama namun tak bisa berbuat apa apa.


"Rama, dengar kisah kita telah usai. Lupakan aku dan carilah gadis yang lebih baik dariku!


"Tidak Ki, aku tak bisa. Hanya kamu yang aku cintai hingga sekarang, apa kamu lupa kenangan kenangan yang telah kita lewati bersama. " ucapnya sendu.


"Maafkan aku Rama, aku harap kamu


mengerti. " Kiara langsung bangkit, pergi dari sana meninggalkan Rama sendirian. Kiara tidak ingin mengingat lagi kenangan itu, karena dirinya sudah memiliki suami dan sebentar lagi baby twins akan lahir. Rama langsung berlari mengejar Kiara, mencekal tangan wanita itu.


"Rama, lepaskan tanganku!


"Apakah cintamu padaku sudah lenyap Ki, hingga kamu begitu mudah berpaling dariku. "


"Maafkan aku Rama, aku telah mencintai pria yang menjadi suamiku dan aku mohon lupakan aku. " Rama langsung melepaskan cekalan tangannya, Kiara langsung pergi begitu saja di susul para bodyguard. Salah satu dari bodyguard menghubungi Dominic, mengabarkan keadaan Nyonya mereka itu.


Kiara menghentikan langkahnya, matanya berkaca kaca melihat suaminya berdiri tak jauh darinya. Dengan langkah lebar Dominic bergegas menghampiri istrinya itu, pria itu langsung memeluknya. "Sayang, aku merindukan kamu. "


"Maafkan aku sweety!


Kiara menangis dalam dekapan sang suami, wanita itu mencium aroma mint kesukaannya, yang menguar dari tubuh Dominic. Dominic melepaskan pelukannya, berlutut dan menciumi perut sang istri, menyapa kedua buah hatinya.

__ADS_1


.


"Daddy merindukan kalian twins. "


Pria itu tersenyum sumringah, suara tendangan dari dalam menandakan kedua baby sangat merindukan dominic. Kiara ikut tersenyum haru, mengusap usap kepala sang suami dengan lembut. Dominic kembali berdiri, menatap penuh cinta wanitanya yang sangat dia rindukan. Dominic mendekatkan wajahnya, dua benda kenyal itu saling menempel, saling berpagutan dan bertukar saliva, menyampaikan rasa rindu yang bersarang di hati keduanya.


Kiara membelai dada bidang suaminya, lalu memeluk pinggang Dominic. Setelah ciuman mereka berakhir, Dominic menuntun istrinya lalu membantunya masuk ke mobil. Dari kejauhan Rama melihat apa yang dilakukan Kiara dan Dominic, dia tersenyum getir melihat wanitanya bersama pria lain.


"Ternyata memang benar jika posisiku di hatimu, di gantikan oleh suamimu itu Kiara. " batin Rama lirih.


##


Kiara tersenyum hangat, memperhatikan tangannya yang di genggam erat oleh suaminya. Dominic menoleh, menatap lekat wanitanya penuh cinta. "Sayang, kamu boleh tampar aku atau pukul aku, asalkan jangan pergi dari sisiku. "


"Mas Dom, kenapa kamu jadi cengeng begini. Aku sudah maafin kamu kok mas, lagian kamu sudah nemuin aku bukan. " goda Kiara dengan senyuman menggodanya.


"Kamu kok enggak cukur sih mas lebat banget nih. " serunya menyentuh rahang sang suami yang dipenuhi bulu.


"Aku kepikiran kamu sayang, aku ketakutan setelah membaca surat kamu waktu itu, hingga aku tidak peduli dengan penampilanku. Aku menyesal, membuat kamu sakit hati akan sikapku yang benar benar keterlaluan


Dominic meraih tangan sang istri, lalu menciuminya berkali kali. Pria itu mengajak sang istri pergi ke hotel, sampai di sana keduanya masuk ke dalam kamar presidential suit room. Dominic langsung meloloskan pakaian sang istri begitu juga dengan dirinya, kemudian membopongnya dan merebahkan di atas kasur.


"Aahm. " desah Kiara kala sang suami melakukan penyatuan. Dominic bergerak dengan lembut namun seduktif, tidak ingin baby twins terguncang karena gerakannya. Kiara mengalungkan tangannya ke leher suaminya, terus mendesah menyebut nama suaminya membuat gairah Dominic semakin membuncah.


Sesekali Kiara mengusap peluh di wajah suaminya, terlihat sangat tampan dan seksi jika suaminya tengah berkeringat. Dominic terus bergerak lembut hingga ronde yang ketiga, memakan waktu dua jam lebih.


Hah hah hah


Kiara menarik selimut menutupi tubuhnya, tangan Dominic mengusap perut sang istri dengan lembut. Wanita hamil itu bersandar di dada suaminya, mengatur nafasnya yang tersengal setelah kegiatan intim mereka barusan. "Mas tenaga kamu enggak ada habisnya ya, bisa bisanya kamu begitu bergairah padaku. "


"Iya sayang habisnya kamu candu, semenjak kamu pergi, aku seperti orang gila sayang. Apalagi hasratku selalu aku salurkan dengan air dingin. " ujar Dominic dengan nada lembutnya.


"Maafkan aku yang kekanakan ya, sedikit sedikit kabur dari kamu! Dominic menggeleng, tangannya membelai pipi sang istri kemudian mengecup singkat bibirnya.


"Em mas, tadi kebetulan aku bertemu dengan Rama. " ucap Kiara dengan hati hati. Wanita itu memperhatikan ekspresi suaminya, Dominic menepiskan senyumnya dan menjawil hidung sang istri.

__ADS_1


"Aku tahu!


"Bodyguard sudah memberitahuku sayang, lagian aku enggak marah sama kamu sweety. " Dominic kembali mengecup kening wanitanya, Kiara tampak menghembuskan nafas lega. Lagian dia tidak ingin ada rahasia di antara dirinya dengan Dominic.


"Mas Dom, kita pergi cek kandungan ya. Aku ingin segera mengetahui jenis kelamin baby twin. Aku tidak mau terus terbayang ucapan paman Eden yang menganggu rumah tangga kita berdua. "


"Baiklah sayang ayo bersiap. " Dominic menyambar ponselnya, memghubungi Revan untuk membelikan dua set pakaian untuk dirinya dan sang istri. Setelah itu menyibak selimut, membawa tubuh Kiara ke kamar mandi.


Skip


Pasangan suami istri itu meninggalkan hotel, pergi ke rumah sakit untuk cek kandungan. Sampai di sana keduanya bergegas menemui dokter, Dominic membantu istrinya berbaring. Dokter Raisa, mulai membuka dress Kiara, lalu menggunakan alat usg. "Lihat dalam monitor, bayi kalian sangat aktif dan sangat sehat. "


Kiara dan Dominic tersenyum lebar melihat perkembangan bayi mereka melalui layar monitor. "Bagaimana dengan jenis kelaminnya dokter? "


"Coba kita lihat dulu!


"Selamat bayi kalian berjenis kelamin kembar laki laki. " ucap Dokter Raisa dengan senyuman di bibirnya. Dominic tersenyum lebar mendengarnya, dia mengucapkan terimakasih pada sang istri sambil sesekali memciumnya. Dokter segera mengoleskan gel di perut Kiara, setelah selesai Kiara bangun di bantu suaminya.


"Ini hasil USGnya, aku doakan semoga lancar sampai saat melahirkan nanti!


"Terimakasih dokter. " Dominic mengambil hasil usg istrinya, lalu menuntun sang istri ke luar dari ruangan dokter. Sampai di parkiran, Dominic menciumi sang istri, mengabaikan tatapan orang orang padanya. Kiara juga merasakan hal yang sama, sangat bahagia mendengar baby twins berjenis kelamin laki laki.


"Terimakasih sayang, kamu memberiku baby twins boy padaku, Aku janji akan selalu membahagiakanmu dan twins. "


"Sama sama mas, aku juga enggak nyangka jika sebentar lagi kita akan memiliki dua jagoan kecil, pasti dia akan sangat tampan seperti daddynya. "


"Tentu saja iya, soalnya saat kita make love, Aku yang bekerja keras sayang. " ledek Dominic. Rona merahe menyembul di kedua pipi Kiara, wanita hamil itu mencubit pinggang sang suami.


"Suami mesum. "


"Haha kamu malu ya. " Dominic terkekeh, membantu istrinya masuk ke mobil, lalu tancap gas dan meninggalkan pelataran rumah sakit.


bersambung


Ada yang bisa ngasih ide nama baby twins boy?????

__ADS_1


__ADS_2