Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 26


__ADS_3

Malam ini merupakan malam yang berwarna dan ramai karena ada adu mulut antara Abraham dan Aldrich yang tiada henti yang membuat Clarissa tertawa sekaligus jengkel.selesai makan malam Aldrich berniat ingin pamit pada Clarissa dan keluarganya.


"Rissa, om dan tante aku pamit pulang dulu hari sudah larut malam," ucap Aldrich


"Baiklah hati hati sayang," tegur Clarissa


"Apakah kmu enggak menginap saja," usul mommy


"tidak tante hehe," tolak Aldrich


Aldrich menghampiri calon kakak ipar nya dan berpamitan padanya lalu dia berbalik dan berjalan keluar dari mansion.Dia pun masuk ke mobilnya dan melajukan mobilnya menuju ke mansion nya.Sampai di mansion dia berjalan masuk dan melangkah ke kamarnya menaiki tangga.Cklek Aldrich membuka pintu kamarnya dan dia membanting tubuhnya di atas kasur.


"jadi kangen mommy dan daddy," gumam Aldrich terkekeh


lalu dia memejamkan mata dan tertidur.sementara Clarissa berbaring di ranjang dan menarik selimut menutupi tubuhnya lalu memejamkan kedua matanya ke alam mimpi.


Esok harinya alarm nya membuat Clarissa terusik dari tidur nyenyak nya dan dia melirik alarm menunjukkan jam 6 pagi.dia merentangkan kedua tangannya dan lalu dia bangkit dari ranjang menuju ke kamar mandi.


cklek pintu kamar mandi terbuka dan dia mengambil pakaian kerja nya di lemari lalu memakainya.selesai ber dandan dia turun ke bawah untuk sarapan bersama.


"Pagi semuanya," sapa clarissa dengan semangat


"Pagi sayang,"ucap Mommy membalas sapaan putrinya


Clarissa melirik sang kakak dan menyapanya setelah itu mereka sarapan tanpa ada obrolan kecil sampai selesai.


Clarissa dan Abraham berpamitan pada ke dua orang tuanya.

__ADS_1


Abraham berangkat duluan sementara Clarissa menyetir mobilnya dengan pelan dan tiba tiba brak dia tidak sengaja menabrak mobil di depannya.


"sial banget sih pagi ini," umpat Clarissa


lalu seorang wanita mengetuk pintu mobilnya dan Clarissa pun keluar dari mobilnya dan menatap wanita itu dengan raut dingin dan datar.dia memperhatikan wanita itu dari atas sampai bawah lalu dia tersenyum sinis.


"Heh kamu punya mata apa enggak," ucap wanita itu


"Harusnya aku yang marah sama kamu berhenti kok ditengah jalan memangnya kamu sudah bosan hidup heh," ujar Clarissa datar


"hmmm atau kamu disini ingin menggoda para pria dengan cara menjual tubuhmu pada pria tampan dan kaya," ejek Clarissa tersenyum sinis sambil menilai penampilan Wanita di depannya


wanita itu emosi mendengar hinaan dari Clarissa dia mencoba menampar pipi Clarissa tapi tangannya dipegang oleh Clarissa.


"Jangan coba sentuh wajahku dengan tangan kotormu wanita j*****," ucap Clarissa menatap tajam wanita itu


Setelah itu Clarissa masuk ke dalam mobilnya yang sedikit lecet dan meninggalkan wanita itu yang menyumpah serapah i nya.wanita itu adalah Reva, mantan kekasih Aldrich.


Di dalam mobil Clarissa mengumpati Wanita itu dengan segala cacian nya.lalu dia fokus menyetir agar segera sampai di kantor,setibanya di kantor dia keluar dari mobilnya dengan raut wajah kesal.dia berjalan masuk dan disambut para karyawannya seperti biasa.Kania mengerutkan keningnya melihat nona nya yang sepertinya moodnya sedang jelek lalu dia menghampirinya.


"Nona kamu kenapa sepertinya lagi kesal,"tanya Kania


"Tadi aku enggak sengaja nabrak mobilnya wanita gila," celetuk Clarisaa


"Wanita gila?" tanya kania bingung


"Sudahlah malas aku bahas wanita gila itu," balas Clarissa lalu berjalan menuju ke ruangannya

__ADS_1


Kania mengedikan bahunya dan melanjutkan pekerjaannya.sementara di ruangannya Clarissa merasa bad mood dan malas mengerjakan laporannya.


Di kantornya Aldrich sedang fokus pada laptopnya dan meneliti berkas laporan.tiba tiba pintu ruangan terbuka dan Reva berjalan menghampirinya,dia memakai pakaian yang bagian dadanya rendah hingga lekuk tubuhnya terlihat.


"Untuk apa kamu kesini heh masih punya muka kamu kesini," sindir Aldrich datar dan menatapnya tajam


Reva mengabaikan sindiran Aldrich, dia menghampiri aldrich dan mencoba menggoda nya lagi.Aldrich tidak tertarik dan tidak berminat pada tubuh Reva karena yang di pikiran nya sekarang adalah tubuh kekasihnya Clarissa.


"Jangan kamu fikir dengan penampilanmu ini aku akan tergoda olehmu wanita j******** ," cemooh Aldrich dengan nada dinginnya


lalu dia mendorong Reva dengan keras dan Reva tersungkur ke bawah dan merintis kesakitan.Reva merasa terhina dan emosi mendengar penolakan Aldrich lalu dia berdiri.


"Ku mohon kembalilah padaku sayang," ujar Reva tidak tahu malu


"Cih dasar menjijikan," ujar Aldrich


"Keluar dari ruangan ku atau aku akan melemparmu dari sini dengan kekerasan," ancam Aldrich penuh emosi


Reva tetap diam di tempat dan Aldrih merasa geram lalu menyeret Reva dan melemparnya keluar dari ruangannya.brak.. Aldrich menutup pintunya dengan kasar dan keras


Sementara Reva merasa emosi dan marah dengan tindakan Aldrich padanya.


"Aku akan terus mengejar mu dan membuatmu memohon padaku," ujar Reva dengan emosi menggebu lalu berjalan meninggalkan ruangan Aldrich


TBC


JANGAN LUPA LIKE , VOTE DAN KOMEN

__ADS_1


BTW PACAR VS MANTAN


DITUNGGU BAKU HANTAMNYA ATAU JAMBAK JAMBAKNNYA 😂😂😂😂😈😈


__ADS_2