Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 21


__ADS_3

"Kenapa sih pikirannya mesum mulu,"tanya heran sambil tersenyum malu


"Dasar Aldrich gumamnya tertawa kecil


lalu dia keluar dari kamarnya dan menuruni tangga menuju ruang tamu.dia menghampiri mommy dan daddy nya


"Mom, Dad kak Abra mana,"ujar Clarissa mencari sang kakak yang belum nongol


"Belum pulang dari kantor ,kayaknya sebentar lagi pulang,"ucap Mommy


Beberapa menit berlalu Abraham memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk ke mansion dengan wajah lelahnya.Clarissa yang melihat kakaknya pulang segera berlari dan memeluknya


"Kak Abra,"panggil Clarissa sambil


memeluk kakaknya


"Lho kamu sudah pulang adikku yang manja,"balas Kak Abra sambil mencubit hidung adiknya


"Oh ya kamu pulang sama siapa Rissa,"tanya Abra


"Sama Aldrich kak,"balasnya menyengir


"Apa, kamu enggak di apa apain kan sama dia,"tanya Abra dengan hebohnya


Clarissa memutar bola matanya malas melihat sikap overprotektif kakaknya pada dirinya.

__ADS_1


"Tidak kok kak,"sahut Claris sambil tersenyum


Abraham bernafas dengan lega mendengar jawaban dari adiknya.lalu dia memeluk adiknya itu erat karena sangat merindukan nya.


"Baiklah kakak ke kamar dulu ris,"pamitnya pada Clarissa


"Iya,"jawabnya singkat lalu melepaskan pelukannya pada sang kakak


Mommy dan daddy tersenyum bahagia melihat putra dan putrinya saling menyayangi.Clarissa duduk disebelah mommy nya dan bermanja sama mommy nya. Daddy hanya menggelengkan kepala melihat putrinya yang manja.


Sementara Di mansion Aldrich senyum senyum sendiri dan frustrasi setelah membalas kejahilan kekasihnya.Gara gara itu dia pun masuk ke kamar mandi mendinginkan sesuatunya yang berdiri dengan air dingin.


"Sial, bikin horny sendiri,"umpat Aldrich yang keluar dari kamar mandi


"Hemm sepertinya besok aku akan ke rumah Clarissa,"gumamnya


"Halo mom,"sapa Aldrich


"Gimana sayang kamu sudah berhasil menaklukkan calon menantu mommy,"tanya Mommy Nathalie tanpa basa basi


"Sudah mom dan kami sudah resmi jadi sepasang kekasih,"balas Aldrich


"Mommy kenapa enggak tanyain keadaanku malah tanya hubunganku dengan Clarissa,"gerutu Aldrich


"Dasar bayi tua manja yang ngambek kan dan cemburu sama calon mantu mommy,"ejeknya pada sang putra sambil tertawa

__ADS_1


Aldrich hanya mendengus mendengar ejekan dari mommy nya yang membuatnya kesal.


"Oh ayolah mom jangan mengejekku terus,"rajuk Aldrich yang kesal dengan mommy nya


Mommy Nathalie hanya tertawa terbahak bahak melihat putranya yang merajuk itu.lalu dia mendapatkan ide untuk mengerjai putranya dan membuatnya semakin kesal.


"Siapa suruh kamu bikin mommy penasaran dengan kekasihmu,"batin mommy tertawa jahat


"Mommy kan dari dulu ingin punya anak perempuan sayang eh malah keluarnya kamu,"gurau mommy sambil terkikik geli melihat raut wajah putranya yang masam


wajah Aldrich menjadi masam mendengar ucapan mommy nya yang tidak berhenti menggodanya.Aldrich mendengus dan hanya menghela nafas kasar lalu menatap mommy nya di hape.


"Mommy berhenti menggodaku kalau tidak aku tidak akan mengenalkan mommy pada calon menantumu,"ujar Aldrixh tersenyum menyeringai


Mommy pun terdiam dan mendengus mendengar ancaman putranya itu.putranya memang pintar seperti Daddy nya dan Aldrich tersenyum penuh kemenangan melihat mommya diam.


"Oke oke mommy diam,"ucap Mommy pasrah


"Oh ya mom aku besok mau kerumah Clarissa,"ujar Aldrich


"Benarkah dan segera lamar dia oke nak dan see you sayang ,"Sahut mommy tersenyum lebar


"Ok mom,see you," balas Aldrich mematikan sambungannya


Aldrich tersenyum dan merebahkan dirinya di kasur sambil membayangkan wajah kekasihnya itu.

__ADS_1


Sementara Clarissa beranjak dari duduknya setelah berkumpul bersama keluarganya diruang tamu.tak terasa mereka ke asyikkan mengobrol hingga malam dan dia menaiki tangga menuju kamarnya.


TbC


__ADS_2