Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
5.Posesifnya Sang Ceo - 5 ( REVISI )


__ADS_3

Happy Reading!!


Sore hari di mansion, orang tua dan kakak nya sudah menunggu diruang tamu.mereka mengobrol dan menunggu putrinya pulang.


"Sore Mommy, Daddy. " sapa Clarissa pada anggota keluarganya.


"Sore sayang dan kenapa kamu terlihat marah begitu ada apa nak? " tanya mommy


"Iya mom,tadi aku ketemu orang gila disupermarket. " ucapnya asal sambil emosi mengingat pertemuannya dengan Aldrich.


"Orang gila," jawab Daddy dan Abraham bareng dan saling menatap satu sama lain dengan tatapan bingung nya


lalu mereka bertiga saling satu sama lain saling berpandangan.setelah itu menatap Clarissa meminta penjelasan.Clarissa menghela nafas sebelum menjelaskannya pada keluarganya.


"Ada cowok ngikutin aku terus cuma buat ngajak kenalan ," sungut Clarissa sambil berapi api menjelaskannya.


Mommy,Daddy dan kak Abraham pun mengerti dengan penjelasan Clarissa.mereka pun hanya menggelengkan kepalanya melihat Clarissa yang sepertinya membenci pria itu.


"Oh ya Ris, besok kamu wakilin kakak ya bertemu dengan direktur Keano Group jam 01.00 siang direstauran, " ucap Abraham menatap serius Clarissa


"Kok aku sih kak aku kan disana cuma karyawan kenapa enggak si Rina itu," ucap Clarissa protes atas ucapan kakaknya


"Yang kakak suruh kamu Rissa, pokoknya kamu harus mau dan besok aku umumin di kantor kalo kamu jadi wakilku, " ucap tegas sang kakak

__ADS_1


Clarissa hanya pasrah dan menganggukkan kepalanya atas perkataan sang kakak yang tegas dan tak terbantahkan itu.lalu Abraham meninggalkan mereka menuju kamarnya di lantai atas. Clarissa menghela nafas kasar dan menatap mommy dan daddy-nya yang mengkode harus menuruti kakakmu.


"Mom,Dad aku ke kamar dulu. " pamit Clarissa


"Iya nak istirahatlah. " ucap mommy tersenyum tipis kearah puterinya.


lalu Clarissa berjalan meninggalkan ruang tamu menaiki tangga menuju kamarnya yang bersebelahan dengan kamar sang kakak.


Cklek pintu kamar dibuka lalu dia merebahkan tubuhnya sebentar diranjang, setelah itu bangkit dan menuju ke kamar mandi.


Setelah mandi dan berganti pakaian dia merebahkan dirinya di ranjang empuknya sambil meredakan emosinya.


"Sial banget aku ketemu pria itu," gerutunya sambil memijit pelipisnya yang pusing sambil memandangi langit langit kamarnya


Di Mansion Aldrich.


Dia keluar dari mobilnya dan berjalan masuk kemansion.Disana para pelayan berjajar menyambut kepulangan Aldrich setelah itu membungkukan badannya pertanda rasa hormatnya pada sang majikan.


"Selamat sore tuan," sapa mereka


"Hmm. " jawabnya datar lalu melangkah melewati para pelayan


Dia berjalan menaiki tangga menuju kamarnya dan lalu masuk.di dalam kamar dia melepas jasnya juga kemejanya menampilkan tubuh kekarnya yang berotot.

__ADS_1


Setelah itu dia melakukan ritual mandi membersihkan tubuhnya yang lengket akibat aktivitas hari ini.setelah mandi dia berganti pakaian santai,dia mengambil ponselnya yang berada dinakas lalu menghubungi nomer Clarissa.


"Selamat sore sayang," tulis Aldrich dalam pesan di hapenya sambil senyum senyum sendiri


drrt..drttrt ponsel Clarissa berbunyi membuat perhatian Clarissa teralihkan. kemudian dia membuka pesan dan membacanya.Clarissa mengernyitkan dahinya karena mendapat pesan dari nomor yang tidak terkenal.


"Siapa ya ?" balas nya


"Ini aku sayang Aldrich, pria yang mengikutimu di Super market," jawab Aldrich


Clarissa melotot dan merasa moodnya berubah setelah membaca pesan dari Aldrich.


"Dari mana kamu dapet no ku pria gila. " tanya Clarissa ketus


"Bagiku mendapatkan informasi tentangmu dalam sekejap mudah didapatkan apalagi aku mendapatkan hatimu pun juga bisa. " ucapnya menggoda


lalu Clarissa mematikan hapenya karena merasa kesal sekaligus jengkel terhapa kelakuan Aldrich.sementara Aldrich hanya terkekeh membayangkan Clarissa yang kini sepertinya jengkel terhadapnya


"Menggodamu sungguh menyenangkan sayang. " ucapnya tersenyum lebar.


"Huh aku sudah tak sabar meluluhkan hatimu dan menjadikanmu nyonya Aldrich serta ibu dari anak anakku kelak. " pikirnya.


Aldrich tengah senyum senyum sendiri seperti orang gila membayangkan wajah cantik gadisnya yang membuatnya tergila gila dan kini semakin terjatuh pada pesona Clarissa yang tak bisa membuatnya berpaling.

__ADS_1


TBC


__ADS_2