
Mereka pun sampai di rumah sakit. Aldrich keluar dari mobil lalu membuka pintu untuk istri nya.mereka berjalan bersama memasuki rumah sakit.mereka berjalan menuju ruangan dokter.setelah menemukan ruangan dokter mereka masuk kedalam.
"Dokter kami kesini mau check up kandungan," ucap Clarissa
"Mari Nyonya silahkan berbaring di ranjang," ucap dokter
Clarissa berbaring diranjang pasien lalu Dokter pun langsung memeriksa Clarissa.
"Usia kandungan Nyonya Clarissa berumur 4 minggu dan janin dalam kandungan anda sehat nyonya," ucap Dokter sambil tersenyum
Aldrich dan Clarissa saling melempar senyum satu sama lain mendengar ucapan dokter.mereka memperhatikan penjelasan dokter dengan serius.
"Istri anda jangan sampai stress karena dapat mempengaruhi perkembangan janin dan jangan melakukan pekerjaan yang berat ya," ucap Dokter
"Baik dokter," Balas Aldrich
"Oh ya apakah istri anda masih mual mual," tanya Dokter
"Tidak dokter saya sudah tidak mual," sahut Clarissa
"Oh begitu ini vitamin buat istri anda tuan," ucap Dokter
__ADS_1
Aldrich menerima vitamin itu lalu dia membantu istrinya bangun dari ranjang dengan pelan. setelah itu mereka berpamitan pada dokter dan keluar dari ruangan dokter.Aldrich merangkul pinggang istrinya lalu berjalan bersama. dari kejauhan seorang perempuan berjalan dengan cepat dia ingin menuju ke ruangan dokter dan tidak mem perhatikan sekitarnya. lalu dia menyenggol Clarissa dan hampir membuat Clarissa terjatuh.
"Astaga sayang kamu enggak papa kan dan anak kita gimana," tanya Aldrich panik dan cemas
"Aku enggak papa sayang cuma kaget, dan anak kita baik baik saja," jawab Clarissa tersenyum
Aldrich langsung melotot tajam pada wanita yang berpakaian kurang bahan di depan mereka.dia tidak merasa bersalah telah menyenggol istrinya dan hampir membuat istri nya celaka.
"Sialan kalau jalan pakai mata hah, kamu hampir mencelakai istriku," maki Aldrich emosi
"Maaf saya tidak sengaja tadi karena terburu buru ke ruangan dokter," ucap wanita itu menatap Clarissa intens lalu mengalihkan pandangan nya menatap Aldrich sambil tersenyum
"Perkenalkan aku Dewi," ucap Dewi tersenyum pada Aldrich
"Ayo sayang kita pulang," ajak Aldrich merangkul pundak istri nya
"Baiklah ayo kita pergi dari sini" balas Clarissa
Aldrich dan Clarissa pergi meninggalkan Dewi yang menahan emosi karena merasa diabaikan.Aldrich dan Clarissa langsung masuk kedalam mobilnya dan melajukan nya meninggalkan rumah sakit.sementara Dewi merasa emosi dengan sikap acuh Aldrich pada nya.
"Kali ini kamu memang menolak ku karena ada istrimu tapi lain kali ku pasti kan kamu jadi milikku," ucap Dewi penuh penekanan
__ADS_1
Lalu Dewi melangkahkan kaki nya menuju ruangan Dokter.Sementara di dalam mobil Clarissa memilih memandang di balik luar jendela mobil.Aldrich melirik istri nya dan menghembuskan nafas nya kasar.
"Sayang apa kamu marah soal wanita tadi," tanya Aldrich dengan hati hati
"Iya kalau aku tidak dalam keadaan hamil ku pastikan sudah menjambak rambutnya sekaligus menamparnya karena berani menggodamu," gerutu Clarissa kesal
"Jangan sampai kamu stress hanya karena wanita itu sayang ingatlah kamu lagi hamil oke," bujuk Aldrich
"Aku cuma mencintaimu sayang dan tidak ada wanita lain selain dirimu," ucap Aldrich serius
"Iya sayang aku percaya kamu dan aku juga mencintai kamu Hubby," balas Clarissa tersenyum
Aldrich menghentikan mobilnya ditepi jalan sebentar lalu dia mencium tangan dan kening sang istri.Clarissa tersenyum melihat suami nya sangat romantis pada nya.
"Aku hanya takut kehilanganmu hubby," ucap Clarissa takut
"Sst sayang hatiku hanya milikmu oke," ujar Aldrich lalu mencium bibir sang istri sekilas
Aldrich melakukan mobilnya lagi menuju ke mansion mereka.di dalam mobil Clarissa menatap suaminya dengan senyum manis nya dan dibalas Aldrich.
TBC
__ADS_1
hayo yang nyuruh author kasih pelakor siapa hayo 😂😂😂😈😈😈