Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
8.Posesifnya Sang CEO - 8


__ADS_3

Di dalam mobil Clarissa memandang keluar jendela.Abraham melirik sang Adik yang sedari tadi wajahnya tampak kesal.


"Kamu kenapa rissa," tanya Kak Abra


"Tidak kenapa napa kak," balas Clarissa singkat


setelah itu hening dan tidak ada pembicaraan lagi sampai mereka tiba di mansion.Abrahan merasa ada yang aneh dengan adiknya tapi dia tidak mungkin menanyakannya pada sang adik karena pasti adiknya tidak mau jawab. Sampai di mansion dia keluar dari mobil kakaknya n berjalan masuk ke mansion.


"Kenapa sih dengan dia," Tanya Abraham heran


lalu Abraham mengikuti adiknya berjalan masuk ke mansion dan disambut para pelayan.Clarissa berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.Daddy dan mommy yang melihatnya merasa heran dengan tingkah putrinya itu.


"Abra adikmu kenapa," tanya Mommy


"Aku juga gak tahu Mom, dia seperti itu


sejak pertemuannya dengan Direktur Keano Group,"Balas Abraham


di kamar nya Clarissa merebahkan tubuhnya di ranjang sambil memijit pelipisnya.dia merasa hari harinya tidak tenang semenjak mengenal Aldrich yang menurutnya gila, tidak tahu malu dan menyebalkan.


Clarissa POV


kenapa aku harus selalu bertemu dengannya dari waktu itu di restauran, supermarket dan ternyata dia klien yang bekerja sama dengan perusahaan kakak.Aku sungguh membencinya dan ingin ku lemparkan saja dia ke kandang buaya.


setelah asyik dengan lamunan nya Clarissa bangkit dari ranjang menuju ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.setelah mandi juga berganti pakaian dia merebahkan tubuhnya.


Di mansionnya Aldrich berada di kamarnya dengan mood yang buruk.lalu mengambil hapenya dia mengirimi pesan pada Clarissa sekaligus menggodanya.


"Hai calon nyonya Aldrich," tulis Aldrich dalam pesan itu sambil tersenyum


drrttt...drrtt hape Clarissa berbunyi lalu dia melihat pesan itu dan merasa kesal.

__ADS_1


"Siapa juga yang mau jadi istrimu dih," ucap nya ketus


Aldrich terkekeh membaca balasan dari Clarissa yang sepertinya makin jengkel padanya.dia sangat suka menggoda dan membuat Clarissa jengkel.


"Kamu malu malu tapi mau," godanya


Clarissa merasa makin jengkel dengan ulah Aldrich yang tak henti hentinya menganggunya dan menggodanya.lalu dia mematikan hapenya dan tidak membalas pesan yang dikirim Aldrich.Clarissa merasa bosan dikamar lalu dia menuruni tangga menuju ke gazebo..


"Kamu mau kemana sayang,"tanya mommy


"Mau ke gazebo mah mau ngilangin stress," jawab Clarissa tersenyum


"Ya udah sayang, tapi jangan sampai malam ya,"sahut mommy yang kembali fokus pada majalahnya


Sore itu Clarissa berjalan menuju Gazebo dan dia memakai pakaian santai dan rambutnya di ikat.


.



di Gazebo dia duduk di sofa dengan santai sambil menyeruput jus jeruknya sambil memandangi sunset.dia melirik jamnya yang menunjukkan jam 17.00 sore.


Clarissa POV


disini setidaknya aku bisa menghilangkan stress juga kekesalanku pada Aldrich.kalau berada disini saat pagi pasti menyenangkan dan bisa menghirup udara pada pagi hari.


2 jam kemudian Clarissa kembali masuk ke mansion karena hari sudah petang.dia takut sang mommy mencarinya dan mencemaskan nya.Di mansion keluarganya berada di ruang tamu sambil menonton tv.


"Kamu udah kembali nak,"Ucap mommy


"iya mom," balasnya lalu ikut bergabung bersama mommy,daddy juga kakaknya

__ADS_1


mereka berbincang bincang sambil memakan camilan dan melihat televisi.


"Ris, kamu udah punya pacar belum," tanya mommy


Clarissa pun tersedak makanan ya mendengar ucapan mommynya.lalu dia meneguk minum yang disodorkan kakak nya.


"Apaan sih mom,"balas Clarissa kesal mengingat ucapan Aldrich


"Kenapa kok kayaknya kesal?"tanya mommy dengan raut bingung


Clarissa menghela nafas kasar mendengar pertanyaan mommy nya.setidaknya menceritakan ke mommy nya mungkin mengurangi rasa kesalnya.


"Ada orang gila yang memaksaku jadi pacarnya," ujar Clarissa kesal


Abraham yang mendengar ucapan adiknya yang merasa kesal itu hanya bisa terkekeh dan dia penasaran pria yang memaksa adiknya jadi pacarnya.


"Ganteng tidak sayang,"goda mommy dengan senyum menggoda, memperhatikan putrinya.


"Enggak sama sekali," Ucapnya asal


"Beneran sayang,"lanjut mommy


Clarissa malah jengkel pada mommynya yang semakin penasaran dengan Aldrich.Daddy yang melihat anaknya kesal hanya tersenyum lalu mengalihkan perhatian mommy.


"Sudahlah mommy," sahut daddy


tak terasa udah jam 9 malam mereka ke asik kan ngobrol dan bersantai.lalu mereka berdiri dan berjalan menuju kamar masing masih. Abraham dan Clarissa berjalan menaiki tangga menuju kamar mereka yang berada diatas.


cklek pintu kamar dibuka lalu Clarissa masuk dan merebahkan tubuhnya di ranjang dan memejamkan matanya menuju alam mimpi. Namun tidur lelapnya harus terganggu, ponselnya berdering membuat Clarissa kembali membuka matanya. Dengan jengkel gadis itu menyambar ponselnya, melihat nama Aldrich membuatnya mengumpat keras.


"Menyebalkan. " makinya setelah menghapus pesan tak penting dari pria pengganggu itu. Dia kembali memejamkan mata, tak lama gadis itu terlelap jauh dalam mimpi.

__ADS_1


__ADS_2