Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
ISTM Part 6 - SUAMI ISTRI


__ADS_3

AREA DEWASA, BAGI YANG BELUM PUNYA KTP HARAP MUNDUR


**


Ray memutuskan kembali ke istana pada sore hari setelah seharian bersama sang kekasih hati, tanpa sepengetahuan Cyra dia menempatkan beberapa pengawal untuk menjaga dan mengawasinya.


Dia mengerutkan kening melihat ibundanya datang lagi dan tengah mempersiapkan sesuatu. Ray bergegas menemui ibu tercintanya itu. "Bunda, sedang apa bunda di sini dan apa yang bunda lakukan saat ini? "


Bundapun menoleh dan memandang kearah puteranya itu. "Pesta pertunangan kamu dan Elizabeth akan di laksanakan!


Ray benar benar dibuat terkejut dengan pernyataan bundanya, dia menghela nafas


panjang kemudian kembali memandang sang bunda lagi. "Ray menolak bunda, hanya Cyra gadis yang aku inginkan!


"Memangnya siapa gadis itu Ray, kenapa kamu menginginkannya. "


Ray mengeluarkan ponselnya, menunjukkan identitas Cyra pada sang bunda. Bunda juga terkejut namun dia memilih diam, namun terlihat mengerutkan dahi. "Tapi kenapa gadis itu menyembunyikan identitas aslinya!


" Ya Karena dia menolak perjodohan bunda!


"Baiklah Bunda akan menguji calon istrimu itu dulu, jika memang dia layak makan bunda dan ayah akan menikahkan kamu dengan Cyra!


"Soal pertunanganmu bunda batalkan!


Ray bernafas lega sekarang, dia berbalik dan pergi ke kamarnya setelah pamit pada ibundanya itu.

__ADS_1



Skip selesai mandi dan berganti pakaian, Ray menyambar ponselnya dan menghubungi asisten kepercayaannya. "Kamu siapkan segala keperluan pernikahanku dan suprise untuk Cyra, jangan sampai orang lain tahu! Setelah selesai Ray menyimpan ponselnya di atas meja, dia tetap akan mempertahankan Cyra meski harus melawan semua orang.


Ray POV


Cyra hanya milikku, tak akan kubiarkan pria lain memilikinya. Aku akan melakukan apapun untuk menjaga dan melindunginya, meski harus bertaruh nyawa sekalipun. Tuan muda kembali mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada sang kekasih. Ray bangkit, menyambar kunci mobilnya lalu ke luar dari kamar, bergegas ke luar istana. Dia melajukan mobilnya kencang.


Skip


Cyra terbengong mendapati surat nikah yang baru saja dia tandatangani, dia menatap tak percaya kearah tuan muda Ray. Ray tersenyum miring melihat reaksi dari gadisnya itu. " Mulai sekarang kita suami istri honey, ayo kita pergi dari sini. "



Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang akhirnya mereka sampai di sebuah mansion mewah. Keduanya turun dari mobil, Cyra ternganga melihat mansion yang di penuhi bunga dengan banyak lampu yang menerangi membuatnya terlihat sangat cantik dan indah.


Ray merangkul bahu istrinya lalu mereka masuk ke dalam mansion megah bak istana itu. Tiba tiba senyuman Cyra luntur, dia teringat keluarga Ray yang tak tahu sama sekali hal itu membuatnya khawatir. Ray merengkuh pinggang istrinya, dia tahu apa yang tengah dipikirkan Cyra saat ini. " Tenanglah, aku yang akan menghadapi bunda dan ayah nantinya!


"Kenapa kamu sangat nekat sih Ray, padahal waktu kita sangat panjang sayang, mengingat


kita belum terlalu mengenal. "


Ray malah tersenyum memperhatikan wajah istrinya yang terlihat cemas hal itu membuat. Cyra gemas, namun tak lama wajahnya kembali serius. "Aku sudah tahu tentangmu Summer Cloudy Madison!


Tubuh Cyra seketika menegang, ternyata identitasnya terbongkar oleh Ray. Ray mengusap lembut pipi istrinya kemudian mengecupnta singkat. " Saat ini Bryan, pria yang akan dijodohkan denganmu tengah mengincarmu sayang, makanya aku berbuat cepat dan nekat seperti sekarang ini, cara satu satunya menjadikanmu istriku secepat mungkin. "

__ADS_1


"Apa kamu tidak marah sama aku, aku telah menyembunyikan identitasku padamu Ray!


Ray menggeleng pelan, hal itu membuat Cyra bernafas lega. Dia berhambur memeluk tubuh suaminya itu dengan erat setelah itu melepasnya. Dia menaikkan sebelah alisnya melihat suaminya yang tengah menahan sesuatu. " Kenapa kamu diam Ray, apa ada masalah lain lagi? "


"Masalahnya ini sayang. " Ray kini meraih tangan istrinya lalu mengarahkannya pada si turpedo miliknya yang kini berdiri tapi bukan tiang. Cyra menelan salivanya kasar dan menarik langsung tangannya, Ray tertawa melihat raut malu malu istrinya itu.


"Tapi Ray kita belum saling mencintai, aku akan memberikannya saat kita sudah saling jatuh cinta. " ucapnya pelan.


"Jangan terlalu dipikirkan, aku akan menunggumu dengan sabar saat kamu sudah siap. " ujar Ray dengan lembut. Cyra merasa bersalah karena menolak melayani suaminya itu, dia menggandeng lengan suaminya dan pergi ke kamar mereka.


Cyra membuka lemari dan memilih salah satu lingerie hal itu tak luput dari pandangan Ray. Setelah itu pergi ke kamar mandi, sedangkan Ray memilih duduk di atas kasur.


Cklek Cyra ke luar dengan memakai lingerie hitam yang cukup seksi, Ray ternganga melihat penampilan istrinya yang sangat membuat dirinya kepanasan. Cyra dengan malu malu menghampirinya kemudian duduk di paha sang suami. "Aku milikmu tuan muda Raymond, kamu bisa mengambil hakmu sewaktu waktu karena aku istrimu. " jelasnya dengan senyuman manis.


Ray membopong tubuh istrinya kemudian membaringkannya di atas ranjang. Dia segera melepas kemeja dan celananya menyisakan boxer nya setelah itu melepas lingerie istrinya tanpa sisa. Ray kembali dibuat takjub dengan pemandangan indah di hadapannya, sedangkan Cyra merasa tergiur dengan dada dan perut suaminya yang sangat menggoda.


Ray naik ke atas kasur, mulai melakukan pemanasan sebelum mereka bertempur. Dan setelah siap, Ray mulai memasukkan torpedo nya ke sarangnya dengan lembut namun pasti dan hal itu membuat Cyra menjerit kesakitan. Sore itu keduanya saling memadu kasih, melakukan malam pertama dan melampiaskan segala hasrat di diri mereka berdua.


Ray tak membiarkan istrinya tidur, dia melakunnya berulang ulang dan menjelang pagi barulah mereka berhenti. Dia menarik selimut menutupi tubuh mereka, dia sangat puas dengan pelayanan istrinya. Ray sangat bahagia, bisa menjadi pria pertama bagi Cyra dan Ray janji akan menjadikan Cyra wanita satu satunya. Cup Dia mengecup kening dan bibir istrinya sekilas sambil berkata. "Tidurlah yang nyenyak sayang dan terimakasih, aku mencintaimu istriku!


Ray beralih pada perut rata istrinya kemudian menyentuhnya. " Cepatlah tumbuh sayang agar Ayah dan Ibu memiliki pengikat agar tak bisa dipisahkan, Ayah sangat menantikan kehadiranmu. "


Setelah mengatakan hal itu Ray membawa tubuh Cyra ke pelukannya lalu memejamkan kedua matanya.


Di sisi lain Elizabeth tengah merencanakan sesuatu untuk merebut Raymond dari Cyra, Dia sangat kesal dan marah karena nomor Ray tak bisa dihubungi. Eliza jelas tidak terima atas penolakan perjodohan Ray dengan dirinya hanya karena kehadiran Cyra.

__ADS_1


"Siapa sih sebenarnya gadis itu, kenapa bisa Ray membelanya mati matian dan memilihnya dari pada aku. Apa hebatnya gadis sialan itu huft, sebaiknya aku harus cepat cepat menyingkirkan Cyra namun sebelum itu aku harus mencari tahu dulu! Elizabeth menghela nafas panjang, melempar ponselnya ke atas ranjang dan berbaring kemudian matanya mulai terpejam.


bersambung


__ADS_2