
Aldrich melepaskan pelukan nya lalu menghapus air mata sang istri.dia mencium keningnya dengan lembut dan menatap nya sambil tersenyum.
"Itu tugasku sebagai suamimu untuk melindungi mu sayang," ungkap Aldrich tersenyum
Clarissa terharu mendengar perkataan suaminya.Aldrich melajukan mobil nya menuju ke mansion mereka.30 menit mereka telah sampai di mansion dan mereka keluar dari mobil. Aldrich mengandeng tangan Clarissa dan berjalan masuk ke dalam Mansion.
5 bulan kemudian kehidupan rumah tangga Aldrich dan Clarissa terasa tenang dan damai. Ditambah kabar Bahwa Clarissa tengah mengandung kembali dan usia kandungannya sekarang sudah 22 minggu. Aldrich semakin posesif menjaga nya dan membuat Clarissa tersenyum dan memaklumi nya.mereka tidak ingin kejadian yang lalu terjadi lagi.Seperti pagi itu ketika dia ingin mengambil minum tetapi Aldrich melarang nya mengambil sendiri.
"Sayang kamu duduk saja biar aku ambilin kamu minum," ucap Aldrich
"Baiklah suami yang posesif," ucap Clarissa tertawa
Aldrich berjalan ke dapur untuk mengambil air minum untuk sang istri.Clarissa tersenyum lalu mengelus perut nya yang membuncit.
"Lihat sayang daddy mu sangat posesif pada kita tetapi itu semua dilakukan nya demi kita sayang," ucap Clarissa tersenyum lebar
"Sehat sehat diperut mommy dan cepatlah lahir ya sayang mommy dan daddy ingin segera melihatmu hadir di dunia ," ujar Clarissa tersenyum bahagia sambil mengelus perut nya
Aldrich kembali membawa segelas air dan memberikan nya pada sang istri. Clarissa menerima nya lalu dia meneguk nya hingga tandas.Clarissa menaruh gelasnya di meja makan. Aldrich jongkok dan mendekatkan kepalanya di depan perut sang istri.dia mencium perut istrinya dengan lembut dan berulang.
__ADS_1
"Sehat terus ya sayang dan cepatlah lahir mommy dan daddy ingin segera melihatmu dan mengendongmu sayang," ucap Aldrich sambil mengelus perut istri nya
Clarissa tersenyum bahagia lalu dia mengelus kepala suami nya dengan lembut.Aldrich berdiri dan mengandeng istrinya ke ruang tamu. lalu mereka duduk bersebelahan seperti biasa Clarissa bersandar pada dada suami nya.Tangan Aldrich mengelus perut sang istri dengan sayang.
"Sayang kamu ingin baby boy atau baby girl," tanya Clarissa penasaran
"Apapun jenis kelamin nya sayang yang terpenting kamu dan anak kita selamat," ujar Aldrich bijak
"Nama yang cocok untuk anak kita sayang," ucap Clarissa
"Rahasia sayang nanti aku kasih tahu kamu saat kamu sudah melahirkan oke," balas Aldrich
"Tetapi masih lama dan baiklah sayang aku terserah kamu," ucap Clarissa tersenyum mengelus perut nya.
"Hai sayang bagaimana keadaan kamu dan kandunganmu ," tanya Mommy Nathalie
"Sehat kok mom, Aldrich sangat posesif padaku hingga melakukan hal kecil saja enggak boleh," celetuk Clarissa melirik suami nya
"Itu Aldrich lakukan demi kesehatan kamu dan calon bayi kalian," sahut Mommy Sania tersenyum
__ADS_1
"Iya mommy aku memahami sikap posesifnya dan aku merasa beruntung memiliki suami seperti Aldrich," ujar Clarissa menatap sang suami
Aldrich tersenyum kemudian mencium kening Clarissa lau mengelus perut buncit sang istri.Orang tua mereka yang menatap nya merasa terharu sekaligus bahagia melihat mereka akur dan kompak seperti ini.
"Oh ya mom, kak Abra kemana dan Rose," tanya Clarissa pada Mommy Sania
"Mungkin besok mereka akan kesini menemui mu sayang," balas Mommy Sania
"Baiklah mom," jawab Clarissa
Mereka semua duduk di ruang tamu dan berbicara mengenai kehamilan Clarissa. Clarissa merasa bahagia dikelilingi semua orang yang menyayangi nya. Dia pun menitikkan air mata bahagia nya dan Aldrich melihatnya.
"Kamu kenapa sayang," tanya Aldrich
"Aku enggak papa aku cuma bahagia dan beruntung karena memiliki keluarga yang menyayangiku," jawab Clarissa tersenyum
Aldrich dan semua orang melihatnya hanya tersenyum mendengar ucapan Clarissa.Clarissa menatap mommy sania sambil tersenyum
"Mom, terimakasih selama ini telah melahirkan ku dan membesarkan ku dengan penuh perjuangan dan penuh kasih sayang," ucap Clarissa tulus sambil menitikkan air mata nya menatap sang mommy
__ADS_1
mommy sania menangis mendengar ucapan dari putri nya.Daddy Dion langsung memeluk istri nya erat.Daddy Dion merasa putri nya semakin dewasa dan dia harap semoga putrinya selalu bahagia.
TBC