Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 18


__ADS_3

Clarissa POV


sebenarnya aku merasa nyaman dengan berada disamping Aldrich walaupun dia selalu membuat ku kesal dan jengkel.tapi dari sorot matanya aku melihat dia benar benar tulus mencintaiku.tapi aku masih ragu apakah aku harus menerimanya atau menolaknya sementara hatiku ingin menerimanya.Apakah aku yang terlalu paranoid dan salah mengartikan arti mencintai dan di cintai seperti selama ini yang aku pikirkan.


"Aku benar benar pusing,"ucapnya memijat pelipisnya


lalu Clarissa keluar dari kamar dan berjalan menuju keluar Hotel.Aldrich keluar dari kamarnya dan berdiri di pintu kamar Clarissa dan mengetuk nya.tok..tok..tok


"Rissa..Rissa," panggil Aldrich


Setelah 10 menit tidak ada yang membuka pintu Aldrich mencari Clarissa di luar Hotel.Dari kejauhan dia melihat Clarissa yang berjalan sambil melamun dari jarak jauh ada mobil lewat dan melaju kencang.Aldrich berlari kencang dan menarik Clarissa ke pelukannya.


"Apa kamu ingin mati hah berjalan sambil melamun,"bentak Aldrich emosi


Clarissa tersentak dari lamunannya dan mendengar bentakan Aldrich.dia menundukkan wajahnya dan merasa sedih.


"Sayang ku mohon berhati hatilah saat berjalan jangan melamun oke,"ucap Aldrich berubah jadi lembut


Aldrich memeluknya dengan erat dan menenangkan Clarissa yang masih kaget.


"Terima kasih telah menolongku,"ucap Clarissa singkat melepaskan pelukan Aldrich


Clarissa melirik jamnya menunjukkan jam 3 sore lalu dia berjalan menuju kepantai ingin menikmati sunset.Aldrich hanya menghela nafasnya kasar melihat Clarissa yang mencoba menghindarinya.


"Apakah kamu cuma menganggap ku orang asing di matamu Rissa,"ujarnya menatap punggung Clariss yang menjauh


"Kenapa rissa... apakah seorang mantan bastard Casanova yang berganti j****** dulunya sepertiku tidak pantas mendapatkanmu,".ucapnya lirih


Sampai di Pantai dia merentangkan kedua tangannya dan menikmati angin sore dan menunggu sunset.Devano menghampiri Clarissa dan sambil tersenyum.


"Kamu disini sendiri rissa,"tanya Devano dengan ramah

__ADS_1


"Ya , kenapa kamu disini," ucapnya ketus


"Cuma ingin melihat sunset,"jawabnya sambil menatap Clarissa


"Pergilah dan jangan mengangguku lagi,"Sahut Clarissa dingin dan datar


"Jangan sok akrab denganku karena kamu bukan teman ku,"Lanjut Clarissa acuh


Devano terkejut dan merasa sakit hati mendengar ucapan Clarissa yang dingin datar itu.


"Tapi Rissa aku cuma ingin berteman denganmu,"ungkap Devano menatap Clarissa


"Pergilah,"usir Clarissa tanpa menatap Devano


sementara dari kejauhan Aldrich merasa geram dengan Devano yang terus menganggu Clarissa.dia berlari dan menghampiri mereka dengan tangan mengepal.


bugh..Aldrich memukul wajah Devano dan Clarissa terkejut dengan tindakan Aldrich.


devano tidak tinggal diam dia juga balik meninju Aldrich.Clarissa merasa geram dan mencoba melerai mereka.bugh..tinjuan Devano mengenai Clarissa dan Clarissa terjatuh tak sadarkan diri.


"Clarissa,"Teriak Aldrich lalu menggendongnya


Aldrich menggendongnya menuju ke rumah sakit terdekat.Sampai di rumah sakit Clarissa di obati dan kemudian tersadar.


"Dimana aku,"tanyanya sambil meringis merasakan pipinya sedikit bengkak


"Kamu di rumah sakit sayang,"jawab Aldrich cemas


"Aku sangat cemas dengan keadaan mu sayang,"lanjut Aldrich


"Aku enggak papa Aldrich cuma pipiku yang sakit ouhhh,"jawab Clarissa lirih memegangi pipinya

__ADS_1


Aldrich langsung memeluknya dan sesekali mencium kening Clarissa dengan lembut dan Clarissa merasa hangat dan nyaman berada di pelukan Aldrich.Clarissa merasa terharu dengan semua perhatian Aldrich yang ditujukan padanya.


"Terima kasih telah perhatian padaku,"ucap Clarissa sambil tersenyum lalu dia mencium bibir Aldrich dengan lembut


Aldrich terbelalak dan kemudian tersenyum lalu mencium dan ******* bibir Clarissa lembut.setelah kehabisan nafas mereka menyudahinya.


"Ayo kembali ke hotel,"aja Clarissa


"Baiklah sayang,"balas Aldrich


Mereka pun keluar dari puskesmas setelah membayarnya.mereka berjalan bersama sambil bergandengan tangan menuju ke hotel.tiba tiba Clarissa berhenti dan menghadap ke arah Aldrich.


"Aldrich aku menerima cintamu dan aku sadar bahwa aku juga mencintaimu,"ucap Clarissa tulus


Aldrich berkaca kaca dan merasa bahagia mendengar ucapan Clarissa lalu dia memeluknya dan menciuminya bertubi tubi.


"Terima kasih sayang i love you,"ungkap Aldrich


"I love you too sayang dan jangan cengeng lagi ya enggak cocok sama kamu yang mantan Casanova bastard,".ejek Clarissa sambil tertawa


"Kalau kamu enggak berhenti mengolokku aku akan membawamu keranjang dan membuatmu lemas,"Ancam Aldrich tersenyum menyeringai


Clarissa pun menghentikan tawanya dan merinding mendengar ucapan Aldrich.aldrich hanya terkekeh melihat kekasihnya Terdiam.


"Dasar mesum,"pekik Clarissa


lalu mereka melanjutkan langkahnya menuju ke hotel dengan perasaan bahagia.


TBC


jangan lupa like , rate , vote dan komen 😂😁😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2