
Di sisi lain Louis mendapat undangan dari Xander yang di antarkan oleh Danzo. Pria itu langsung berbicara pada istrinya, Angela tengah bermain dengan baby triplet yang semakin gembul. "Ya sudah Dad, kita harus datang ke pestanya tuan Xander dan calon istrinya!
"Kamu benar sayang, lagian aku dan Leon telah menganggap, Danzo dan Xander layaknya saudara sendiri!
Angela menanggapinya dengan senyuman, dia kembali menggoda baby triplet. Kedua orang tua Louis datang berkunjung, Angel menyambut keduanya dengan hangat.
"Angel, Louis ada hal penting yang ingin mommy dan Daddy sampaikan pada kalian!
"Ya katakan saja mommy? " Angel merasa penasaran dengan penuturan mertuanya. Mommy menghela nafas panjang, kembali menatap anak dan menantunya secara bergantian.
"Si Kembar akan ikut mommy dan papi tinggal di Paris nak, bagaimana menurut kalian berdua. " Angela dan Louis saling menatap satu sama lain kemudian kembali menatap kearah mommy.
"Tanyakan dulu sama Logan dan Liana mommy, jika mereka setuju aku pasti setuju meski sulit berjauhan dari si kembar. " ujar Angela lirih.
"Mereka setuju sayang, selama liburan kalian bisa menyusul kami ke Paris. " sahut Daddy singkat. Louis sangat mengerti dengan perasaan istrinya saat ini, Angela menoleh dan tersenyum tipis.
"Kami setuju mom, lagian si kembar pasti ingin liburan bareng opa dan Oma ya. " sambungnya sambil tersenyum. Mommy menghela nafas lega, tersenyum kearah sang menantu.
"Opa, Oma. " pekik Liana berlari kearah sang Oma di susul si sulung yang berjalan santai. Oma langsung menciumi perempuannya itu. Semua orang terlihat senang melihat keduanya.
"Selama kalian bersama Opa dan Oma, kalian jangan usil dan nakal. "
"Liana janji mommy! Angela mengulum senyumnya, gadis kecilnya begitu penurut meskipun terkadang nakal.
"Cucu tampan dan cantik Oma, ayo bantu Oma beres beres barang kalian. " Dengan antusias si si kembar mengangguk, mereka bertiga menuju ke kamar. Angela menghela nafas panjang, wanita itu kembali memperhatikan triplet.
Angela meminta babysitter menjaga baby triplet, dia dan Louis akan mengantar kedua mertuanya ke Bandara. Mereka masuk ke dalam mobil, Louis melajukannya kencang menuju ke bandara. Tiba di Bandara, Angela tak henti hentinya menciumi wajah si kembar, berat rasanya harus berjauhan dengan kedua bocah manis itu. "Mommy pasti akan merindukan kalian sayang!
"Liana dan kakak juga mom, mommy jaga kesehatan ya sama Adek triplet. " ujar Liana sambil memeluk mommynya. Louis juga ikut memeluk si kembar secara bergantian.
__ADS_1
"Iya sayang mommy janji!
Setelah itu Angela memeluk mertuanya secara bergantian, lalu melambaikan tangan menatap kepergian mereka berempat. Louis meraih pinggang sang istri, mengecup pelipisnya sedikit lama lalu dilepaskannya.
"Kita pulang sayang, lewat video call kita bisa menghubungi mommy dan Daddy. " ujar Louis pada istrinya. Angela mengangguk, mereka pergi dan langsung masuk ke.dalam mobil, mobil itu melesat jauh.
Beberapa waktu berlalu
Louis dan Angel menghadiri pernikahan Elena dan Xander. Banyak tamu penting di sana yang datang ke pesta pernikahan Xander. Kini pasangan itu tengah tertawa bersama dengan Jessie dan Danzo. Angela membawa triplet ke sana dan menempatkan di satu ruangan yang di jaga baby sitter, dia tak tega meninggalkan ketiga buah hatinya yang kini mulai aktif aktifnya.
"Jessie, gimana kalau kita jodohin Caleb dengan Elvira? " ucap Angel setengah bercanda.
"No. " sahut Louis dan Danzo secara serempak.
Angela dan Jessie tergelak melihat kompaknya suami suami mereka. Mereka langsung bergelayut manja di tubuh suami masing masing, Louis memberikan kecupan di dahi sang istri. Pengantin baru datang, bergabung bersama dengan mereka.

Angela menoleh kearah suaminya, senyum manisnya terus terpancar di bibirnya. Dia begitu bahagia memiliki suami yang mencintainya, anak anak yang lucu, keluarga yang hangat dan sahabat sahabat yang baik. Hanya dua keinginannya saat ini, hidup menua bersama suaminya dan melihat anak anak tumbuh dewasa.
"Sayang setelah ini, aku ingin bercinta denganmu, jangan sampai kalah sama si pengantin baru. " bisik Louis nakal. Angela tersipu, mengeratkan pelukannya hingga kepalanya bersandar di dada Louis.
"Berhentilah berkata kata mesum depan kami dude. " ujar Danzo dengan raut wajah datarnya.
"I don't care bro!
"Ya ya ya dasar pengantin karatan. " dengus Danzo mengejek kearah Louis.
__ADS_1
Angela, Jessie dan Elena tertawa melihat perdebatan Louis dan Danzo. Mereka sangat bahagia dengan pertemanan mereka yang cukup unik ini. Xander hanya bisa mendengus geli melihat tingkah dua temannya ini.
"Oh ya El ini kado dari aku dan Jessie. " Angela meletakkan kadonya di atas meja, kemudian menatap wajah Elena dengan senyuman menggoda. Elena nampak merona, dia jelas tahu kode yang di berikan Angel padanya.
Mereka memilih bersantai di sudut ruangan, menuangkan wine dan bersulang kecuali Elena. Louis menyenggol lengan Xander dengan senyuman miring. "Ingat X, istrimu sedang hamil dan kamu jangan terlalu lama menggempurnya. " ledeknya.
"Cih! Xander merasa jengah dengan tingkah jahil Louis padanya, ingin sekali dia pukul wajahnya itu. Elena menyembunyikan wajahnya yang memerah di dada suaminya, dia sangat malu menjadi bahan ledekan teman temannya.
"Sekali lagi congrats ya buat kamu Elena dan Xander, aku harap kalian selalu bahagia. " ujar Angela dengan tulus.
"Thanks you Angel. " balas Elena dengan senyuman merekahnya. Xanderpun memperhatikan wajah bahagia istrinya, dia sangat bahagia karena keinginan dirinya tercapai, menjadikan Elena sebagai istrinya.
Angela mengangguk singkat, dia jadi teringat dengan pernikahannya dengan Louis dulu yang sederhana, namun dia tetap mensyukurinya. Louis mengenggam erat tangan sang istri, tersenyum simpul menatap wajah Angela dengan lekat. "Apa yang tengah kau pikirkan sayang, hemm?"
"Enggak ada Hubby, hanya teringat pernikahan kita dulu tapi aku bahagia kok, di mana kamu menjadikan aku istrimu dan ibu si kembar!
"Oh so sweet. " sahut Jessie dengan senyum mengembang di bibirnya. Mereka semua begitu bahagia melihat kemesraan Louis dan Angela. Louis mencium kening wanitanya, sebagai suami dan Daddy, dia benar benar sangat bahagia memiliki keluarga kecil yang sempurna.
"Angel suamimu itu 'kan kaya, kenapa kau tidak minta saja kapal pesiar atau pesawat pribadi, kamu dan Louis bisa berkeliling kemanapun. " sahut Jessie menggoda pasangan Louis dan Angel.
"ide yang bagus Jes. " timpal Angel yang di balas gelak tawa oleh teman temannya.
"El gimana kalau Logan atau Erlangga dan baby dalam perutmu kita jodohin? " tanya Angel dengan antusias. Louis menggelengkan kepalanya, melihat istrinya yang berantusias menjodohkan anak mereka.
"Setuju. " jawab Elena yang mengabaikan pelototan suaminya.
"Cie Calon besan uhuk! Jessie tertawa melihat wajah masam Louis dan Xander.
End
__ADS_1
Lanjut kisah anak anak mereka enggak nih?
Di buku baru atau di sini!!!!!