Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 43


__ADS_3

Rosalie dan Mira duduk di halte sambil menunggu bus datang.Rosali masing menangis dengan kejadian tadi dan mira menenangkan nya.


"Apa benar Mir, kalau aku hadir di dunia ini hanya untuk membuat orang lain sial


dan apalagi kakak menyalahkan ku dan membenciku dengan meninggal nya ibu waktu melahirkan ku,"ucap Rosalie sambil menangis


"Ssst Rose jangan berbicara seperti itu, ibu mu meninggal karena kehendak Tuhan bukan kehendakmu," balas Mira sambil menggenggam tangan Rosalie


Bus pun datang dan mereka langsung masuk kedalam bus dan bus pun langsung berjalan. sementara Abraham sampai di mansion dengan muka masam nya, daddy dan mommy melihatnya dengan heran sekaligus bingung.


"Kamu dari mana Nak," tanya mommy


Abraham duduk diruang tamu dan menceritakan kejadian di Mansion Aldrich.Mommy dan daddy sempat emosi mendengar nya tetapi setelah Abraham mengatakan Clarissa baik baik saja membuat mereka menjadi lega.


"Bagaimana dengan Devano," tanya Daddy Dion


"Dia sudah dibawa polisi Dad," balas Abraham


"Aku mau ke kamar dulu ya mom,dad," pamit Abraham


"Kamu enggak ke kantor," tanya Daddy

__ADS_1


"Enggak Dad aku lagi malas, aku udah suruh asistenku yang menghandlenya," sahut Abraham


Daddy dan mommy saling menatap satu sama lain melihat tingkah putranya yang aneh dan moodnya yang sepertinya sedang tidak baik.Abraham berjalan menaiki tangga menuju ke kamarnya.Cklek pintu kamar terbuka Abraham langsung masuk kekamar dan duduk ditepi ranjang.


Abraham POV


aku tidak ingin bercerita pada mommy tentang gadis yang aku hina itu kalau aku cerita mommy pasti mengomeliku habis habisan.apakah aku sungguh keterlaluan dengan ucapan ku tadi dan membuatnya tersinggung.dia melamun membayangkan reaksi Rose yang sakit hati


setelah itu Abraham masuk ke dalam kamar mandi dan Membersihkan dirinya.


Sementara Di mansion, setelah Aldrich Menganti pakaian nya, Aldrich dan Clarissa sedang duduk di ruang tamu dengan santai.Clarissa menyandarkan kepalanya pada dada bidang sang suami.Aldrich mencium rambut sang istri dari belakang dan menggenggam tangan nya.


"Sayang gimana kalau kita tidak usah honeymoon," ajak Aldrich


"Kita habiskan waktu kita diatas ranjang saja sayang kan honeymoon atau enggak juga berakhir di atas ranjang dan enggak keluar kamar," ujar Aldrich mesum


"Ish mesum," pekik Clarissa


"Biar cepat hadir Aldrich junior sayang,"sahut Aldrich sambil tersenyum nakal


"Itu sih mau mu sayang," gerutu Clarissa sambil cemberut

__ADS_1


Aldrich tertawa melihat istrinya cemberut lalu dia mencubit pipi sang istri dengan gemas.


"Sakit sayang," pekik Clarissa sambil memegang pipi nya


"Hehe aku gemas sama kamu," ujar Aldrich terkekeh


Aldrich melirik jam dan menunjukkan jam 04.00 siang.lalu dia menatap sang istri dengan tatapan intens dan Clarissa merasa gugup ditatap sang suami.


"Nanti malam kita bertempur di ranjang ya sayang,"bisik Aldrich sensual


Clarissa merasa merinding mendengar ucapan suami nya yang mesum akut.lalu dia mencoba protes pada suaminya tetapi Aldrich menempelkan jari nya dibibir sang istri.


"Jangan protes sayang, aku sangat berharap Aldrich junior segera hadir di perutmu," ucap Aldrich sambil memegang perut istrinya


"Aku juga sangat menanti kehadiran nya sayang," balas Clarissa lalu memeluk suami nya


"Berjanjilah apapun yang terjadi tetaplah disampingku Hubby," pinta Clarissa menatap sang suami degan penuh cinta


"Iya sayang aku berjanji akan selalu disapingmu sampai maut memisahkan kita," balas Aldrich tersenyum


Aldrich mencium kening sang istri lalu dia menempel kan bibirnya pada bibir sang istri.mereka berciuman dengan lembut dan penuh cinta tanpa ada gairah di dalam nya.

__ADS_1


TBC 😁😁


jangan lupa like , vote , rate dan komen


__ADS_2