
Clarissa dan Baby Xavier merasa puas duduk di Gazebo.lalu Clarissa berdiri berjalan menuju ke dalam mansion sambil Menggendong baby Xavier.Dia melirik jam menunjukkan pukul 10.00 pagi dan melihat putranya hampir menangis karena ingin menyusu. Clarissa berjalan ke ruang tamu dan dia membuka baju atasan nya.Baby Xavier memasukan p***** Clarissa dan langsung menyusu dengan lahap.
"Kamu lahap banget sayang tadi kamu haus ya dan minumlah yang banyak sayang biar cepat besar," ucap Clarissa tersenyum
Baby Xavier melepaskan dada Clarissa dan menatap Mommy nya dengan mata bulat nya.Clarissa tersenyum mengerti puteranya sudah kenyang dan dia menutup kembali bagian atasnya.Dia menepuk nepuk putera nya agar tertidur tetapi seperti nya masih belum mau.
"Kamu belum ngantuk ya sayang," ucap Clarissa
Tangan Clarissa menyentuh pipi puteranya yang tembem dan tangan mungil Xavier menahan nya.
Clarissa tersenyum lebar melihat putranya menggenggam jari tangan nya.
"Ayo sayang kita ke kamar dulu mommy mau mandi nanti lanjut lagi," ucap Clarissa
Clarissa berdiri lalu berjalan menaiki tangga menuju ke kamar nya.Cklek pintu kamar terbuka dan Clarissa masuk ke dalam dengan hati hati karena menggendong baby Xavier.
Dia meletakkan pelan baby Xavier di box bayi.
"Sayang jangan rewel ya mommy mau mandy dulu oke," ucap Clarissa tersenyum menatap baby Xavier di box bayi nya.
__ADS_1
Clarissa berbalik dan berjalan menuju ke kamar mandi.30 menit kemudian dia keluar dari kamar mandi menuju ke lemari.dia memakai pakaian santai lalu menghampiri putera nya.Ternyata baby Xavier tertidur pulas dalam box bayi.Clarissa merasa lega dan dia duduk di tepi ranjang.
Di kantor nya Derren fokus pada laptop nya sesekali dia melirik arloji nya.dia merasa kesal karena baginya waktu begitu lama dan dia ingin segera pulang bertemu dengan istri dan putera nya. Cklek Erick masuk kedalam ruangan Aldrich dan memper hati kan raut boss nya ini.
"Apakah tuan gelisah karena ingin segera melihat istri dan putera anda tuan ya," tanya Erick tersenyum
"Kamu benar Erick aku merindukan mereka dan rasanya tidak bertemu dengan mereka membuatku gelisah," ujar Aldrich
"Sabarlah tuan jika anda melihat ke arloji anda terus maka akan semakin lama," bujuk Erick tersenyum tipis
Aldrich hanya mengangguk mengiyakan perkataan asisten nya Erick.Aldrich menyandarkan kepala nya di kursi.dia mendesah lelah dan merasa kesal lalu memijit pelipis nya.Erick tersenyum tipis melihat tuan nya itu lalu dia keluar dari ruangan boss nya itu.
2 jam kemudian Aldrich melirik arloji nya menunjukkan jam 01.00 siang dan dia bersiap untuk pulang ke Mansion. Dia merapikan berkas nya dan menutup laptop nya. Aldrich berdiri lalu berjalan keluar dari ruangan nya menuju keluar kantor.Dia masuk kedalam mobilnya lalu menancapkan gas nya kencang.30 menit kemudian Aldrich telah sampai di mansion nya.Dia keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam Mansion. Aldrich mencari istri nya tidak ketemu dan berjalan menaiki tangga menuju ke kamar mereka. Cklek Pintu kamar terbuka Aldrich masuk kedalam.dia melihat sang istri dan putera nya yang terbangun di box bayi.Dia menghampiri putera nya lalu mencium pipi nya dan lalu menghampiri istrinya di ranjang.
"Sayang kamu pasti lelah hingga tertidur pulas hingga kamu tidak tahu putra kita sudah bangun," ucap Aldrich sambil mengelus pipi istri nya
"Engh, Kamu sudah pulang Hubby," ucap Clarissa serak
"Iya sayang dan maafin aku membuatmu terbangun dari tidurmu," ucap Aldrich
__ADS_1
"Ini jam berapa sayang," tanya Clarissa menyandarkan tubuh nya
"Jam 13.30 sayang," balas Aldrich
"Berarti aku sudah tertidur lama dan bagaimana dengan putera kita Xavier," ucap Clarissa
"Xavier sudah terbangun sayang tetapi dia tidak rewel sayang karena dia tahu mommy nya kelelahan," ujar Aldrich tersenyum
"Putera kita memang pengertian pada mommy nya," ucap Clarissa tertawa bahagia
Aldrich tersenyum melihat istri nya dan dia langsung memeluk sang istri erat. Clarissa sempat terkejut tetapi dia tersenyum tipis lalu dia membalas pelukan suami nya.Aldrich melepaskan pelukan nya dan menatap sang istri.
"Kamu memang mommy terbaik buat putera kita sayang," ungkap Aldrich tersenyum
"Iya dan itu memang tugasku merawat putera kita sayang dan ayo kita liat Xavier," ajak Clarissa
Aldrich mengangguk lalu mereka menghampiri putera nya yang berada di box bayi.Clarissa langsung mengambil Xavier dan menggendong nya.
TBC
__ADS_1