Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 16


__ADS_3

30 menit mereka telah sampai Di bandara I ngurah rai Bali.Aldrich membangunkan Clarissa yang tidur pulas.


"Sayang bangun kita sudah sampai di bandara ngurah rai Bali,"ucap Aldrich


"Udah sampai," gumamnya sambil menguap


Dia bangun dan menatap Aldrich datar.Aldrich hanya bersikap biasa melihat sikap Clarissa yang masih sinis padanya.


"Kamu kalau tidur kayak kelinci kalau bangun Kayak macan betina sayang,"ejek Aldrich tertawa


Clarissa mengabaikan ejekan dari Aldrich lalu dia turun dari jet pribadi sambil mendorong kopernya.Aldrich mengikuti Clarissa dari belakang dan terus menatapnya.lalu dia memanggil taxi dan mencari hotel yang dekat dengan pantai.dia masuk ke dalam taxi begitu juga Aldrich.


"Kenapa kamu terus mengikutiku,"ucap Clarissa datar


"Aku enggak mau sampai kamu di godain bule disana,"balas Aldrich posesif


setelah itu dia fokus mengamati jalan sambil melihat hotel yang cocok untuknya dan dia sudah menemukannya.


"Pak depan situ berhenti,"ujar Clarissa


Clarissa membayarnya dan Aldrich juga keluar mengikuti Clarissa ke hotel.Clarissa memasuki hotel "Black Rose" dan menuju bagian resepsionis


"Mbak saya pesan dua kamar,"ucap Clarissa


"Baiklah ini nona kuncinya,"jawab Resepsionis yang terpesona ketampanan Aldrich


lalu dia memberikan satu kunci kepada Aldrich.Clarissa berjalan menuju kamarnya begitu juga aldrich.


"Sayang kenapa kita tidak satu kamar saja,"usul Aldrich sambil tersenyum nakal


"Dalam mimpimu,"ketusnya

__ADS_1


Clarissa membuka kamar no 20 dan aldrich no 21.Clarissa langsung merebahkan tubuhnya ke ranjang setelah membuka pintu kamarnya.dia merasa lelah dan sekaligus kesal dengan Aldrich.


Clarissa POV


kenapa dia selalu mengikutiku sih menyebalkan sekali.seharusnya liburan ini menghilangkan stress ini malah tambah stress karena ada aldrich.huh inginku melemparkannya ke kandang macan.


lalu dia bangun segera mandi dan berganti dress bertali di lehernya karena dia ingin ke pantai dan memakai topi.sementara Aldrich membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian lalu dia keluar dari kamar dan melihat Clarissa yang cantik dan sexy di matanya..


"Kamu mau kemana sayang,"tanya Aldrich


"Pantai,"jawabnya singkat


Aldrich melirik arlojinya dan menunjukkan jam 8 pagi dan dia merasa geram dengan penampilan Clarissa dan menyusulnya.mereka berjalan bersama menuju ke pantai dengan Aldrich menempelkan Tangan nya pada pinggang ramping Clarissa.


"Lepasin tanganmu Aldrich,"protes Clarissa


"Tidak sayang kalau aku lepasin kamu,kamu akan mendekati para bule itu kan,"Aldrich memicingkan mata menatap Clarissa.


Clarissa hanya mendengus membiarkan tangan Aldrich merengkuh pinggangnya.lalu mereka berjalan menuju ke pantai dan disana dia menghirup udara segar dan hembusan angin.Aldrich memandang lekat Clarissa dari jarak dekat dan dia semakin terpesona dengan kecantikan Clarissa dan rambut panjangnya yang ditiup angin.Dari arah kejauhan ada yang menatap intens ke duanya dan memperhatikannya.


"Hai Clarissa," sapa Devano tersenyum ramah


Clarissa menoleh mendengar ada yang menyapanya dan dia terkejut.sementara Aldrich menatap tajam Devano yang berani menyapa Gadisnya.lalu dia merapatkan tubuhnya ke tubuh Clarissa


"Hai juga,"balas Clarissa singkat


"Kamu ke sini sama siapa Ris,"Tanya Devano lagi sabil menatap Aldrich


"Aku Aldrich Keano Grissham,kekasih Clarissa,"Sahut Aldrich memotong ucapan Clarissa dengan penuh penekanan


Devano terkejut dan merasa sedikit kecewa Dengan kenyataan bahwa Gadis yang menjadi cinta pada pandangan pertamanya ternyata milik pria lain.

__ADS_1


"Aku Devano Melviano teman Clarissa,"ujar Devano santai


"Bergabung lah bersama kami Dev," tawar Clarissa


Aldrich melotot mendengar ucapan Clarissa dan Clarissa hanya mengacuhkannya.lalu mereka bertiga duduk di bawah sambil menghadap ke tepi pantai.


"Kamu ke sini mau liburan ya,"tanya Devano basa basi


"Ya,"jawab Clarissa singkat


Aldrixh merasa geram dengan mereka berdua yang mengabaikan keberadaannya.


"Sayang jangan abaikan aku,"rengek Aldrich


"Jangan kayak anak kecil deh malu lah sama umur ,"Protes Clarissa tertawa sambil mengejek Aldrich


Aldrich semakin jengkel dan kesal melihat Clarissa menertawakannya lalu dia mendekatkan wajahnya dan memegang dagu Clarissa.lalu cup..dia mencium dan ******* Bibir Clarissa di depan Devano dengan santai.Clarissa melotot dan mencoba mendorong Aldrich dan dia hampir kehabisan nafas.lalu aldrich melepaskan bibir mereka dan tersenyum menyeringai.


"Dasar tidak tau malu,"ucap Clarissa dengan pipi merah merona


sementara Devan menahan emosinya melihat adegan Aldrich mencium Clarissa.lalu dia mengepalkan tangannya dan mencoba meredakan emosinya.laludevano pergi meninggalkan mereka berdua Dengan emosi dan kesal.


"Aldrich sialn,"umpat Clarissa lalu membeli es kelapa


Aldrich menghampiri Clarissa yang masih kesal padanya.lalu dia merebut es kelapa milik Clarissa dan meminumnya.


"Aldrich,"pekik Clarissa


"Apa,"balasnya dengan tampang watadosnya


dia berjalan menuju ke tepi Pantai dan menghirup udara segar disana dan mengacuhkan Aldrich.Aldrich hanya terkikik geli melihat Clarissa yang selalu kesal bersamanya.

__ADS_1


TBC.


jangan lupa like , vote dan komen ya 😀😀😀


__ADS_2