Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 63


__ADS_3

"Baiklah ayo kamu mandi lah Hubby, aku mau turun kebawah," ucap Clarissa tersenyum


"Kamu tidak ingin memandikan ku sayang," goda Aldrich


"Pria tua mesum," cibir Clarissa


Clarissa berjalan keluar dari kamar mereka dan Aldrich terkekeh dengan panggilan istri nya pada dirinya.Clarissa menuruni tangga dan menuju ke meja makan.


"Pagi sayang," sapa Mommy Sania


"Pagi mom," balas Clarissa tersenyum


Aldrich keluar dan berganti pakaian setelah itu dia menuruni tangga menuju ruang makan.Mommy sania menatap menantu nya yang sepertinya sedang bahagia.


"Kamu seperti nya sedang bahagia nak," ucap Mommy Sania


"Iya mommy aku bahagia karena Clarissa memaafkan ku," ucap Aldrich tersenyum


"Syukurlah sayang mommy senang melihat kalian berbaikan dan mommy harap kalian tidak mengucapkan kata cerai lagi," Tegur Mommy Sania


"Oh ya mom kami akan kembali kemansion kami mom," ucap Aldrich menatap istrinya sambil tersenyum


"Iya nak yang penting kalian bersama ," sahut Mommy Sania


Daddy Dion berjalan dan bergabung bersama mereka di meja makan.lalu mereka sarapan bersama dengan tenang tanpa ada obrolan. Selesai sarapan Aldrich dan Clarissa bangkit dan berpamitan pada Daddy nya.

__ADS_1


"Dad,Mom kami pamit pulang dulu ya," ucap Clarissa


"Iya syang hati hati lah kalian," balas Mommy


Clarissa mengiyakan ucapan mommy nya dan mereka berdua berbalik melangkah menjauhi meja makan menuju keluar. Di luar mansiom Aldrich dan Clarissa langsung masuk ke mobil kemudian melajukan nya kencang menuju Mansion mereka. Di dalam mobil Aldrich melirih ke arah istri nya yang memandang keluar jendela.dia pun memegang tangan istri nya dan Clarissa langsung menoleh.


"Sayang kamu kenapa apa kamu masih teringat kejadian kemarin," ucap Aldrich khawatir


"Hemm tidak kok sayang," balas Clarissa tersenyum manis


"Jangan khawatir sayang kita harus bekerja keras setiap malam biar aldrich junior kembali hadir dalam rahim mu sayang," bujuk Aldrich tersenyum nakal


"Dasar pria tua mesum," ledek Clarissa tertawa


"Pria tua mesum begini kamu sangat mencintainya dan juga suami kamu sayang," ujar Aldrich menyombongkan diri nya


Clarissa POV


dia suami yang sempurna , pengertian , baik dan sangat lembut meskipun Mesum tetapi aku bahagia memiliki nya.Aku masih tidak menyangka dia memilihku sebagai istrinya dan juga ibu dari anak anak nya.Padahal aku hanya gadis arogan , egois dan ingin selalu dimengerti.Aku telah menyakiti hati suami ku dengan semua sikapku yang keterlaluan padanya.Aku menyalahkan Aldrich atas kehilangan janin kami padahal itu bukan salahnya.Aku sesungguhnya tidak pantas menjadi pasangan hidupnya.Maafkan aku hubby atas semua sikapku yang membuat hatimu terluka kemarin.


Mereka sudah sampai di mansion, Aldrich memarkirkan mobilnya.Clarissa melamun mengingat sikapnya kemarin terhadap suaminya hal itu membuatnya menitikkan air mata nya. Aldrich menatap istrinya yang menangis lalu mengusap nya.


"Kamu kenapa sayang apa aku ada salah padamu," tanya Aldrich panik


Clarissa hanya menggeleng lalu dia memeluk suami nya dengan erat dan tangis Clarissa langsung pecah. Aldrich pun mengelus punggung istrinya yang bergetar.

__ADS_1


"Sayang kamu kenapa katakanlah jangan hanya diam," ucap Aldrich penasaran


Clarissa melepaskan diri dari pelukan suaminya lalu menatap sang suami dengan berlinang air mata.Aldrich degan lembut menghapus airmata istrinya yang terus mengalir.


"Hubby maafkan atas sikapku kemarin yang membuat hatimu terluka dan karena kesalahanku yang gagal mempertahankan calon anak kita," ungkap Clarissa bergetar


"Aku terus menyalahkan mu atas apa yang tidak kamu perbuat dan aku malah meminta berpisah darimu sayang," sesal Clarissa dengan tatapan nanar


"Sayang cukup jangan menyalahkan dirimu sendiri dan jangan berbicara seperti itu lagi," ucap Aldrich dengan suara meninggi


Aldrich kesal dengan istrinya yang terus terusan menyalahkan dirinya sendiri lalu dia keluar dari mobil dengan perasaan marah. Clarissa semakin menangis melihat suami nya marah pada nya.dia keluar dari mobil dan berjalan menyusul suaminya.Dia mengejar suami nya dan langsung memeluknya dari belakang.


"Maafin aku sayang aku hanya merasa sebagai calon ibu merasa gagal menjaga calon bayi kita," ucap Clarissa menangis


Aldrich hanya diam mendengar ucapan istrinya.Dia merasa dada nya sesak melihat istrinya menangis dan istrinya begitu rapuh. Aldrich membalik tubuhnya dan menatap wajah sang istri yang sembab.


"Maafin aku yang membentakmu sayang," ucap Aldrich lembut


"Tidak Hubby akulah yang membuatmu marah," balas Clarissa sendu


"Aku mohon jangan menyalahkan dirimu lagi sayang dan lupakan kejadian kemarin," bujuk Aldrich


Clarissa mengangguk lalu memeluk pinggang suami nya dengan erat.Aldrich mencium kening Clarissa dengan lembut lalu memeluknya.


TBC

__ADS_1


jangan lupa like , vote dan komen


__ADS_2