
"Gimana sayang kamu setuju tidak," tanya mommy Nathalie sambil berharap penuh pada Clarissa
Clarissa membuang nafas nya kasar menatap mommy mertua nya yang sepertinya berharap kalau dirinya setuju.
"Baiklah mommy aku setuju," jawab
Clarissa sambil tersenyum
Aldrich tersenyum menyeringai menatap Clarissa dan dia akan menepati janjinya kemarin yaitu jika mereka sudah menikah dia akan membuat Clarissa tidak bisa berjalan Selama seminggu. Carissa memicingkan matanya menatap calon suami nya yang merencanakan sesuatu.
"Kenapa sayang," ucap Clarissa curiga pada Aldrich
"Enggak papa sayang cuma memikirkan malam pertama nanti ," ucap Aldrich santai dan tersenyum nakal
Clarissa terbelalak dan menatap tajam pada Aldric yang selalu berpikiran mesum.
"Apa yang ada di pikiranmu hanya itu pria tua," ucap Clarissa penuh penekanan pada kata pria tua
Aldrich terkikik geli mendengar sebutan pria tua dari calon istrinya sementara mommy dan daddy tertawa terbahak bahak mendengar julukan putranya.
"Iya sayang dia memang pria tua yang Mesum seperti daddy nya," sindir Mommy Nathalie pada Daddy James
Daddy meringis mendengar sindiran dari sang istri lalu dia menatap tajam putra nya itu.Aldrich mengacuhkan tatapan daddy nya dan memilih menatap calon istrinya merah merona.
"Baiklah ayo sarapan bersama sayang," ajak mommy mengalihkan topik
"Tapi aku udah sarapan mommy," balas Clarissa dengan perasaan tak enak pada mommy Nathalie
__ADS_1
"Enggak papa sayang ikut aja kumpul di meja makan," sahut Daddy
Mereka pun duduk di meja makan dan mereka sarapan bersama kecuali Clarissa yang hanya melihat mereka sarapan.setelah sarapan Aldrich mengajak Clarissa jalan ke taman dengan mobilnya.
"Mom , Dad kami jalan jalan dulu ya," pamit Aldrich
"Baiklah sayang nikmati masa pacaran kalian sebelum menjadi sepasang suami istri," tegur Mommy Nathalie
"Iya mommy," sahut Clarissa tersenyum
Clarissa dan Aldrich berjalan memasuki mobilnya dan menancapkan gas menuju ke Taman. selama perjalanan menuju ke taman mereka hanya diam membisu hingga 20 menit mereka sampai di Taman.Clarissa dan Aldrich keluar dari mobil dan melangkah bersama menuju kursi taman.Clarissa langsung duduk di kursi dan menghirup udara segar begitu juga dengan aldrich. dia terus menggenggam tangan Clarissa dengan erat dan enggan Melepaskan nya.
"Udara disini sangat segar ya sayang," tanya Clarissa menatap sang calon suami
"Clarissa," panggil seseorang
"Selamat pagi Clarissa," sapa Devano
"Pagi, ada apa Dev," tanya Clarissa singkat tanpa basa basi
"Tidak kenapa napa cuma ingin menyapamu ," balas Devano basa basi
"Kalau tidak apa apa pergilah dari sini," sahut Aldrich sinis
"Emang kamu siapa hah," bentak Devano
"Cih dasar penganggu, aku calon suami Clarissa stephani," balas Aldrich sambil menatap tajam Devano
__ADS_1
"Dia bohong kan Ris," tanya Devano
Clarissa membuang nafas nya kasar dan memandang devano dengan tajam
"Iya benar dia calon suami aku," jawab Clarissa tersenyum sinis menatapa Devano
bagai tersambar petir di pagi hari Devan merasa sesak mendengar pernyataan Clarissa bahwa Aldrich adalah calon suaminya.Devano merasa tidak terima dan emosinya memuncak mendengar hal itu.
"Tidak Rissa aku tidak akan membiarkan kamu bersama nya kamu hanya milikku adan hanya aku yang pantas bersamamu karena aku sangat mencintaimu," ucap Devano emosi dengan nafas tersengal sengal
"Cinta tidak bisa di paksakan Devano dan ingatlah bahwa aku tidak akan pernah mencintaimu walaupun aku mati sekalipun," ucap Clarissa tegas
"Aku akan membuat mu menjadi milikku Clarissa apapun caranya dan hanya aku yang pantas bersama mu," teriak Devano
Aldrich merasa geram dan emosi mendengar pengakuan Devano lalu dia melayangkan tinju nya pada wajah Devano.bug..bug..bug Aldrich meninju Wajah devano berkali kali Hingga dia tersungkur.
"Dasar brengsek ku peringatkan kamu jangan pernah menyentuh dan menganggu calon istriku seujung rambutnya sekalipun,"ancam Aldrich
Clarissa menarik Aldrich menjauh dari taman meninggalkan Devano yang terkapar. lalu mereka masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan taman.sementara Devano bangun dan berdiri sambil menatap mobil aldrich yang menjauh.
"Akan ku pastikan aku akan merebut Clarissa darimu sialan," umpat Devano sambil meringis lalu pergi dari taman
TBC
uhuy ada pebinor nih 😂😂😂😈😈😈
jangan lupa like , rae , vote dan komen
__ADS_1