
Aldrich kembali fokus pada laporan nya.selesai meneliti semua berkas laporan dan menyandarkan kepala nya pada kursi.Dia menyuruh bodyguardnya mengawasi sekitar mansion dan tidak membiarkan laki laki asing mendekati istrinya Clarissa.sementara di mansion selesai sarapan Clarissa duduk bersantai di ruang tamu sambil mengotak ngatik hape nya. dia mendengar suara ribut ribut dari luar mansion lalu dia mengintip dari balik jendela.
"Astaga Devano," gumam Clarissa terkejut sekaligus ketakutan
"Clarissa keluarlah," teriak Devano yang mencoba memasuki mansion tetapi terhalang bodyguard
di kantornya Aldrich merasakan firasat buruk. hapenya berbunyi dan ternyata sang istri yang memanggilnya
"Halo sayang," sapa Aldrich
"Halo Aldrich aku takut," ucap Clarissa ketakutan
"Kenapa sayang katakan," ujar Aldrich cemas
"Diluar mansion ada Devano," balas Clarissa menangis
Aldrich langsung emosi mendengar perkataan Clarissa tentang keberadaan Devano di mansion nya.
"Kamu didalam saja sayang oke," ucap Aldrich mematikan hape nya
Aldrich berdiri dan berlari keluar dari kantor dan masuk ke dalam mobil.di melajukan mobilnya dengan kencang menuju ke mansion.di dalam mobil dia memikirkan istri nya yang ketakutan dan dia juga menghubungi Abraham untuk ke mansin nya sekarang.30 menit dia sampai di mansion dan dia keluar dari mobil dengan aura dingin nya menatap Devano.
"Kamu lagi dasar brengsek," geram Aldrich langsung meninju wajah Devano
"Aku hanya ingin bertemu Clarissa dia milikku sialan," balas Devano sambil meninju balik Aldrich
__ADS_1
Mobil Abraham pun sampai di mansion Aldrich dan dia langsung keluar dari mobilnya lalu melihat Aldrich dan Devano.Abraham emosi melihat Devano yang sangat nekat mendekati Clarissa,adik nya.
"Akan ku pasti kan kamu membusuk di penjara karena menganggu adikku," teriak Abraham lantang lalu memukul Devano
Abraham langsung menghubungi polisi sementara Aldrich menemui istri nya yang berada di dalam mansion.Aldrich menghampiri sang istri yang asa di samping jendela lalu dia langsung memeluknya.
"Ssstt, sayang tenanglah oke," ucap Aldrich sambil mencium kening istrinya
"Aku sangat takut tadi sayang," balas Clarissa yang masih gemetar
"Dipastikan Devano tidak akan menganggu mu lagi sayang karena kakakmu telah mengurusnya," ujar Aldrich
Clarissa mengangguk dan memeluk suami nya dengan Erat. sementara polisi datang membawa paksa Devano devano berteriak hingga mobil polisi menjauh. Abraham langsung menghampiri sang adik di dalam mansion.Devano membawa istrinya duduk diruang tamu lalu mengambilkan segelas air untuk nya.Abraham menghampiri adik nya dan memeluknya.
menganggumu lagi ," ucap Abraham
"Sayang minumlah dulu," balas Aldrich
Clarissa melepaskan pelukan nya pada sang kakak dan menerima segelas air dari sang suami.lalu dia meminum nya hingga tandas dan menaruhnya di meja.
"Baiklah kakak pulang Dulu ya Rissa", ucap Abraham
"Terimakasih kak, hati hati ya," balas Clarissa
Abraham berdiri dan menepuk punggung adik iparnya lalu berjalan keluar dari mansion Aldrich.Lalu dia msuk kedalam mobil nya dan melajukan nya kencang.di dalam perjalanan pulang tiba tiba ada seorang gadis yang hampir di tabrak.ckiit.. Abraham mengerem mobilnya mendadak dan dia merasa kesal dengan gadis itu.lalu dia keluar dari mobil dan menghampiri gadis itu.
__ADS_1
"Hei kamu mau mati hah," bentak Abraham emosi
Gadis itu mengangkat wajah nya dan menatap ajah abraham.Abraham mendengus melihat gadis ini dan hampir menabrak nya.
"Kamu lagi kemarin menumpahkan minuman sekarang hampir tertabrak dasar gadis pembawa s**l, apakah kamu hadir hanya membuat kesialan dalam hidup orang lain," maki Abraham pada gadis itu
Gadis itu hanya menunduk menangis mendengar sebutan gadis pembawa sial dari mulut pria di depan nya.seorang gadis menghampiri nya dan menolong sahabatnya lau menatap tajam juga memaki Abraham.
"Dasar pria kaya sombong jangan hina sahabat aku brengsek," maki gadis itu
"Mira sudahlah," ucap Rosalie
"Tapi Ros," ucap Mira
"Saya memang orang biasa tidak seperti anda tuan tapi saya tidak diajarkan orang tua saya untuk menghina orang lain dan anda pasti tidak pernah merasakan hidup susah seperti saya. dan jangan anda mengatai saya sial karena anda bukan tuhan yang mengatur kehidupan saya camkan itu," ucap Rosalie sambil menghapus air matanya dan menarik tangan mira
Rosalie dan Mira pergi dari hadapan Abraham.sementara Abraham diam mematung melihat kepergian dua gadis itu dan dia mencerna perkataan gadis yang hampir ditabrak nya.
"Jadi namanya Rose dan apakah aku sudah keterlaluan mengatai nya seperti itu," sesal Abraham
lalu Abraham masuk kedalam mobilnya dan melakukan nya kencang menuju kemansion sang daddy.
TBC
jangan lupa like , vote dan rate oke
__ADS_1