Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 61


__ADS_3

Mommy Sania hanya menghela nafas kasar melihat perubahan sikap Clarissa pada Aldrich.lalu dia menghampiri putranya dan mencoba membujuk nya.


"Sayang tapi dia suamimu nak," bujuk Mommy Sania tersenyum


"Mommy jangan membela nya lagi kalau mommy tetap membela nya maka aku bukan putri mommy lagi," ucap Clarissa datar


Mommy Sania terbelalak mendengar ucapan putrinya lalu dia menghampiri aldrich.dia menyuruh aldrich keluar dari ruangan Clarissa.Aldrich mengangguk lemah dan keluar dari ruang rawat Clarissa dengan sendu.Abraham dan Rose mereka masuk ke dalam melihat sang adik.


"Rissa ," panggil Rose lalu menghampiri nya


Clarissa langsung memeluk kakak ipar nya dan menangis.Abraham merasa kasihan dengan keadaan adik nya yang keguguran.Rose mengelus pinggang adik iparnya dan menguat kan nya.


"Jangan menangis lagi Ris, relakan lah apa yang sudah terjadi percayalah suatu saat nanti kamu akan hamil lagi Rissa," ucap Rose lembut


"Tidak Rose aku akan memutuskan untuk berpisah dengan nya dan aku tidak ingin berhubungan dengan nya lagi," ujar Clarissa datar


Rose dan Abraham kaget mendengar keputusan Clarissa yang ingin berpisah dari Aldrich.Abraham menghampiri adik nya dan menasehati nya.


"Rissa pikirkan lah keputusan mu kembali jangan sampai membuatmu menyesal suatu saat nanti," ucap Abraham bijak


"Keputusanku sudah final dan tidak bisa diganggu gugat," ucap Clarissa dingin dan datar


"Baiklah Rissa istirahatlah kami akan keluar," ucap Abraham pasrah


Abraham dan Rose keluar dari ruangan Rissa dan menatap keluarga mereka dengan raut wajah sedih.


"Bagaimana dengan kondisi Rissa," tanya Mommy Nathalie

__ADS_1


"Dia baik baik tetapi hati nya yang tidak baik," ucap Abraham lesu


semua orang saling berpandangan bingung mendengar ucapan Abraham. Rose menghela nafas kasar dan memperjelas perkataan suami nya.


"Rissa memutuskan untuk berpisah dari Aldrich," ucap Rose


Semua orang kaget mendengar ucapan Rose termasuk Aldrich.dia masih tidak percaya dengan ucapan kakak iparnya lalu dia masuk kedalam ruang rawat.


"Rissa jelaskan apa maksutnya berpisah dari ku," ucap Aldrich


"Baiklah aku akan memperjelas nya tuan muda Grissham," ucap Clarissa formal


"Aku Clarissa Stephani ingin BERCERAI darimu tuan Muda Aldrich Keano Grissham," ucap Clarissa lantang dan menatap Aldrich sinis


Hati Aldrich hancur berkeping keping mendengar pernyataan dari mulut istrinya.Dia tidak mau berpisah dari istri nya apapun yang terjadi meskipun harus mengorban kan nyawanya sekalipun.


"Jangan memanggilku dengan sebutan menjijikan itu," ucap Clarissa ketus


Aldrich menghampiri Clarissa tetapi Clarissa mendorong nya.dia mencabut infus lalu bangkit dari ranjang dan keluar kamar.Clarissa menatap semua orang dengan tatapan datarnya.


"Aku Clarissa Stephani ingin bercerai dari Tuan Muda Aldrich Keano Grissham dan keputusanku sudah final," ucap Clarissa dingin dan datar


"Ayo mom, dad kita pulang dan kak Abra urus administrasi ku," ujar Clarissa mengandeng kedua orang tua nya tanpa menoleh menatap Adrich


"Oh ya setelah berpisah dariku Anda bisa bersama dengan sahabat masa kecilmu itu," ucap Clarissa datar


Clarissa dan kedua orang tua nya berjalan menjauh menuju ke mobilnya. sementara abraham dan rose hanya menghela nafas kasar lalu menatap Aldrich sekilas.Mereka berdua segera pergi ke tempat administrasi dan mengurus nya.Sementara Aldrich menatap nanar punggung istri nya yang menjauh dan dia langsung menangis. Mommy Nathalie dan Daddy James menghampiri putranya dan lalu menguatkan nya.

__ADS_1


"Kamu harus kuat sayang biarkan Rissa tenang dulu mungkin dia sedang tersulut emosi," ucap Mommy Nathalie sedih


Aldrich berdiri lalu berjalan bersama dengan kedua orang tua nya menuju ke mobil mereka.Saat Clarissa dan orang tuanya akan masuk mobil dia melihat maya dan menghampiri nya.


"Wah sebentar lagi ada yang menjadi janda dan aku akan membuat aldrich kembali padaku," ejek Maya tertawa puas


Clarissa tetap tenang dan tak teprovokasi dengan ucapan maya lalu dia menghampiri nya. dia menjambak rambut Maya dengan kencang dan menatap nya sinis.


"Heh wanita j*******g jangan memprovokasiku dengan mulut kotormu itu aku tidak terpengaruh sama sekali," ucap Clarissa dingin


"Lepasin aku sialan," maki Maya meringis


Aldrich dan orang tua nya menyaksikan kejadian dimana Clarissa menjambak Maya dengan kuat.


"Dasar ****** kalau kamu mau dengan bekasku itu silahkan dan jangan pernah menyentuh ku dengan tangan kotormu j********g ," umpat Clarissa emosi


Clarissa berbalik sambil menjambak rambut Maya lalu menyeret nya menghampiri Aldrich.dia menatap Aldrich dingin dan datar tanpa ada cinta hanya kebencian didalam nya.


"Urus j********g mu tuan muda Grissham dan jangan biarkan dia menggangguku kalau sampai dia menyentuh ku, ku pasti kan kamu dan dia akan hancur bersama ," ucap Clarissa sinis lalu mendorong Maya hingga terjungkal


Clarissa berbalik berjalan menjauh tanpa mendengarkan umpatan Maya pada nya.Aldrich hanya terdiam dan hatinya terkoyak melihat istri nya yang sangat dia cintai sangat membenci nya.Clarisaa masuk kedalam mobil dan Daddy Dion melajukan nya kencang.Dari belakang Abraham dan Rose berjalan melewati Aldrich dan masuk ke mobil mereka.mereka semua pergi dari area rumah sakit meninggalkan Maya yang emosi.


TBC


jangan lupa vote , rate dan komen ya


jangan timpuk author oke 😂😂😂

__ADS_1


__ADS_2