
Clariss menemani Aldrich menyelesaikan pekerjaan nya dan dia terus menatap wajah tampan kekasihnya yang lagi serius.
"Kenapa sayang menatapku seperti itu," tanya Aldrich tanpa mengalihkan pandangannya pada berkas nya
"Suka aja memandang mu," ucap Clarissa asal sambil terkekeh
selesai dengan laporannya dia mengajak sang kekasih menuju ke kantin dan mereka memesan makanan. Di kantin mereka saling menyuapinya dan para karyawan menatapnya iri juga ada yang benci.selesai makan mereka beranjak dari kantin dan melangkah kembali menuju kantor.Aldrich mengumpulkan karyawannya dan mengenalkan Clarissa pada mereka.
"Perkenalkan ini calon istri ku namanya Clarissa Stephani dan kalian harus menghormatinya,"ucap Aldrich datar
para karyawan menunduk dan mengangguk mengiyakan perintah dari boss nya itu.lalu Aldrich membubarkan mereka untuk kembali bekerja.
"Sayang apakah tidak berlebihan," tanya Clarissa
"Tidak sayang ini memang pantas biar tidaka ada yang menghinamu," ucap Aldrich dengan tegas
Aldrich melirik jam mahalnya lalu dia menatap kekasih nya dan menariknya keluar dari kantor.
"Ayo kita ke mall," ajak Aldrich
"Baiklah," balas Clarissa singkat
Di parkiran Kantor Aldrich membukakan pintu dengan gentle untuk Clarissa.lalu Clarissa masuk dan Aldrich mengemudi kan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke Mall yang terbesar.Sampai Di Mal mereka pun turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam Mall.Aldrich menarik Clarissa menuju tempat Gaun terjual.Dari kejauhan Reva melihat mereka dan menghampiri dari dekat untuk memastikan penglihatannya.
"Seperti Aldrich tapi dia bersama siapa," ucap Reva penasaran dan mengikuti mereka
Aldrich memilihkan gaun buat Clarissa dan menyuruhnya mencobanya.dia terus berganti gaun karena menurut Aldrich tidak cocok dan terakhir dia memilih gaun panjang yang berwarna merah dengan belahan dada sedikit rendah.
"Sayang buat apa Gaun ini," tanya Clarissa dengan raut heran
__ADS_1
"Rahasia sayang," ucap Aldrich sambil mengedipkan sebelah mata nya
lalu dia membayar gaun itu di kasir dan Clarissa menerimanya.setelah itu mereka berjalan bersama dan disana dia bertemu Reva yang terbelalak kaget dan menahan emosi.
"Kamu lagi," pekik Reva menahan emosi sambil menunjuk Clarissa
"hmm dunia memang sempit bertemu dengan wanita j****** sepertimu adalah kesialan dalam hidupku," ujar Clarissa santai sambil tersenyum sinis.
"Siapa dia Aldrich," tanya Reva sambil menunjuk Clarissa dan menahan emosi mendengar cacian dari Clarissa
"Aku kekasih eh Calon istri dari Aldrich Keano Grissham," sahut Clarissa tersenyum menyeringai menatap Reva
"Dia pasti bohong kan Aldrich," tanya Reva sambil memegang lengan Aldrich
Aldrich menepis tangan Reva dan menatap tajam padanya lalu dia tersenyum menyeringai.
"Ya Clarissa calon istriku dan ibu dari anak anakku," ucap Aldrich
"Sudah aku peringatkan jangan menganggu ku wanita sialan dan kamu tidak menggubrisnya," geram Clarissa
plak..plak Clarissa menamparny dan Reva meringis merasakan pipinya sakit.lalu dia memanggil sekuriti untuk membawa Reva pergi.setelah Reva menghilang dari pandangannya dia menatap tajam Aldrich meminta penjelasan tentang wanita sialan itu.
"Aku butuh penjelasanmu sayang dan jawabanmu harus membuatku puas kalo tidak akan ku pastikan kamu kehilangan senjatamu ini," ancam Clarissa sambil mengelus senjata Aldrich
Clarissa berjalan meninggalkan kekasihnya yang masih meringis dan mematung.
"oh shit, dia terbangun," umpat Aldrich kesal
"Clarissa tanggung jawab," teriak Aldrich
__ADS_1
sementara Clarissa tertawa puas melihat kekasihnya menderita.lalu berjalan menuju mobil dan duduk santai menunggu sang kekasih.Aldrich berjalan menghampiri kekasihnya dengan raut wajah masam dan kesal akibat ulah kekasihnya.lalu dia masuk kedalam mobilnya dan menatap tajam Clarissa.
"Jelaskan siapa wanita itu," tanya Clarissa
"Dia Reva mantan kekasihku dulu dan dua minggu aku putusin dia karena dia cum ingin hartaku dan memanfaatkan ku saja," ujar Aldrich panjang lebar
"Hemm begitu," balas Clarissa datar
"Ayolah sayang kalau kamu memotongnya gimana kita bisa bikin bayi kalau begitu," sahut Aldrich
"Gampang Cari pria lain yang tampan," balas Clarissa enteng
Aldrich langsung melotot mendengar ucapan Clarissa yang akan mencari pria lain dan menatapnya tajam.
"No, kamu hanya milikku," ujar Aldrich posesif
Clarissa tertawa puas telah mengerjai kekasihnya lalu di menatap Aldrich yang merajuk dan cemberut.
"Kenapa ngambek," goda Clarissa
"Dasar pria tua ngambek kan ," sindir nya
Aldrich hanya mendengus dan merutuki gadisnya yang tidak peka untuk merayu dirinya agar tidak ngambek.Clarissa hanya menghela nafas kasar lalu mencoba merayu Aldrich.
"Sudahlah sayang aku cuma bercanda kok," ucap Clarissa lalu mengecup bibir kekasihnya
Aldrich menyeringai dan berhasil membuat kekasihnya membujuknya dan mendapat ciuman. setelah itu dia menjalankan mobilnya meninggalkan Mall dengan wajah berseri.
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE , RATE ,VOTE DAN KOMEN OKE