Posesifnya Sang Ceo

Posesifnya Sang Ceo
Posesifnya Sang CEO - 23


__ADS_3

mereka sibuk bermesraan di ruangan Clarissa.Aldrich terus menciumi kepala Clarissa dengan lembut dan penuh kasih sayang.lalu Clarissa membalikkan badannya dan duduk di pangkuan Aldrich sambil menatap mata kekasihnya.lalu dia mengecup bibir Aldrich dan Aldrich membalasnya dengan lumayan lumayan kecil yang penuh gairah.tangan Aldrich mulai meremas paha Clarissa dan mengelusnya.Clarissa merasakan bagian bawah Aldrich mulai mengeras dibawah sana dan dia hanya melan ludahnya kasar.


"Sayang kamu membangunkan ku,"ucap Aldrich lirih sambil meniup telinga Clarissa


" Tapi sayang,"protes Clarissa


"Cuma bagian atasmu saja sayang,"ucapnya aldrich memelas


Clarissa mengangguk dan Aldrich mulai membuka kancing Clarissa satu persatu hingga kedua gundukan besar, padat dan berisi terlihat yang ditutupi bra.Aldrich mengelusnya dengan sensual dan dengan tidak sabaran dia melepaskan pengait bra nya hingga terpampang lah dua gundukan yang indah itu.Aldrich menelan ludahnya kasar lalu dia mengecup ke dua gundukan itu dan sesekali menjilat nya juga menggigitnya gemas.


"Eungh ..,"desah Clarissa


"Sayang sudah ya kalau ada orang gimana apalagi kakakku yang masuk,"tegur Clarissa mengelus kepala Aldrich


Aldrich menegakkan kepalanya dan menatap kekasihnya dengan lekat.lalu dia membiarkan Clarissa menutupnya dan merapikan pakaian nya seperti semula.setelah selesai dia mengecupi wajah tampan kekasihnya yang cemberut.


"Jangan cemberut nanti kamu jelek lho sayang," goda Clarissa


"Iya sayang,"balasnya


"Aku mau menyelesaikan laporanku dulu sayang,"ucap Clarissa


lalu Clarissa kembali ke mejanya dan fokus pada laporannya.sementara Aldrich memandangi dan mengamati sang kekasih dengan intens.


selesai dengan laporannya dia menatap jam yang menunjukkan jam 1 siang dan dia merapikan berkas nya.Aldrich dan Clarissa keluar dari ruangan dan berjalan bersama menuju ke mobil Aldrich.sementara Abraham mengamati mereka dari belakang dan tersenyum.


"Semoga kamu selalu bahagia Rissa dan aku akan menghajarnya jika dia menyakitimu," ucap abraham serius dan tegas

__ADS_1


Abraham berjalan menuju ke mobilnya dan melajukannya meninggalkan Kantor.Di dalam Mobil Aldrich, Clarissa menatap sang kekasih dengan intens.


Aldrich tersenyum melihat Clarissa yang menatap dirinya.


"Apakah aku tampan sehingga kamu menatapku tanpa kedip seperti itu,"goda Aldrich


"Iya sangat tampan,"ucap Clarissa keceplosan


Aldrich terkekeh mendengar ucapan kekasihnya yang memujinya itu.Clarissa tersenyum malu karena dia memuji kekasihnya.setelah itu mereka terdiam sampai di Mansion Clarissa.mereka turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke dalam mansion.mereka masuk sambil bergandengan tangan.


"Mom,Dad aku pulang," ucap Clarissa


"Iya sayang," balas mommy


Mommy memperhatikan Aldrich dengan seksama dan dia merasa pernah ketemu dengan Aldrich.


"Mom ini Aldrich," ujar Clarissa


"Baik tante," balas Aldrich sopan


Mereka pun duduk di ruang tamu.daddy menghampiri mereka karena kedatangan tamu.


"Halo nak namamu siapa,"tanya Daddy


"Aku Aldrich Keano Grisham om dan panggil aku Aldrich," jawab Aldrich sambil mejabat tangan Daddy dion


Mommy dan Daddy terkejut mendengar nama lengkap Aldrich, nama belakangnya aldrich mengingatkannya pada sahabat mereka yang membantu perusahaan Daddy Dion.Clarissa mengerutkan keningnya melihat reaksi orang tuanya yang terkejut.

__ADS_1


"Apakah nama orang tuamu adalah James Grisaham dan Nathalie Smith,"ucap Daddy Dion dengan tatapan serius


"Benar om,"sahut Aldrich singkat


"Emangnya kenap mom, dad," tanya Clarissa penasaran


"Begini lho sayang orang tua Aldrich adalah sahabat kami dan merekalah yang membantu perusahaan Daddy,"ucap mommy panjang lebar


"Oh begitu,"jawab Clarissa merasa lega mendengar penjelasan mommynya


Lalu mereka berbincang dengan santai dan akrab.sesekali mommy menggoda Clarissa dan Aldrich tentang hubungan mereka.Abraham pulang dan berjalan menghampiri keluarganya.


"Kakak," teriak Clarissa llu memeluk kakaknya manja


Aldrich merasa sedikit cemburu melihat Clarissa yang manja pada kakaknya.pandangan Aldrich dan Abraham bertemu dengan tatapan saling membunuh.Abraham tersenyum menyeringai menatap Aldrich.


"Sudah sayang lepasin kakak nanti ada yang panas kayak kompor meleduk lho,"ejek Abraham memancing Aldrich


Aldrich mendengus mendengar ucapan Calon kakak iparnya yang mengejeknya itu.sementara Clarissa bingung dengan ucapan kakaknya dan Abraham tertawa puas mengejek Calon adik iparnya itu mungkin.sementara mommy dan daddy hanya tertawa melihat putranya dengan Calon menantu mereka yang seperti tom and jerry.lalu Clarissa menoleh dan menatap sang kekasih sambil tersenyum lalu menghampirinya.Aldrich tersenyum lembut dan menarik tangan Clarissa untuk duduk disebelahnya.


"Ck dasar pria tua sialan dan sok caper,"maki Abraham dalam hatinya


"huh untung kekasih adikku kalau tidak ku lempar kau ke kandang Buaya,"gerutu Abraham


sementara Aldrich tersenyum mengejek pada calon kakak iparnya itu dan tersenyum penuh kemenangan.


"Dasar calon kakak ipar sialan," umpatnya dalam hati

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA LIKE , VOTE DAN KOMEN OKE 😁😁


__ADS_2