
LIKE, VOTE DAN KOMEN
Xander masih mencari keberadaan Sarah di negara Eropa, pria itu mengerahkan anak buahnya itu mencari jejak wanita sialan itu meski di ujung dunia sekalipun. Di sisi lain Nia merengut tak suka melihat kehadiran Jessie di mansion suaminya, wanita hamil itu protes pada sang kakak.
Cemburu, ya tentu saja Nia cemburu dan takut jika suaminya berpaling ke Jessie.
"Dengar Nona Nia, di sini saya ditugaskan untuk menjaga Anda bukan merebut suami Anda. " geram Jessie sedikit menaikkan nada bicaranya yang sudah merasa jengah melihat tingkah adik dari Danzo tersebut.
"Benarkah? "
"Apa Nona tuli, tidak mendengar ucapan saya tadi. " ketus Jessie yang kehilangan kesabarannya. Louis langsung melirik tajam kearah jessie, namun Jessie tak peduli padanya. Wanita itu langsung berhambur kepelukan suaminya, Jessie bangkit dan pergi begitu saja karena kesal.
"Nia jangan dengarkan ucapan Jessie, dia memang seperti itu orangnya. " bujuk Danzo pada sang adik.
"Mungkin akunya yang terlalu overthinking, maafkan aku kak Zo. " sesal Nia. Danzo tersenyum pria itu mengangguk, mengusap kepala adiknya kemudian bangkit dan menyusul Jessie.
Semenjak perutnya membesar, Nia merasa tidak percaya diri, dia takut suaminya berpaling karena dirinya gemuk. Louis paham dengan apa yang dirasakan istrinya saat ini, pria itu mengusap perut buncit wanitanya.
"Aku hanya cinta kamu sayang, percayalah padaku. " Louis mengecup pipi chubby istrinya. Nia bersandar di dadanya, berupaya merilekskan tubuhnya yang mudah lelah semenjak hamil.
Danzo dan Jessie kini bertemu dengan seorang wanita paruh baya, Gabby Elonora, yang merupakan sepupu daddy Dominic. "Siapa kalian, kenapa kalian mengajakku bertemu. " ucap Nyonya Gabby dengan angkuh.
"Nyonya tak perlu tahu siapa kami, apa Anda pernah melahirkan seorang bayi, lalu menaruhnya di panti asuhan dengan tujuan tertentu. " ujar Jessie dengan gamblangnya. Wanita itu langsung tegang, wajahnya berubah pucat hal itu di sadari Danzo.
"Aku tidak tahu. " elaknya.
"Sarah Kyle, puteri angkat dari tuan Dominic dan Nyonya Kiara, mereka mengadopsinya dari panti di mana anda membuang bayi anda. " pungkas Jessie.
"Cepat jawab, atau aku bisa melakukan hal nekat pada Sarah. " geram Danzo.
"Iya Sarah Kyle adalah puteri kandungku, lalu di mana Sarah sekarang. " ujar Nyonya Gabby.
__ADS_1
"Dia kabur!
Nyonya Gabby terkejut mendengarnya, raut wajahnya terlihat gelisah sekarang. Wanita tua itu bangkit, buru buru pergi meninggalkan Danzo dan Jessie. Danzo dan Jessie saling melirik satu sama lain, lalu menatap kepergian wanita tua tadi.
"Aku yakin Sarah suatu saat akan kembali, membalas dendam padamu dan adik iparmu itu. " kata Jessie.
"Iya apalagi obsesinya pada Louis sangat besar, wanita itu bisa saja nekat. " Danzo beralih menatap kearah Jessie, pandangan mata mereka bertemu namun Jessie langsung menghindari kontak mata.
"Apa kau tidak tertarik dengan Louis atau malah aku yang kamu sukai? " ujar Danzo asal.
"Cih tidak, kau hanya pria yang membosankan dan lemah, menangkap satu wanita saja
gagal. " sindir Jessie dengan pedas.
"Jangan membicarakan cinta di depanku, itu sungguh mengelikan dan jika kamu masih nekat, aku tembak kepalamu. " ketus Jessie bangkit, pergi meninggalkan Danzo sendirian. Danzo menggeleng tak percaya, melihat sikap Jessie yang tidak ada lembutnya sama sekali, sangat berbeda dengan adiknya.
Drt
drt
drt
"Jessie, aku ada tugas untukmu! Danzo keluar, Jessie langsung menariknya ke mobil, mobil mewah itu melesat jauh meleati jalanan yang padat kendaraan.
##
"Ada apa kamu datang kemari Gabby? " ujar Daddy Dominic dengan nada ketus.
"Aku dengar Sarah menghilang, memangnya dia pergi ke mana? " tanya Nyonya Gabby pada sepupunya. Mommy Kiara mengernyitkan dahi, melihat Nyonya Gabby yang begitu mengkhawatirkan Sarah. Daddy Dominic tersenyum miring, sepertinya sekarang waktu yang tepat membongkar rahasia yang dia sembunyikan dari mommy.
"Gabby, kamu terlihat sangat khawatir pada Sarah, seperti seorang ibu yang tengah memgkhawatirkan anaknya? " ujar Mommy dengan raut herannya. Nyonya Gabby terlihat berkeringat dingin, menatap kedua sepupunya secara bergantian.
__ADS_1
"A-aku.. " ucapnya terbata bata.
"Dengar mommy, Gabby adalah ibu kandung dari Sarah! pungkas Daddy Dominic. Mommy terlihat terkejut dengan penuturan suaminya, dia menatap tak percaya kearah Gabby.
"Apa, bagaimana bisa? " Daddy menjelaskan kejadian sebenarnya pada istrinya tanpa terlewat, mommy Kiara benar benar tak memyangka jika Gabby bisa berbuat licik seperti ini. Pria paruh baya itu juga mengatakan temtang ulah Sarah yang mencelakai menantu mereka beberapa waktu. lalu.
"Kamu benar benar keterlaluan Gabby, jadi selama ini aku memasukkan rubah betina dalam keluargaku sendiri oh Ya Tuha. " ucapnya dengan nada memyesal. Mommy langsung menyentuh pelipisnya yang terasa pusing, Daddy segera menenangkan istrinya itu, sementara nyonya Gabby merasa tak bersalah sedikitpun.
"Dengar Kiara, selama ini Sarah mencintai Louis putramu, namun semenjak kehadiran wanita sialan itu membuat Sarah merasa tersisih. " dengus Nyonya Gabby.
"Tutup mulutmu Gabby, Harmonia menantuku dan hanya dia yang pantas untuk Louis. Cinta yang di miliki Sarah hanyalah obsesi, ternyata wajah polosnya selama ini hanyalah topeng untuk menipuku. Pantas jika dia puterimu, kelakuan Sarah dan kamu sama sama menjijikkan, suka merayu milik orang. " pekik Mommy dengan raut penuh amarah.
Nyonya Gabby bangkit, beranjak dari duduknya dan tersenyum sinis pada sepupunya tersebut dengan wajah angkuhnya lalu berjalan kearah mommy Kiara.
Plak
Daddy Dominic tak tinggal diam, pria paruh baya itu segera mendorong tubuh Nyonya Gabby. Amarah menggebu, kala sang istri ditampar sepupunya itu. Mommy tersenyum miring sambil menyentuh pipinya. "Bukankah apa yang aku katakan benar hemm, dengar Gabby ajari puterimu itu dengan baik, jangan suka merebut milik orang. " geramnya.
"Keluar dari mansion ini, sekarang!
Nyonya Gabby berbalik melamgkah pergi dari sana. Mommy Kiara kembali duduk sambil menggerutu akan sikap Gavmbby sudah sangat kelewatan. Dia berbalik menatap tajam kearah sang suami sambil berkata. "Kenapa Daddy tidak terus terang sama mommy Dad? "
"Maafkan Dddy Mom? "
Mommy mengabaikan permintaan maaf suaminya. "Apa Louis dan Leon tahu akan hal ini Dad? " Daddy mengangguk, Mommy menghela nafas kasar, dirinya psangat kecewa karena semua orang tak jujur padanya. Wanita paruh baya itu bangkit, pergi meninggalkan suaminya. daddy Dominic menatap nanar kepergian sang istri, dia berharap istrinya akan memgerti alasannya.
Di dalam kamar mommy mengingat pertama kali dirinya mengadopsi bayi perempuan, dia memberikan kasih sayang yang sama seperti si kembar dua L.
Mommy Kiara begitu menyayangi Sarah namun Sarah telah membuatmya kecewa, gadis itu hendak mencelakai Nia dan calon bayinya. "Mommy sangat kecewa sama kamu Sarah, karena obsesimu kamu berbuat licik dan jahat pada Nia. " gumam mommy dengan lirih.
Semuanya telah terjadi, dia tak bisa mengembalikan waktu yang terbuang. Setidaknya dia tahu saat semuanya belum terlambat, ternyata puteri yang dia anggap polos dan baik, nyatanya hanya seekor rubah.
__ADS_1
tbc