Sayangi Aku

Sayangi Aku
makan siang bersama


__ADS_3

" maaf ,apa sudah lama menunggu " Ivan dan Nisa menatap ke arah pintu


" baru koh " ucap ivan ,Brian dan Alex duduk saling berhadapan


" sudah pesan " Ivan mengaguk " baik lha " ucap Brian


"jam berapa kamu besok take-off nya " tanya Brian


" jam 10 pagi " Brian mengaguk " kalau tidak terlalu sibuk nanti kami antar " ucap Ivan lagi


" tidak perlu ,kalian pasti sibuk ,karena itu masih jam kerja ,aku bisa sendiri koh " ucap Nisa


tidak berselang lama ,pelayan masuk membawa pesan yang sudah di pesan Ivan dan Nisa,setelah itu pelayan ke luar setelah semuanya sudah di susun rapi


" Al ...


" makan dulu baru kita bicara " ucap Alex memotong ucapan Nisa ,Ivan menatap Brian yang hanya mengangguk ,mereka pun makan sekalipun suasana dalam ruangan itu tidak seperti biasa nya mereka mengisi perut karena memang harus di isi bukan


Nisa sesekali menarik napasnya paksa !!!!


Ivan dan Brian berasa berada di antara suami istri yang sedang berkelahi ,lebih tepatnya Ivan karena ini untuk Pertama bagi mereka


setelah selesai makan kini mereka saling melirik satu sama lain


" Alex " panggil Nisa


" hebm "


" maaf " Alex mengembuskan nafasnya kasar " untuk " tanya Alex


" tentang kemarin ,aku cuma kamu mengerti perasaan ku ,kamu juga sudah tau itu,Brian juga mungkin tau itu begitu juga dengan Ivan ,aku cuma meminta kamu membalas nya walaupun hanya sedikit " Alex memejamkan matanya " Nisa jika kamu di posisi ku apa kamu bisa memaksakan perasaan mu pada orang lain yang memang kamu tidak memiliki perasaan itu selain rasa sayang sebagai teman , Sekarang aku minta kamu menjadi pacar nya Ivan dan menikah ,apa kamu bisa??? tidak bisa kan karena kamu tidak mencintainya sama halnya denganku " ucap Alex


"why do you prefer him, the one you just met while I'm far from it " tanya Nisa


" harusnya kamu sudah bisa tahu,kenapa aku memilih dia padahal baru kenal seperti katamu, kita tidak pernah tau perasaan nyaman itu datang sama siapa Nisa,dan aku merasa kan itu saat bersama indah ,aku juga nyaman dengan mu tapi tidak lebih " ucap Alex


" apa karena dia adik dari Ivan atau karena dia masih muda " tanya Nisa lagi


" kami baru tau dia adiknya Ivan saat mereka sudah tunangan Nis" ucap Brian padahal sebelum itu mereka sudah tau " dan untuk muda dan tua itu tergantung,cinta itu tidak mengenal umur nis " lanjut Brian lagi


" kamu tau Brian I love him, dan kamu lebih memilih wanita itu " ucap Nisa kesal


" maaf nis,wanita yang kamu sebut adalah adikku " ucap Ivan yang merasa adik nya di pojok kan


" katakan apa tujuanmu ke sini jauh² dari sana pasti kamu punya alasan " tanya Alex datar


" menemui mu " Alex mengangkat tangannya lalu mendorong HP di mana di sana semua keluarga nya Brian dan juga dirinya serta keluarga indah saat lamaran semalam


" masih ada lagi " Nisa menatap Alex " aku tidak percaya ,aku akan menemui indah "ucap Nisa


" silahkan,tapi jika nanti dia kenapa² kamu tahu bukan apa yang akan aku lakukan ,kamu mengenalku cukup lama ,jadi kamu sudah tau " Nisa tersenyum

__ADS_1


" jika kamu melukai adik ku bukan hanya Alex yang akan maju aku pun akan maju, kamu silahkan pilih keegoisan mu atau Kita temanmu " ucap Ivan


" kamu juga sudah mengenal ku terlalu lama ,dan pasti kamu tau aku seperti apa " ucap Nisa tidak mau kalah


" Nisa jangan seperti ini ,apa karena perasaan mu itu membuat kita sepeti ini " ucap Brian


" harusnya kamu bertanya itu padanya " ucap Nisa yang tidak mau di salahkan


" cinta dan obsesi beda tipis ,dan yang kamu rasakan itu hanya obsesi mu terhadap ku bukan karena cinta " ucap Alex menatap tajam Nisa " aku masih menganggap mu teman jadi sebelum berbuat pikiran akibat nya nanti apa yang akan terjadi ,kau salah besar jika sudah mengusik ku " ucap alex dingin


" Nisa kita di sini teman semua ,tidak lebih dari itu pakai otakmu pikiran mu , indah orang baru untuk Alex tapi itu juga bukan salah nya jika mereka saling suka ,Sama halnya dengan mu ,bukan salahmu mencintai Alex tapi bukan berarti Alex harus memaksa dirinya untuk mencintai mu , sedangkan dia sudah memiliki seseorang " ucap Brian


" kami bukan lebih memilih indah dan mengabaikan perasaan mu , sekarang aku tanya jika nanti Alex menerima apa kamu bisa hidup dengan orang yang tidak mencintai mu " tanya Brian


" bisa ,bukannya cinta datang secara perlahan karena Terbiasa " ucap Nisa


" jika itu benar, kita bersama sejak SMA hingga kuliah kamu sudah bisa lihat bukan berapa lama yang kalian pakai tahunan ,dan setelah itu hitunglah sudah berapa tahun ,dan dari situ kamu bisa paham karena memang Alex tidak memiliki rasa papa apart from us friends nothing more " ucap Ivan


" lalu kenapa harus indah Van " tanya Nisa


" sama halnya dengan mu kenapa harus Alex bukan yang lain , apa jika Alex dengan yang lain kamu juga bisa menerima nya ,NO kamu akan tetap kaya gini " ucap Ivan kesal


" come on ,kamu bukan anak kecil lagi kamu sudah dewasa Nis ,kami cuma mau kamu baik² saja saat jauh dari kami jangan seperti ini jika kamu bisa menerima Naya ,berarti kamu juga harus menerima indah terlepas itu dari perasaan mu dari buat Alex " ucap brain


" Nisa sudah lah, kamu bukan hanya menyakiti dirimu sendiri ,tapi indah yang tidak tau papa dan hubungan pertemanan kita " ucap Ivan


" kalian tidak mengerti dengan perasaan ku , Brian seharusnya kamu tau gimana bukan karena kamu pernah rasakan " Brian menatap Nisa


" jangan melewati batas mu Nisa, kami berdiri di samping mu sampai sekarang karena kami menganggap kamu teman ,tapi jika kamu mengartikan yang lain maaf kami tidak bisa ,maaf kami harus pamit ,ingat jangan lewati batasan mu ,bukan hanya Alex dan Ivan yang maju ,aku pun sama dan itu kamu sudah bisa tau apa yang akan terjadi nantinya " Brian Alex serta Ivan berdiri meninggalkan Nisa


" aaarrrrrkkkkk " Nisa berteriak histeris sendirian dalam ruangan itu ,bahkan mereka mendengar suara pecahan piring tapi tetap melanjutkan langkah kaki mereka


" perketat penjagaan indah ,nona muda dan nyonya muda ,jika terjadi sesuatu dengan kalian bukan hanya nyawa kalian yang hilang ,bahkan keluarga kalian akan hilang " ucap Alex saat ke luar dari restoran itu ,Ivan dan Brian saling menatap jika sudah begini mereka bisa apa


" baik tuan " ucap pengawal


" pergilah tidak perlu mengikuti kami ,saat dia kembali pasti kan dia tidak bisa kembali lagi ke sini lakukan apa pun itu " ucap Alex lagi


" Alex " Alex mengangkat tangannya tidak ingin di bantah, Ivan hanya menghela nafas panjang


"untuk sementara biarkan saja dulu semoga setelah ini Nisa berpikir lebih baik lagi " Ivan hanya mengangguk


"baik lah ,aku kembali ke rumah sakit ,karena ada hal penting " Brian mengaguk " hati² cepat lah cari calon istri mu jangan sendiri terus " ucap Alex


" terserah kamu mau bilang apa " ucap Ivan lalu masuk dalam mobilnya ,begitu juga Alex dan brian


mereka meninggalkan restoran itu tanpa memikirkan keadaan Nisa lagi


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" ricko " ricko menatap Dafa setelah pulang dari ruangan Naya seperti biasanya mereka makan bersama mereka kembali ke ruangan nya

__ADS_1


" apa " tanya ricko


" aku di minta bertemu di cafe xx sama asisten tuan Brian " ricko menatap Dafa


" kamu serius " Dafa memperlihatkan pesan dari no baru


" kamu yakin itu dari dia " Dafa mengakat bahunya


" nanti aku ikut Dengan mu " Dafa mengaguk " apa mereka sudah tau kamu pacaran dengan Raya " tanya Ricko


" aku yakin sudah tau ,kamu tau mereka siapa mungkin ini ada kaitannya dengan itu " ucap Dafa


" belum juga memulai sudah ada saja hambatan ,kamu yakin akan melanjutkan ini ,pikirkan kedepannya daf ,apa lagi aku lihat Raya sangat mencintaimu " ucap ricko ,Dafa mengusap wajahnya kasar


" entah lah ric , untuk sekarang kita ketemu dulu sama tuan Alex " ricko mengaguk


" semangat" Dafa mengaguk


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Dafa dan ricko kini sudah sampai di cafe tempat yang sudah di janjikan tapi di sana belum melihat Alex ,hingga beberapa menit menunggu mereka melihat kedatangan Alex dengan beberapa orang berpakaian serba hitam mendekati mereka


" jangan biarkan siapa pun mendekat ke arah sini " ucap Alex lalu duduk di depan Dafa dan ricko


" baik tuan " ucap para pengawal


Alex melemparkan tab nya yang di mana di sana ada foto Dafa dan raya yang di mana foto ciuman mereka ,ricko menelan ludah nya paksa


" aku tidak melarang kalian berhubungan, tapi jangan melewati batas mu ,dan jika nanti kamu menyakiti nya kamu sudah tau akibat nya apa " lalu Alex memutar rekaman Dafa dan ricko tentang rencana mereka dan video saat mereka mendaki di gunung dan saat mereka kemah tidak terlewat satu pun ,Dafa dan ricko memaksakan menelan ludah nya


"ada yang ingin kamu katakan " tanya Alex dingin


" biarkan aku bersama raya " Alex menatap Dafa " alasannya " tanya Alex


" aku akan menjaga nya " Alex tersenyum " bahkan aku jauh lebih bisa menjaganya " ucap Alex


" aku menyayangi nya " Alex menaikan alisnya " sebagai apa " tanya Alex


" sebagai wanita " Alex mengaguk " baiklah ,aku tetap mengawasi mu, datang lah weekend ke masion " ucap Alex ,lalu berdiri meninggalkan mereka berdua


"Dafa ,kau membuatku jantungan ini sama saja kita masuk kandang harimau dan singa " ucap ricko


" bahkan dia tau tentang rencana kita kamu pikir baik² lagi Daf terutama keluarga mu " ucap Ricko


" apa yang harus aku lakukan " ricko menatap Dafa " bukannya dari awal aku sudah bilang jangan lakukan hal bodoh dan kamu lihat bukan bahkan kamu belum mulai saja mereka sudah tau " ucap ricko


" kamu salah bermain dengan mereka daf " Dafa menarik napasnya kasar " baiklah sepertinya aku harus melupakan nya ric" ucap Dafa


" mau ngadem " Dafa menggeleng " pulang saja aku butuh istirahat " ricko mengaguk


" baiklah " lalu mereka pun meninggalkan cafe itu dengan perasaan yang entah lha hanya mereka yang tau

__ADS_1


__ADS_2