Sayangi Aku

Sayangi Aku
minta izin


__ADS_3

setelah makan malam dan di lanjutnya bertukar cerita kini mereka kembali ke kamar dan sebagian pulang termaksud mertua Alex padahal Alex menyuruh mereka untuk menginap tapi jawaban mereka sangat klasik tidak ingin mengganggu pengantin baru ,padahal kamar di rumah Alex memiliki kedap suara bukan


Dafa,ricko ,serta fajar juga harus pulang apa lagi fajar harus mengantar Irma pulang karena hanya meminta izin pada orang tua Irma hanya makan malam saja


kini kediaman Alex sudah kembali sunyi hanya ada pelayan dan penjaga saja


sedangkan yang lainnya sudah kembali ke masion masing²


" cape " Naya menggeleng " kenyang " ucap Naya sambil mengusap perut buncitnya


" anak papi makan banyak iya malam ini " Brian tersenyum kuda " nanti jika ingin makan seperti tadi kasih tau mami iya nanti papi belikan yang banyak " ucap Brian lagi


" ayo bersihkan diri dulu ,baru kita istirahat " Naya mengaguk lalu mereka masuk ke kamar mandi membersihkan dirinya


" sayang " Brian memberikan sikat gigi istrinya yang sudah di oles kan odol


"makasih Abang " Brian hanya mengangguk lalu dia juga mengambil sikat giginya


Brian membersihkan mulut nya terlebih dahulu sebelum membersihkan mulut Naya ,lalu mencuci muka serta kaki Naya dengan lembut dan itu selalu Brian lakukan sebelum mereka tidur


awalnya Naya menolak tapi Brian selalu memaksa nya ,Naya yang tau sifat keras kepala suaminya hingga membuat nya mengalah


" ayo kita ganti baju " Naya mengaguk


" yang coklat iya " Naya berdecak saja membuat Brian tertawa kecil


" perut Naya sudah besar Abang ,apa tidak bisa di ganti saja " Brian menggeleng " mereka tetap di sana sayang " ucap Brian


" malu Abang " ucap Naya lagi


" ayo tidak usah malu " Naya menurut saja mereka masuk dalam ruangan walk in close


setelah selesai Brian menemani istrinya memakai ritual malamnya sedangkan dia duduk di pinggir tempat tidur mereka


" sayang lusa Abang ke luar negeri ,kamu tidak papa kan Abang tinggal " Naya mengaguk


" apa lama " tanya Naya


" tiga hari tapi bisa cepat atau lama itu tergantung sayang " ucap Brian,Naya mendekati Brian


" jangan lama² " Brian menggaguk " Abang usahakan cepat selesai " ucap Brian


" ayo kita istirahat "ucap Brian sambil memeluk Naya


" Kaka ikut " Brian menggaguk " terus indah " tanya Naya


" ada paman atau Siska nanti yang temani atau bisa juga nanti ke rumah orang tua nya " ucap Brian


" sayang " Naya menatap suaminya " boleh " Naya mengaguk malu membuat Brian tertawa kecil


sedang kan di masion satunya Alex membantu istrinya meminum susunya setelah membersihkan diri mereka masing² kini mereka sudah berbaring di tempat tidur king size mereka


Alex memeluk indah dan tangan nya mengelus perut indah dengan lembut


" dear mungkin nanti aku akan keluar negeri " ucap Alex


" kapan kak,berapa lama" tanya indah


" mungkin lusa, cuma 3 hari " ucap Alex


" iya kak, hati² di sana semoga urusan Kaka cepat selesai " Alex mengaguk

__ADS_1


" kamu di rumah ibu saja iya " indah menggeleng


" di sini saja,nanti ayah yang temani aku atau nanti Raya " ucap indah


" Raya belum tau kehamilan mu dear " Alex merapikan anak rambut indah yang menutup sebagin wajahnya


" iya sudah ayah saja " ucap indah


" baiklah ,jangan di kunci nanti kamarnya jadi ayah bisa masuk mengecek mu pagi harinya " Indah mengaguk mengeri


" apa suaminya Naya ikut " Alex mengaguk " ke mana " Alex terdiam lalu menatap indah


" Singapore " ucap Alex


maaf dear Jika aku bohong batin Alex


" iya kak " ucap indah


" dear " indah menatap Alex "sebenarnya kami ada kerja sama dengan agensi yang di tempat Nisa dan itu sudah lama terjalin " ucap Alex lirih dia tidak tega membohongi indah


" iya tidak papa kak " ucap Indah


" maaf " indah hanya mengangguk " ayo istirahat " ucap indah


"percaya lah kami di saja hanya untuk kerja bukan untuk yang lainnya ,kami usahakan pulang cepat " ucap Alex,indah masuk dalam pelukan Alex sambil memeluknya erat


" dear perutmu " indah hanya mengangguk " masih aman kak tidak papa " ucap indah


" nanti kamu sesak " ucap Alex


" ini nyaman kak, bukan sesak tenang saja anak Kaka masih aman di dalam sana aku hanya ingin memeluk Kaka seperti ini karena lusa Kaka akan pergi jadi selama itu indah akan memeluk bantal guling saja " Alex hanya berdecak saja


" nanti setelah pulang dari sana aku jadwalnya pemeriksaan mu dan juga Naya " ucap Alex


" apa " tanya Alex sambil menunduk kepalanya menatap indah


" apa nanti jika anak Kaka lahir dia akan tetap menjaga anak Naya dan yang lainnya " Alex mengaguk


"dia juga anakmu dear,tidak usah memikirkan itu tapi nanti akan tetap bekerja di sana " ucap Alex


" iya anak indah,tapi hasil kerja Kaka " ucap indah tertawa kecil ,Alex menarik hidung indah keras membuat indah meringis


" sudah ayo tidur " indah mengaguk


" i love you " ucap indah lirih, Alex hanya diam saja


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


pagi ini seperti biasa Alex dan Brian mengantar istri mereka terlebih dahulu sebelum ke perusahaan setelah melewati drama pagi di mana indah yang mual dan Naya yang merengek badannya sakit semua karena ulah Brian semalam


sedangkan Raya membawa mobil sendiri atas izin Brian dan Alex , tentu nya dengan syarat di kawal dari belakang


sekalipun kesal tapi Raya tetap menyetujui nya ,sudah lama bukan dia tidak menyetir sendirian


" kapan jadwal pemeriksaan Naya Alex " tanya Brian


" setelah pulang dari luar negeri tuan " ucap Alex


" sama kan saja dengan indah " ucap Brian


" iya tuan " ucap Alex

__ADS_1


" apa Naya boleh ikut sama indah " Brian mengeritkan keningnya


" Abang di sana kerja sayang,bukannya Abang tidak mau tapi kamu hamil Abang takut kamu kenapa² di sana juga pasti Abang banyak ke luar dan kamu sendirian pastinya,indah juga masih hamil muda yank Alex pasti tidak mengizinkan nya " ucap Brian


" Abang janji ,nanti kita jalan² ke mana saja yang kamu mau asal kalian baik² saja " ucap Brian lagi


" janji " Brian mengaguk tersenyum


kini mobil mereka memasuki pekarangan kampus bertepatan juga dengan mobil Raya yang ikut masuk di ikuti mobil Dafa dan Ricko


semua mata memandang ke arah mereka di mana mobil mewah memasuki area kampus membuat mata dan hati mereka merasa iri


sekalipun mereka orang kaya juga tapi belum tentu bisa membeli mobil seperti yang mereka pakai untuk ke kampus


Raya ke luar dengan kacamata yang masih bertengger di Hidung mancung ,membuat brain dan Alex berdecak


" sayang " pekik Dafa kesal karena semua mata pria menatap raya apa lagi kini Raya memakai dress selutut tapi menurut Dafa itu sangat pendek


" kenapa pakai kaca mata ,astaga anak ini " Dafa membuka jaketnya lalu mengingat nya di pinggang Raya


" ehs kak, papan sih malu " Dafa tidak menggubris raya dia masih saja mengikat jaketnya di pinggang raya


tok


" sakit kak " Dafa menatap kesal Raya " kamu lihat sana " dafa menunjuk para pria mata keranjang yang sedang menatap mereka


" maaf " ucap Raya lirih sambil mengusap keningnya


sedang kan dalam mobil masih asik menonton Raya dan Dafa apa lagi Dafa dengan beraninya mengetok kepala Raya sedangkan Ricko hanya diam saja


" Dafa, mobil tuan Alex " Dafa menatap arah pandangan ricko


" biar saja ,benarkan ikatan nya" ucap Dafa kesal, sekalipun kesal Raya tetap membetulkan jaket yang di pinggang nya sambil mengutuk Dafa dalam hati


"kami turun dulu Abang " ucap Naya,


" sayang jaga mami baik² iya jangan nakal, papi kerja dulu buat cari uang susunya Ade " ucap Brian mencium perut Naya lalu kening serta bibir Naya


" hati² jangan banyak aktivitas telepon jika mau papa ' ucap Alex sebelum indah ikut turun menyusul Naya


" iya kak ,hati² bawa mobilnya " Alex mengaguk


" kalian pagi² sudah bertenggkar " ucap Naya saat sudah di dekat Raya


" tau Kaka Dafa posesif sekali " cibir Raya


" posesif " tanya Dafa , Raya tersenyum kuda


" i love you kak, raya ke ruangan dulu iya by " ucap raya mengambil seribu langkah bahkan kini melupakan Naya dan indah


" sayang,Naya jangan di tinggal " teriak Dafa ,membuat raya berhenti


" maaf "ucap raya saat sudah di dekat Naya ,Naya hanya mengangguk


"Kaka langsung ke ruangan iya " mereka mengaguk


" nanti pulang tunggu di parkiran ' ucap Dafa lagi


" untuk " tanya Raya


" mommy menyuruh mu ke rumah " raya mengaguk saja sekalipun dia tidak tau mau ngapain di sana

__ADS_1


" nanti aku izin kan sama tuan Brian dan tuan Alex " Raya mengaguk


setelah itu mereka berpencar ke ruangan Masing ².


__ADS_2