Sayangi Aku

Sayangi Aku
mencoba baik baik saja


__ADS_3

setelah kepulangan Naya dan Brian dari perkemahan mereka segara membersihkan diri ,lalu ikut bergabung sarapan


" gimana semalam " tanya pak Jhoni


" seruh pak lumayan banyak orang " ucap Naya antusias


" terus kenapa sudah pulang " tanya mama Lila


" iya kali mau di sana terus kami tidak bawa baju ganti ma,lagian di sana Naya mau ngapain juga Raya dan indah pasti mereka sibuk ikut kegiatan" ucap Naya


" hari ini mau kemana " tanya pak Jhoni


" bapak mau nya ke mana " tanya Naya


" kan Bapak tanya kalian " naya hanya tersenyum kuda sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal


" di rumah saja pak ,naya malas ke luar " Ucap Naya


" iya sudah supaya tidak bosan kita bikin kue ,nanti Ade di jagain bapak sama suami kamu " Naya mengaguk antusias


" ehs kami juga para pria mau jalan² ma ,iya kan nak " Brian hanya tersenyum saja


" bapak mau ke mana " tanya mama Lila


" jalan² saja ma, kenalin mantu bapak sama warga di sini sekalian ajak Ade jalan² " ucap pak Jhoni


" jangan ngerumpi iya pak ,suami Naya orang nya dag suka ngerumpi kaya bapak " ucap mama Lila


" iya bapak tau, paling keliling saja dekat² sini kalau pun ke jauhan berarti khilaf " ucap pak Jhoni


" itu bukan khilaf tapi mau nya bapak " ucap mama Lila


" Abang mau ikut bapak " tanya Naya


" boleh ,kaya nya di sini udaranya masih asli jadi enak jalan lagi sekalian joging " ucap Brian


" itu brian saja tidak keberatan " mama Lila hanya memutar bola nya malas


" iya sudah selesai kan dulu sarapan nya " ucap mama Lila


setelah selesai sarapan pak Jhoni ,Brian dan Nathan ke luar dari rumah dengan Nathan yang ada di stroller kecil yang di dorong dengan Brian


" gimana nak " tanya pak Jhoni


" di sini benar² segar pak, adem juga bikin pikiran kita lebih tenang " ucap Brian sambil menarik napas dalam-dalam


" sering² lah ke sini kami menunggu kalian " ucap pak Jhoni,Brian mengaguk


mereka terus berjalan tanpa tujuan sesekali mereka harus berhenti karena menyapa dan menjawab pertanyaan para warga dan tetangga yang baru pertama kali melihat Brian , sekalipun sebagian dari mereka sudah ada yang melihat brian


" di sini orang nya ramah² iya pak " tanya Brian


" Alhamdulillah nak, jadi bisa berbaur dengan baik juga " ucap pak Jhoni


" gimana kerjaan kamu " tanya pak Jhoni lagi


" seperti yang bapak lihat, kadang juga cape kadang juga pusing " ucap Brian tersenyum


"bapak tau kamu orang nya sibuk tapi sebisa mungkin jaga kesehatan kalian, jangan terlalu memaksakan kerjaan " ucap pak Jhoni

__ADS_1


" iya pak, sebisa mungkin Brian mengatur jadwal tidak terlalu sibuk jadi ada waktu buat keluarga " ucap Brian


" bapak lihat semenjak Naya tinggal dengan keluarga kalian, dia benar² berubah bahkan sangat ceria dan cerewet " ucap pak Jhoni tersenyum getir


" apa bapak masih memikirkan yang dulu " pak Jhoni hanya diam ,


" bapak hanya malu saja jika berhadapan dengan orang tuamu " ucap pak Jhoni


" iya ayah sama ibu ,malu² in iya pak " ucap Brian tertawa kecil


" kamu ini bisa saja " ucap pak Jhoni ikut tertawa


" kita sudah terlalu jauh ,kita balik saja ,nanti adik mu nangis jika jika sudah mulai terik. "ucap pak Jhoni


" iya pak " ucap Brian ,lalu mereka memutar arah untuk balik ke rumah melihat para wanita mereka yang katanya sedang membuat kue


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


setelah makan siang kini raya dan indah kembali ke tenda setelah Dafa dan Ricko mengantar mereka


" ah badanku belum bisa di ajak bermain dengan alam " ucap raya merasa kaki dan badannya pegal


" jangan bilang kamu tidak mau ikut lomba " selidik indah


" ikut dong kapan lagi coba " ucap Raya semangat


" ingat kita harus menang ok " Raya mengaguk pasti


" Kaka sudah hubungi kamu " seketika senyum di wajah indah hilang tapi sebelum Raya menyadari nya dia kembali tersenyum


" iya tadi ngiatin makan siang sama jaga kesehatan " ucap Indah bohong


"kirain belum hubungi kamu " indah tertawa kecil


" iyaa " raya membaringkan tubuhnya nya begitu juga dengan indah " ah aku merindukan kasur ku yang empuk " gumam raya lirih


" baru semalam Ray ,sudah kangen dengan tempat tidur mu " raya tertawa mendengar ucapan indah ,raya mengira indah tidak mendengar nya ternyata dia salah


" tajam juga kuping kamu " ucap raya ,indah hanya tersenyum saja ,raya memeluk indah dan mulai memejamkan matanya ,indah membiarkan saja


di rasa raya sudah tidur ,indah menarik hp nya yang ada di dekatnya nya


apa yang aku harapkan batin indah


indah mengalihkan pikirannya dengan melihat foto² koleksi nya Yang ada di galeri HP nya ada banyak puluhan foto bahkan ratusan ,dia memposting fotonya yang tidak memperhatikan wajahnya dengan sedikit caption



[ jadilah kuat untuk semua hal yang membuatmu patah 🙂🙂 ]


setelah memposting itu indah kembali terdiam sambil Melihat² koleksi foto nya matanya menatap satu fotonya yang memperlihatkan cincin tunangan mereka lalu dia melihat kembali jarinya indah tersenyum getir



indah memposting itu tanpa ada caption apa pun, lalu dia menyimpan HP nya dan memeluk balik Raya


Naya yang sedang berada di kamar dengan Brian pun tidak sengaja melihat postingan indah ,lalu dia memberikan foto yang baru saja indah posting


" menurut Abang maksudnya apa itu " tanya Naya

__ADS_1


" Abang juga tidak mengerti sayang ,memang itu siapa " tanya Brian


" indah bang "Brian menatap kembali posting itu


" biarkan saja sayang ,kamu istirahat dulu kamu pasti capek habis buat kue " ucap Brian lembut agar tidak menyinggung perasaan Naya


" Abang juga iya ,mau peluk " Brian tertawa kecil


" istri Abang manja iya " Naya hanya tersenyum kuda lalu masuk dalam pelukan Brian dia menghirup aroma tubuh suaminya yang membuat nya lebih tenang


sedangkan di apartemen Alex melihat postingan indah ,sedikit bingung dari maksud foto yang memperlihatkan cincin pertunangan mereka dan foto indah dengan postingan membuat nya semakin bingung


setelah mengantar Nisa,Alex tidak langsung kembali ke rumah Utama dia lebih memilih menghabiskan waktu di apartemen nya,selagi Brian berada di rumah mertuanya


tidak ingin banyak memikirkan yang membuat nya pusing Alex membuang ke sembarang arah HP nya dia memilih pergi ke arah balkon untuk menenangkan pikirannya perubahan sikap indah sedikit membuat nya kesal


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


kini waktu istirahat raya dan indah telah selesai mereka sudah siap dengan pakaian santai mereka


" sudah siap " tanya Dafa yang datang menghampiri kekasihnya yang beberapa jam lalu


" sudah dong " ucap Raya semangat


" yakin Ray mau ikut lomba juga ,apa kakimu baik² saja " tanya Ricko karena tadi raya mengeluh betisnya sakit mungkin karena baru pertama kali di bawah mendaki gunung


" tidak si, tapi aku usahakan bisa " ucap Raya


"jangan di paksa kan sayang ,kan tidak harus di wajibkan ikut " ucap Dafa lembut


" sayang " ucap indah menggoda Dafa dan raya ,ricko pun tidak mau kalah dia membalas ucapan indah yang menggoda pasangan baru itu


" iya sayang " ucap ricko ,setelah itu indah dan ricko tertawa kecil ,melihat raya yang sudah bersembunyi di samping Dafa dan menyembunyikan wajahnya di lengan Dafa


" apa kalian kurang kerjaan " tanya Dafa ,ricko dan indah tidak mendengar kan ucapan Dafa seolah angin lewat


" sudah dengar kan saja iya " Raya menggaguk lemah


" wah ternyata banyak juga yang mau ikut " ucap indah saat melihat lapangan sudah di isi beberapa orang


" memang ada lomba apa saja sih " tanya Raya yang mulai bersuara


" banyak ,kalau untuk laki² salah satunya basket,volly ,bola kaki itu antar fakultas, nanti kamu nonton iya soal nya aku main basket " Ucap Dafa ,raya mengagguk


" sayang kamu juga nonton iya " indah tertawa mendengar ucapan Ricko yang masih saja menggoda raya dan Dafa


" sini kamu jangan membuat raya malu " ucap Dafa kesal ,ricko tersenyum kuda mendekati Dafa


" kami tinggal iya ,ingat jangan paksa kan diri ikut lomba " ucap Dafa menakan setiap katanya


" cie² yang sayang² serasa dunia milik berdua" ucap indah setelah kepergian Dafa dan ricko


" apa sih Nda, bikin aku malu saja jangan cerita sama Kaka atau Naya dan Abang iya " ucap raya lirih


" Lo kenapa " tanya indah bingung jika Alex dan Brian mungkin masuk akal tapi Naya


why ?????


" aku belum siap saja ,soalnya ini pertama untuk aku Nda ,sebelum nya belum pernah aku merasakan Seperti ini " ucap raya pelan

__ADS_1


" iya aku tau ,tapi Naya " tanya indah


" aku belum siap memberi tahu nya nanti saja jika aku sudah siap ,kan kamu tau sebelumnya Dafa sangat menyukai nya " indah mengaguk mungkin raya hanya ingin menjaga perasaan Naya ,padahal Naya biasa saja karena memang tidak ada perasaan dengan dafa


__ADS_2