Sayangi Aku

Sayangi Aku
Lelah


__ADS_3

Naya dan Raya langsung membuang diri di sofa ruang tamu padahal mereka tidak melakukan apa pun karena masih masa perkenalan tapi tadi mereka berkeliling bersama indah membuat mereka lelah, padahal kini sudah jam 4 sore tidak lama lagi Brian akan pulang kerja


" Lo bukannya ganti baju malah baring di sofa " ucap ibu sisil


" maaf Bu, kami benar benar lelah " ucap Raya


" memang kalian ngapain di kampus lari lari " tanya ayah abbas


" lebih dari itu yah " ucap Raya, sedangkan Naya hanya ngaguk saja


" kalian habis ngapain memangnya " tanya ayah abbas


" Raya ngajak keliling yah,kaki Naya pegal semua,keliling rumah ini saja Naya sudah lelah di ajak keliling kampus lelah yah " ucap Naya mengeluh pada mertuanya


" bukannya kalian sudah keliling itu hari " tanya ibu sisil


" belum semua Bu, karena Naya sudah lelah " ucap Raya


" kenapa harus keliling orang nanti juga kalian akan tau semua tentang kampus itu " ucap ayah abbas


" iya sudah ibu sama ayah ke luar dulu sebentar kalian mau titip apa " tanya ibu sisil


" es krim yang besar "ucap Naya dan Raya


" kalian seperti anak kecil ,iya sudah ibu jalan dulu " ucap ibu sisil


" hati-hati Bu " ucap Naya lalu mencium punggung tangan mertuanya begitu juga dengan Raya


mungkin karena lelah mereka berdua tertidur di sofa tanpa memperdulikan mata pelayan dan penjaga ,pak Mamat menyuruh mereka melanjutkan kerjanya nanti dia sendiri yang menjaga nona muda dan nyonya muda mereka


hingga Brian dan Alex pulang kerja mereka masih terlelap Brian dan Alex masuk tanpa di sambut oleh pak Mamat membuat Alex bingung dan melihat sekeliling nya


" maaf tuan Alex ,pak Mamat lagi menjaga nona muda dan nyonya muda mereka tertidur di sofa ruang tamu " ucap penjaga yang menghampiri Alex


" kembali bekerja " ucap Alex lalu masuk kembali dalam rumah ,ke arah ruang tamu begitu juga dengan Brian


" maaf tuan ,saya sedang menjaga mereka " ucap pak Mamat sambil membungkuk badannya


" sejak kapan mereka tidur " tanya Brian


" 1 jam tuan " ucap pak Mamat


" apa mereka beneran tertidur " tanya Alex


" iya ,mereka kelelahan " ucap pak Mamat


" angkat Raya Lex ,aku angkat Naya " ucap Brian


" apa tidak sebaiknya di bangunkan saja tuan karena ini sudah sore " ucap pak Mamat


" apa nanti mereka tidak marah " tanya Alex


" sudah angkat saja dari pada mereka marah bikin sakit kepala " ucap Brian ,Alex pun mengakat Raya begitu juga dengan Naya


Raya yang merasa tidurnya lebih nyaman sehingga membenamkan wajahnya di bidang dada Alex ,membuat Alex mencibir


Alex membuka pintu dengan hati hati agar tidak membuat Raya jatuh ,setelah itu dia membersihkan Raya dengan pelan tapi sayang usahanya gagal karena Raya menggeliat dan membuka matanya


" apa sudah bangun " tanya Alex


hebm


Raya belum sadar sepenuhnya dia berpikir masih di ruang tamu


" bangun lah dan mandi ini sudah sore " ucap Alex


" iya kak nanti Raya ke atas untuk mandi tunggu sebentar " ucap Raya


" ini kamu sudah di kamar, sudah Kaka ke luar dulu kamu segera mandi " seketika mata Raya terbuka lebar benar bahwa sekarang dia di kamarnya sendiri


" apa sudah sadar " raya mengagguk " terimakasih kak " ucap Raya


Alex langsung ke luar dari kamar raya, karena ingin membersihkan tubuhnya juga

__ADS_1


" bikinkan kopi seperti biasa " Ucap Alex saat berpapasan dengan pelayan


" baik tuan " ucap pelayan


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" ayo mandi apa masih mau tambah " ucap Brian sambil menghapus keringat di kening Naya


" tidak ,badanku tambah begal semua " keluh Naya ,Brian hanya tersenyum


" ayo kita mandi bersama " Brian langsung mengangkat tubuh Naya tanpa mendengar protes Naya


Naya pun membiarkan saja toh sama saja jadi biarkan dia melakukan sesuka hatinya


yang tadinya mandi hanya memerlukan 20 atau 25 menit kini memakan waktu hingga 1 jam membuat Naya kesal karena lagi lagi Brian mengulang nya


" kenapa dengan bibirmu " tanya Brian


" kesengat lebah " ucap Naya asal


" ayo pakai bajunya nanti aku bantu kering kan rambutnya " ucap Brian,Naya pun memakai bajunya setelah itu Brian membantu mengeringkan rambutnya


" sudah, makasih untuk yang tadi " ucap Brian lalu mencium kening istrinya ,Naya hanya mengangguk aja


" ayo kita turun ke bawah " ucap Brian


lalu mereka ke luar dari kamar menuju ke bawah ,mereka melihat ayah dan ibu duduk sambil meminum teh hangat


" malam ayah ibu " ucap Naya


" malam ,es krim mu ada di kulkas Iya tadi ibu menyimpan nya di sana " ucap ibu sisil


" makasih Bu ,maaf sudah repotin , Raya mana Bu " tanya Naya sambil melihat sekeliling nya


" mungkin masih tidur " ucap Brian lalu duduk di samping ayah nya begitu juga Naya duduk di samping Brian


" ini sudah malam apa Raya belum bangun juga " ucap ayah abbas


" bibi tolong bangunkan Raya iya " ucap ibu sisil


" malam " ucap Alex yang baru tiba


" malam Lex " jawab ayah Abbas


"gimana apa semaunya lancar " tanya ayah abbas


" hebm "


" Raya mana koh tidak ada " tanya Alex


"masih tidur kali " ucap Brian


" tadi sudah bangun koh pas Alex antar ke kamarnya " ucap Alex


" mungkin ada yang di urus di kamar nya " ucap ayah Abbas


mereka melanjutkan cerita mereka sambil menunggu waktunya makan malam.


" apa Raya terlambat " ucap raya sambil duduk samping Alex


" tidak " ucap Alex singkat


"kamu kenapa lama sekali " tanya ibu sisil


" raya ketiduran dalam bathup " ucap Raya sambil senyum kuda memperlihatkan gigi putihnya


" dag sekalian angkat tempat tidurmu untuk tidur di kamar mandi " Ucap Brian


" rencananya seperti itu nanti Raya minta tolong sama paman untuk panggil tukang ucap Raya


" ah iya Abang ,tadi ada yang dekati naya ganteng lagi masih muda terus kaya " ucap Raya sambil tersenyum


Naya langsung menatap Raya ,sedangkan Brian melihat Naya dengan tajam ,Naya yang merasa dirinya dalam bahaya hanya menelan ludahnya kasar

__ADS_1


" Lex " panggil Brian


" sayang, Raya bohong serius " sambil mengakat jarinya berbetuk v


" Raya tidak bohong bang " ucap Raya lagi ,Naya benar benar di buat geram


" ayah ibu tau tidak saat SMA Raya ..


"NAYA " pekik Raya " aku cuma bercanda iseng saja " ucap Raya sambil tersenyum


" Raya kenapa SMA " tanya Brian


" tidak papa ,cuma suka tidur di kelas " Raya menghela nafasnya lega ,sedangkan Naya menjulur lidahnya membuat Raya mencibir


" jika Abang tau ,habis lah kalian berdua di tangan Alex " ucap Brian sambil menatap ke dua wanita itu


" aku tidak yakin " Ucap Naya sambil tersenyum penuh arti


" Naya kamu sudah siapkan buku mu untuk besok " ucap Raya mengalihkan pembicaraan , Naya hanya mengangguk saja


" sudah ayo kita makan malam dulu " ucap ayah abbas


lalu mereka berjalan ke arah meja makan seperti biasanya pak Mamat juga sudah biasa makan di meja makan bersama tuannya semenjak Alex tinggal bersamanya ,biasanya sekalipun dia di paksa oleh ayah Abbas dia tetap menolak tapi saat ada Alex dia tidak bisa menolak ajakan anaknya itu


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" apa kamu menyembunyikan sesuatu " tanya Brian


kini mereka sudah masuk dalam kamar merek


" tidak ,serius raya tadi bohong " ucap Naya dengan wajah seharusnya


" kau yakin " tanya Brian sambil menatap Naya


" sangat yakin 1000 persen ,kami tadi hanya keliling kampus saja makanya tadi kami kelelahan saat pulang hingga tidur di sofa, Raya saja yang kurang kerjaan ngomong tidak jelas " ucap Naya kesal


" iya sudah tidak usah kesal lagi ,sini " sambil memukul sofa di samping nya


" tapi kan lagi kerja " ucap Naya


" sini saja ,temani kerja " Naya pun mendekat ke arah Brian ,


Brian mencium pipi Naya kemudian dia kembali fokus pada laptopnya


" kalau seperti ini terus Naya takut semakin jatuh cinta sama kamu " ucap Naya tiba tiba,Brian menghentikan ketikan nya lalu melihat Naya


" kenapa memangnya bukan nya itu harus " tanya Brian sambil menggaruk alisnya


" entah Naya cuma berpikir aneh saja " ucap Naya ,saat kedatangan citra membuat dia semakin berpikir yang tidak tidak


" dengar aku, mungkin kamu bukan yang pertama untukku tapi aku jamin kamu yang terakhir , wanita yang bernama citra itu memang mantanku bahkan sekarang saja masih ada sisa rasa itu padanya " Naya langsung menunduk


" ah iya apa sudah selesai Naya sudah lelah mau istirahat " ucap Naya mengalihkan pembicaraan karena enggan mendengar lagi kata kata brain takut membuatnya sakit


" dengarkan dulu " ucap Brian menahan tangan Naya


" tapi ini sudah malam besok kan harus kerja ,aku juga mau kuliah " ucap Naya


" tapi dengarkan dulu " ucap Brian ,Naya duduk kembali tanpa menatap Brian


" maaf jika aku belum mengungkapkan perasaanku " ucap Brian ,Naya hanya mengangguk saja


apa aku selama ini hanya untuk ini batin Naya


" tidak papa ,ayo kita istirahat " ucap Naya ,Brian melihat Naya lekat


" Nay are you ok " tanya Brian


" Naya baik baik saja " ucap Naya memaksa kan senyumnya


" istirahat lah duluan ,aku mau selesaikan ini dulu " ucap Brian ,Naya hanya mengangguk saja lalu berdiri dari duduknya menuju tempat tidur


setelah melihat Naya tertidur Brian melihat ke arah kasur dia memejamkan mata nya" maaf " ucap nya lirih ,kemudian dia melanjutkan pekerjaan

__ADS_1


hingga jam 01.44 Brian baru selesai dengan pekerjaannya dia mendekat ke arah ranjang untuk menyusul Naya tidur


__ADS_2