Sayangi Aku

Sayangi Aku
kuat


__ADS_3

" sayang bangun " ucap Naya lembut


" tidak usah melakukan apa pun " ucap Brian lalu berjalan ke arah kamar mandi, Naya hanya tersenyum melihat Brian masuk dalam kamar mandi bahkan minuman yang dia bawah enggan untuk di minum


Naya masuk dalam ruangan walk in close dia berpikir salahnya di mana ,dia cuma mencoba menjadi seperti yang dia inginkan bukan


" aku lupa jika aku terikat karena kontrak,jadi kapan saja bisa di buang bukan " gumam Naya tersenyum kecut


lalu dia menyiapkan pakaian untuk Brian setelah itu dia ke luar membersihan kamar mereka seperti biasa nya


" minum dulu nanti dingin " ucap Naya lembut, Brian hanya melewatinya saja dia mengikuti Brian untuk membantunya bersiap


" maaf jika Naya buat salah " ucap Naya,Brian menatap Naya tajam


" apa karena aku belum bisa mencintai mu kamu berubah Seperti ini " tanya Brian


" Naya hanya menjalankan kewajiban Naya , soal perasaan mu itu hak mu,Naya cuma mau minta maaf karena pernikahan ini kalian tidak bisa bersama,Naya juga tidak punya hak meminta mu untuk mencintai ku " ucap Naya tersenyum sambil melihat Brian


" selesai " Naya tersenyum " ayo kita sarapan di bawah sudah di tungguin " ucap Naya


" kamu tidak kuliah " tanya Brian dingin


" aku masuk jam 9 " ucap Naya


" ayo Saparan dulu nanti telat Lo ke kantornya " ucap Naya


" katakan jika ada yang membuatmu tidak nyaman " ucap Brian tegas


"iya" ucap Naya ,lalu mereka ke luar dari kamar menuju meja makan


" bibi layani aku makan " ucap brian,bibi melihat Naya yang baru datang


" tidak papa Bi ,Naya masih mau simpan gelas " ucap Naya yang mengerti akan tatapan pelayan


ayah dan ibu saling melihat begitu juga raya dan Alex mereka tidak berani bertanya lebih jauh mereka hanya fokus pada makanannya


Naya mengikuti Brian dan Alex dari belakang sambil membawa bekal seperti biasa


" Kaka " Alex langsung mengambil bekal itu dan masuk dalam mobil

__ADS_1


" sayang " Brian tidak mendengar kan lebih tepatnya pura pura tidak mendengar kan , dia masuk dalam mobil saja tanpa peduli dengan tatapan Naya


" ada masahlah " tanya ibu yang menghampiri Naya sambil mengelus punggung Naya


Naya tersenyum " tidak ada Bu ,Abang hanya kelelahan saja semalam pulang larut " ucap Naya


" jika ada sesuatu cerita sama ibu iya " ucap ibu sisil,Naya hanya mengangguk saja


" kamu tidak kuliah nak " tanya ayah abbas


" jam 9 yah " ucap Naya


" Naya ke kamar dulu yah ,Bu mau siap siap nanti di ceramahin sama mama Raya karena ke lamaan " ucap naya tertawa kecil


" baik lah " ucap ibu sisil ,Naya langsung pergi menuju kamarnya


" ayah apa Semua nya baik baik saja " ucap ibu sisil


" biarkan mereka menyelesaikan masahlah nya " ucap ayah abbas


" tapi aku kasian sama Naya, Brian itu sifatnya keras sangat bertolak belakang dengan Naya " ucap ibu sambil menatap suaminya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" jangan terlalu terbawa emosi , kamu tahu Naya orangnya lembut " ucap Alex tanpa melihat Brian


" di mana surat kontrak nya " tanya Brian


" untuk apa " tanya Alex


" berikan saja padaku " ucap Brian dingin


" berikan alasan yang bisa aku terima ,biar aku memberikan nya " sambil menatap Brian sekilas " jangan biarkan ego menguasai mu " ucap Alex


" aku sedang mencoba memahami nya dan membuka hati untuk nya " ucap Brian


" lakukanlah " Ucap Alex


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


sesampainya di kamar Naya hanya bisa menangis dalam diam merasa sesak,dia tidak bisa menahan lagi sejak malam itu dia berusaha kuat tapi pada akhirnya dia kalah


Naya berdiri untuk mandi karena dia akan ke kampus jam 9 hanya membutuhkan 15 menit Naya ke luar dari kamar mandi dan menuju walk in close


setelah selesai dia memeriksa buku dan yang lainnya


lalu dia ke luar dari kamarnya dia menuju kamar raya


tok ...tok...


" iya tunggu " ucap Raya dari dalam


" aku masuk iya " ucap Naya


" ah kamu sekalinya,masuk saja "Naya langsung membuka pintu kamar raya


" astaga apa yang kamu lakukan juminten " pekik Naya pada Raya


" kenapa sih " tanya Raya


" lihat jam sekarang jam berapa ,aku mau duluan saja biarkan saja kamu tidak usah kuliah " ucap Naya kesal


" baru jam 8 " ucap raya polos


"kamu dag lihat jadwal " raya menggeleng


" by aku duluan " ucap Naya melangkah kan kakinya


" tunggu ok raya cuci muka saja dan sikat gigi tungguin 5 menit " ucap raya sambil berlari ke arah kamar mandi


Naya masuk dalam kamar Raya sambil duduk di sofa menunggu dia ,hingga 15 menit raya belum selesai juga


" RAYA !!!!! " teriak Naya


" ini sudah selesai ayo " ucap Raya sambil menarik tangan Naya


" ayah ibu kami kuliah dulu iya " ucap Naya


" kenapa buru buru " tanya ayah abbas

__ADS_1


" Raya nya ngaret ayah ,makanya buru buru " ucap naya sambil menciumi punggung tangan mertuanya begitu juga dengan Raya ,lalu mereka berjalan mendekati mobil yang akan mengantar mereka ke kampus


__ADS_2