Sayangi Aku

Sayangi Aku
Kembali


__ADS_3

indah membuka matanya ,saat dia merasa Alex sudah tertidur dia menyamping menatap Alex, Alex masih menggenggam Tangannya ,dia tersenyum tapi itu hanya sebentar saja


" beri tahu aku kapan aku berhenti,dan saat itu juga aku akan berhenti tanpa menolak atau pun membantah " ucap indah lirih sambil menatap wajah Alex


" mungkin aku bukan untukmu ,tapi satu yang harus kamu tau kalau kamu selalu ada di hatiku ,maaf jika sudah lancang mencintai mu sedalam ini ,ini bukan keinginan ku atau pun kehendak Ku semakin aku membentengi diriku semakin sakit untuk ku ,tapi sepertinya aku harus lakukan itu sekarang walaupun sakit bukan, terimakasih I love you selamat malam Alex " indah menetas kan air matanya sakit mungkin sekarang dia harus berusaha sedikit demi sedikit bukan ,dia mendekat kan wajahnya ke arah Alex


CUP


" maaf, untuk yang pertama dan terakhir " ucap Aqila lalu melepas kan tangan nya dari genggaman Alex , dia Kemabli menatap Alex saat tangannya sudah terlepas indah menarik napas nya kasar lalu di hembuskan dengan kasar


" I hope you are always happy wherever you are, I will slowly back away so when you ask for it I will be fine " ucap indah ,dia membuka pintu mobilnya dengan pelan setelah terbuka dia turun dari mobil dan menutup nya dengan pelan dan kembali ke tenda


Alex membuka matanya menatap punggung indah yang sudah mulai jauh , mengusap kasar rambut hingga wajahnya , dia tau jika indah kecewa dan sakit itu lah yang dia lihat sejak tadi dari sorot matanya tapi indah selalu berusaha terlihat baik² saja


" aaarrkkk" Alex memejamkan matanya menyadarkan punggung nya kasar dia membuka video indah saat bernyanyi tadi yang di kirim kan anak buahnya


" kamu baik² saja " tanya raya yang menyadari kehadiran indah


" I'm fine don't worry " ucapan indah


" tidur saja kak, ini luas untuk kita bertiga masih bisa " ucap raya ,saat melihat Ester terbangun


" iya kak ,ayo kita tidur " ucap indah lalu membaringkan tubuhnya dan dia di apit Ester dan raya ,indah tersenyum hangat


sedangan di bumi yang sama dan di negeri yang sama tapi di kota yang berbeda sepasang suami istri sedang berbaring di atas tempat tidur setelah menghabiskan waktu dengan orang tua dan adik mereka yang sudah 9 bulan itu yang semakin pintar dan sudah bisa berjalan walaupun sesekali masih jatuh dan itu mengundang tawa mereka


" Abang " Brian menatap Naya


" apa tidak bisa kalian bilang baik² dengan Kaka Nisa ,aku kasian dengan indah " ucap Naya ,lalu dia memperlihatkan video indah yang sedang menyanyi


" Abang bukan tidak mau bantu sayang, tapi Alex tidak ingin pertemanan kami hancur yang sejak SMA hingga sampai sekarang ,dia hanya ingin indah mengerti jika dia tidak ada maksud yang lain " ucap Brian


" tapi bagaimana pun indah tunangan nya bang ,apa dia tidak bisa berpikir saat Kaka ricko menjemput dan mengantar nya bahkan seminggu dia mendiamkan indah ,jika saja indah tidak masuk rumah sakit pasti dia akan mendiamkan indah " ucap Naya


" nanti Abang bicara dengan nya iya " Naya mengaguk


" besok aku ikut Abang pulang atau gimana " tanya Naya


" ikut sayang ,Abang antar kamu ke rumah setelah itu Abang ke kantor " ucap Brian


" iya Abang " ucap Naya

__ADS_1


" ayo tidur ,kamu Hamil tidak baik. begadang " Naya mengaguk memeluk suaminya dengan posesif lalu memejamkan matanya


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" selamat pagi pak ma " ucap Brian saat sudah dekat di meja makan dengan Naya


" pagi nak ,ayo sarapan dulu " ucap mama Lila


" iya ma ,Ade mana " tanya Brian


" makan saja , mama lihat dulu di kamar " ucap Mama Lila


" mama mau ke mana " tanya pak Jhoni yang datang dengan nathan yang masih dengan muka bantalnya


" kirain Ade belum bangun " ucap mama Lila mengambil Nathan di gendongan suaminya


" kalian pulang pagi ini " tanya bapak Jhoni


" iya pak, Brian ada meeting nanti Minggu depan lagi kami ke sini " ucap Brian


" baiklah ,tapi jika kamu lelah tidak apa Minggu aja baru ke sini " ucap pak Jhoni


"terimakasih, Bapak dan mama senang kalian sering ke sini ,rumah jadi ramai " ucap pak Jhoni ,Brian dan Naya tersenyum


" jika bapak bosan nyusul kami di sana ,pintu rumah selalu terbuka untuk bapak dan mama " ucap Brian


" pastinya ,ayo kita makan dulu nanti kamu terlambat " ucap pak Jhoni


mereka kembali diam fokus dengan sarapan mereka yang hanya terdengar suara sendok dan celotehan Nathan


setelah selesai sarapan pak Jhoni mama Lila dan Nathan mengantar Brian dan Naya ,dan sekalian pak jhoni ke sekolah


" kami pamit iya pak ma " ucap Naya mencium punggung tangan orang tuanya ,setelah itu mencium pipi adiknya yang belum mandi


" bapak hati² bawah mobilnya ,ah iya itu motor Nongkrong saja tidak di kilo saja " Naya tertawa mendapat pelototan sang bapak


" maaf Naya bercanda ". ucap Naya


" itu motor kesayangan bapak " ucap pak Jhoni kesal


" pak ma " Brian mencium punggung tangan mertuanya lalu dia menatap Nathan " Abang tunggu di sana iya tapi nanti Abang ke sini lagi ,nanti Abang belikan hadiah jadi anak yang pintar ok " ucap Brian mencium pipi gembul Nathan ,lalu mereka masuk dalam mobil setelah berpamitan

__ADS_1


" pak,ma ,Ade Naya balik dulu iya by " Naya menatap orang tua dan adiknya dengan lembut ,mereka tersenyum melepas kepergian anak dan mantunya


" hati² " Brian hanya mengangguk lalu memencet klakson mobilnya ,lalu pergi meninggalkan perkarangan rumah mertuanya


" bapak pergi ke sekolah dulu iya " ucap pak Jhoni


" iya pak hat² ,pakai mobil " pak Jhoni mengaguk " sepeti nya ucapan Naya benar deh " ucap mama Lila tersenyum


" jangan ikut²an iya ma ,bapak sengaja istirahat karena dia pasti sudah lelah " kilah pak Jhoni


" dengar kata bapak nak, bilang saja jika dia sudah nyaman dengan mobil " ucap mama Lila


" bapak hanya menghargai Brian ,sudah bapak mau jalan nanti telat " mama Lila mencium punggung tangan suaminya ,setelah itu bapak masuk dalam mobil kesayangan nya yang di berikan Brian


" gimana sudah siap pulang " tanya Dafa saat melihat indah dan raya sudah di dekat mereka


" iya Kaka " ucap mereka bersamaan


" kamu sakit Nda,koh pucat " tanya Dafa menatap indah


" tidak Kak,kurang tidur semalam badan ku sakit semua " ucap indah


" serius Nda " tanya ricko lagi ,indah mengaguk


" sudah mendingan kita masuk deh supaya aku bisa istirahat " ucap indah


" ah ayo " Dafa menarik tangan raya , begitu juga indah mereka baik bersama


" istirahat lah " ucap ricko ,saat indah sudah duduk


" iya kak " ucap indah,dia tidak peduli dengan orang² yang lagi mencari tempat duduk karena memang tubuhnya sedang tidak baik² saja ,ricko memberikan jaketnya di jadikan selimut untuk indah lalu memasangkan handset pada indah ,indah hanya membiarkan saja apa yang ricko lakukan untuknya selagi itu bukan yang aneh²


" apa indah baik² aja " bisik Dafa


" aku juga tidak tau ,tapi kayanya tidak deh " Ucap raya sendu


" sudah kamu istirahat saja " ucap Dafa menggegam tangan raya


" belum juga jalan busnya " ucap raya


" sudah tidur saja " raya mengagguk lalu memejamkan matanya dengan paksa

__ADS_1


__ADS_2