Sayangi Aku

Sayangi Aku
wanita kuat


__ADS_3

hari sudah menjelang sore Ivan baru saja pulang dari rumah sakit


setelah memarkirkan mobilnya dia langsung masuk dalam rumah


hal pertama yang dia lihat adalah ke dua orang tuanya yang sedang nonton di ruangan kelurga


" sore Bu, yah " ucap.ivan


" sudah pulang nak " Ivan mengaguk


" iya sudah sana mandi dulu " ucap ayah nya


" iya yah " Ivan langsung menuju kamarnya karena memang dia sudah gerah


sesampai nya di depan kamar dia langsung membuka pintu kamarnya


" koh terbuka " beo Ivan saat melihat pintu balkon terbuka


seingat nya dia jarang membuka pintu itu


ceklek


" astaga " pekik Anggi kaget,karena melihat Ivan sudah ada di dekatnya


Ivan yang juga kaget langsung menatap tajam Anggi


" Kaka kenapa tidak ketok kalau masuk " ucap Anggi kesal


" ini kamar ku, kenapa harus ketok " ucap Ivan,Anggi menjadi gugup sendiri


ah iya ini kamarnya !!! batin Anggi


" Anggi sudah siapkan airnya " ucap Anggi menghilangkan kegugupan nya


" kamu buka balkon " Anggi mengaguk lalu menuju ruangan walk in close


Ivan mengikuti Anggi masuk ke dalam


" kebiasaan deh suka betul bikin orang jantungan !! syukur jantungku kuat kalau tidak bisa cepat mati menyusul ayah " gumam Anggi


" tidak timbul mendadak, suka meluk, suka cium apa dia sengaja agar jantungku senam sehat ah bibirku sudah tidak virgin lagi karena ulahnya " cibir Anggi sambil mengambil pakaian untuk Ivan


sedangkan Ivan hanya tersenyum kuda lalu dia memeluk Anggi dari belakang membuat Anggi kaget


" kakak " pekik Anggi lagi,Ivan membalikkan badan Anggi


" apa yang ini sudah tidak virgin " tanya Ivan sambil memainkan jarinya di bibir Anggi


" pakaian Kaka sudah siap " ucap Anggi cepat


Ivan menahan pinggang Anggi lalu menyadarkan di meja khusus dasinya


" kalau aku mengajakmu menikah apa kau mau " Anggi melotot kan matanya kaget


" hahaha Kaka bercanda nya garing " ucap Anggi menghilangkan rasa gugupnya


" apa aku sedang bercanda " tanya Ivan serius, Anggi semakin tertawa


CUP


Ivan mencium Anggi lalu mengangkatnya ke atas meja tanpa melepaskan ciuman nya


Anggi yang memang sudah terbiasa membalas ciuman Ivan,merasa Anggi sudah kehabisan napas Ivan melepaskan nya


" aku serius Anggi " ucap Ivan sambil membuka kancing baju Anggi


" apa Kaka sedang banyak masalah " tanya anggi heran


" apa kau merasa seperti itu " Anggi memejamkan matanya


" kenapa !!! " tanya Ivan,Anggi hanya menggeleng


" Kaka " panggil Anggi tertahan


" kita akan menikah, dan aku tidak akan mengganggu sekolah mu " ucap Ivan sambil merapikan baju Anggi

__ADS_1


" kenapa tiba² mengajakku menikah " tanya Anggi menatap Ivan


" karena aku ingin " ucap Ivan lalu meninggalkan Anggi dalam ruangan itu


Anggi melongo mendengar jawaban Ivan


hanya ingin berarti nanti sewaktu² dia bisa saja meminta pisah


Anggi menyusul Ivan ke luar


" Anggi tidak mau " ucap Anggi saat sudah berada di luar


" aku tidak butuh persetujuan mu " ucap Ivan sebelum masuk dalam kamar mandi


" tapi di sini aku wanitanya kakak " teriak Anggi tapi Ivan tidak peduli dia memilih melanjutkan membersihkan diri


BRAK


Ivan tersenyum saat mendengar suara keras pintu dia yakin jika itu Anggi


iya semakin hari hubungan mereka semakin baik, sekalipun tidak ada ungkapan papa dari Ivan


dan Ivan tidak membutuhkan itu,tapi di yakin jika Anggi memiliki perasaan padanya dan Anggi akui itu


" kamu kenapa sayang " tanya ibu Widya, Anggi hanya menggeleng


" kenapa lagi ??? kalau bukan di ganggu Kakaknya " ucap ayah


sedangkan Anggi hanya diam saja


" anak itu memang suka sekali buat adiknya marah " ucap ibu Widya kesal


"kapan kamu ulangan " tanya ayah


" belum tau yah, mungkin bulan depan setelah itu ujian sekolah baru ujian nasional " ucap Anggi


" kamu sudah pikirkan mau kuliah di mana " tanya ibu Widya


" apa boleh Anggi kerja saja " tanya Anggi menunduk


" Anggi tidak ingin menyusahkan ayah, ibu dan Kaka terus menerus,lulus sekolah saja Anggi sudah senang " ucoa Anggi masih menunduk


" berarti kamu belum menganggap kami orang tuamu " Anggi menggeleng


" bukan seperti itu yah, tapi Anggi sudah terlalu banyak merepotkan kalian " ujar Anggi


" jika kamu menganggap kami orang itu mu, itu sudah kewajiban kami menyekolahkan mu hingga tuntas dan kami merasa tidak di repot kan yang ada kami bahagia karena kamu bisa melanjutkan pendidikan mu seperti orang lain meraih cita² mu " ucap ayah


" jika kamu meminta bekerja berarti kamu menganggap kami bukan orang tua mu " ucap ibu Widya


" tapi Bu ...


" kamu mau kuliah di mana " potong ayah


" dulu Anggi ingin seperti kaka tapi semakin ke sini Anggi takut jadi Anggi ambil ahli gizi atau analis saja toh masih dalam lingkungan kesehatan " ujar Anggi


" kenapa takut " tanya ayah


" bayangan ayah waktu meninggal dulu masih Anggi ingat ,takutnya nanti itu berpengaruh pada pasien kalau Anggi selalu mengingat itu " ibu Widya dan ayah mengaguk paham


" iya sudah apa pun pilihanmu ayah sama ibu ikut saja " ucap ayah , Anggi berdiri dari duduknya lalu memeluk kedua orang tuanya itu


" terimakasih sudah menerima Anggi maaf kalau Anggi belum bisa membalas kalian tapi Anggi janji kalian akan menjadi orang pertama untuk Anggi " ucap Anggi tulus


" apa kalian sedang merayakan hari peluk sedunia " ucap Ivan yang baru saja datang ,Anggi langsung melepaskan pelukannya lalu kembali duduk


" tidak !! adikmu meminta izin mau kuliah dia mau mengambil jurusan ahli gizi atau analis " Ivan mengaguk saja lalu duduk di samping Anggi


" ah iya persiapan pertunangan mu dengan dokter Niken " tanya ayah


Anggi langsung menegangkan duduknya, membuat Ivan memejamkan matanya


iya karena memang Anggi tidak tau menahu saat pertemuan keluarga Ivan menyuruh Anggi ke rumah indah dengan alasan karena wanita hamil itu merindukan nya


dan orang tua mereka menyetujuinya tanpa bertanya lagi

__ADS_1


" iya, supaya ibu mempersiapkan semuanya jangan mendadak " ucap ibu Widya


" Bu, anggi izin ke kamar iya " Ivan langsung menahan tangan Anggi sebelum wanita itu berdiri


" kamu ada tugas nak " tanya ayah ,Anggi mengaguk tersenyum paksa


" ayah ibu, Anggi ke atas dulu iya " ucap Anggi saat tangan nya sudah lepas dari genggaman Ivan


Ivan hanya membuang napasnya kasar !!!


" gimana nak " tanya ibu Widya


" ibu telepon saja Niken nya soalnya Ivan tidak terlalu mengerti tentang itu " ucap Ivan menyandarkan tubuhnya di sofa


" iya sudah "ibu Widya langsung menelpon Niken tanpa menunggu lama


tuttt ...Tut...


" hallo ma " ujar nya


" iya sayang, kamu sibuk " tanya mama widya


" tidak ma, baru saja selesai mandi " ujar Niken


" gini sayang, tentang lamaran gimana karena seminggu lagi waktunya " ujar mama Widya


" Niken terserah mama saja " ujar niken


"kamu kapan ada jadwal kosong, jadi nanti bisa belanja sama² " ujar mama Widya


" hari Rabu Niken kosong ma " ucap Niken


" berarti nanti Rabu kita belanja iya ,nanti sekalian dengan anggi " ujar ibu Widya


" Anggi !!! siapa ma sepupu Ivan " tanya Niken karena memang dia belum tau Anggi siapa


" adiknya Ivan, apa Ivan belum cerita " tanya mama Widya


" belum ma " jawab Niken jujur


" iya sudah nanti kalian kenalan,kalau begitu sudah dulu iya nak " ucap ibu Widya


" iya mama " ujar Niken


sedangkan di dalam kamar Anggi menyibukkan dirinya dengan membaca buku agar perkataan Ivan tadi bisa hilang begitu saja


sekuat mungkin Anggi menahan tangisnya dan sesak secara bersamaan


Anggi membenamkan dalam hatinya bahwa selama nya mereka hanya saudara tidak akan lebih dari itu


dan dia akan menghilangkan perasaan yang tidak seharusnya ada


" kamu bisa Anggi " gumam Anggi yakin


" ibu menyuruhmu turun makan " Anggi hanya diam saja


saat tangan kekar itu memeluknya dan menutup bukunya


" Anggi "


" ayo kak, nanti ayah sama ibu lama nunggunya " ucap Anggi langsung berdiri dan menjauh dari Ivan


" dengarkan aku dulu " Ivan menahan tangan Anggi, tapi dengan cepat Anggi menjauh saat Ivan mendekati dan keluar meninggalkan Ivan sendiri dalam kamar


Ivan hanya menarik napasnya kasar lalu menyusul Anggi ke luar


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


kita fokus pada kisah Alex dan ivan iya gays


tapi toko utamanya tetap ada koh


like koment dan votenya


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5

__ADS_1


__ADS_2