Sayangi Aku

Sayangi Aku
melakukan yang terbaik


__ADS_3

Naya bangun seperti biasanya, dia memandang wajah Brian mengingat perkataan Brian semalam dia hanya bisa tersenyum kecut ,dia memindahkan tangan Brian dengan pelan agar tidak membangunkan dia dan turun dari tempat tidur,lalu masuk dalam kamar mandi untuk mencuci muka dan menyikat giginya


Naya kamu harus bisa apa pun itu ,anggap saja semuanya baik-baik saja " gumam Naya sambil mencuci wajahnya


setelah selesai dia langsung ke luar dari kamarnya dan turun ke bawah dapur lah tujuan nya


" pagi bibi " ucap Naya tersenyum


" pagi nyonya " ucap bibi


" ayo kita masak " ucap Naya , seolah semuanya memang baik baik saja ,sekalipun sesekali Naya melamun tapi dia masih bisa fokus untuk masak


setelah selesai dengan acara masak-memasak nya Naya membuat minum untuk Brian dan membawanya ke kamar dia mengatur nafasnya agar tidak terasa sesak


" bibi aku ke kamar iya " pamit Naya pada bibi


" iya nyonya " Naya pun bergegas ke atas sambil membawa gelas minuman hangat untuk Brian


sesampainya di kamar Naya tidak langsung membangun kan Brian ,setelah menyimpan gelas minuman Brian dia masuk di ruangan walk in close menyiapkan pakaian kerja Brian dan baju untuk kuliah nya lalu dia ke luar dari ruangan itu ,lalu menyiapkan air mandi untuk Brian


setelah selesai semuanya dia melihat ke arah ranjang Brian masih tertidur lelap dia mematikan pendingin ruangan.


" Sa..sayang bangun sudah pagi " ucap Naya gugup sambil mengusap lengan Brian


" jam berapa " tanya Brian dengan suara serak khas baru bangun


" jam 6 lewat , airnya sudah aku siapkan nanti dingin "Brian membuka matanya melihat Naya ,tidak ada senyuman Seperti biasanya


" ayo minum dulu,baru mandi " ucap Naya lembut,Brian menerima gelas yang di berikan Naya sambil menatapnya


setelah Brian mengambil gelas dari tangannya,Naya langsung membuka pintu balkon dan gorden kamar mereka


" Nay " panggil Brian


" iya yank " jawab Naya sambil melihat Brian


" tidak papa ,aku mandi dulu iya " ucap Brian ,Naya hanya mengangguk saja


setelah Brian masuk dalam kamar mandi lagi lagi Naya menarik nafasnya dalam ,lalu dia membereskan tempat tidur mereka seperti biasa setelah selesai semuanya ,dia mengambil pakaian yang telah ia siapkan tadi lalu ke luar dari kamar Brian dan masuk di kamar tamu samping kamar mereka dia mandi di kamar itu


sebisa mungkin dia akan melakukan kewajiban nya itu lah yang Naya pikirkan


Brian ke luar dari kamar mandi sudah tidak ada Naya dia mencari Naya tapi tidak melihatnya ,dia masuk dalam walk in close di sana sudah ada pakaian kerjanya yang di siapkan Naya .


Naya masuk dalam kamar sudah dengan pakaian lengkapnya ,dia masuk dalam ruangan walk in close sudah ada Brian

__ADS_1


" sini aku bantu bersiap " ucap Naya sambil mendekati Brian


" kamu mandi di mana " tanya Brian dia melihat Naya sudah berganti pakaian


" di kamar sebelah karena aku ada jam pagi takut terlambat jadi mandi di sebelah " ucap Naya tanpa melihat Brian dia memasangkan dasi Brian ,setelah itu dia mengambil jam tangan Brian lalu memasangkan di tangan Brian , Brian melihat semua pergerakan Naya


" sudah selesai " Naya tersenyum " tunggu di sofa dulu tapi kalau mau duluan ke bawa tidak papa ,Naya mau ambil tas dulu di dalam nanti tas kerja nya Naya yang bawah " ucap Naya, dia berjalan ke arah tas tapi tangan nya di tahan Brian


" apa ada yang kamu butuhkan " tanya Naya


" morning kiss " ucap Brian ,Naya langsung mencium bibir Brian tanpa ada penolakan atau debat seperti sebelumnya


" Nay " panggil Brian


"iya " jawab Naya


" apa kau marah " tanya Brian tanpa melepaskan lengan Naya yang di genggam nya


" marah karena apa ,Naya baik baik saja " ucap Naya tersenyum


" kamu tidak baik-baik saja " ucap Brian tegas


Naya tersenyum " aku baik baik saja sayang " ucap Naya


" jangan lakukan apa pun jika kamu tidak ikhlas " ucap Brian lalu meninggalkan Naya sendirian di ruangan itu ,Naya hanya bisa memejamkan matanya lalu mengambil tas kuliahnya dan ikut ke luar sambil membawa tas kerja Brian


sesampainya di meja makan Naya melayani Brian seperti biasanya tanpa ada yang berubah, Alex menatap Brian


apa lagi yang terjadi batin Alex


mereka makan seperti biasanya bahkan Raya pun tidak berbicara papa hanya suara sendok dan garpu


setelah berpamitan pada orang tua mereka Brian Alex Naya dan Raya ke luar bersama


" Kaka Alex " Alex langsung mengambil bekal yang selalu di siapkan Naya untuk mereka ,lalu dia masuk dalam mobil


" sayang " panggil Naya sambil mengarahkan tangannya pada Brian , lalu mencium punggung tangan Brian setelah itu Brian masuk dalam mobil tanpa mencium kening Naya seperti biasanya Naya hanya bisa tersenyum ,Alex pun melihat itu dan merasa heran


setelah mobil Alex pergi Naya ,menyusul Raya yang sudah menunggu dalam mobil


" Lo koh masih tidur sih Ray " Ucap Naya saat sudah dalam mobil


" aku cuma merem saja "ucap Raya masih menutup matanya


" makanya jangan Drakor terus ,ngantuk kan kamu paginya ,ayo pak jalan " ucap Naya ,mobil mereka pun meninggalkan pekarangan rumah mewah itu

__ADS_1


di mobil satunya Brian hanya diam sambil melihat iPad nya tidak biasanya ,Alex juga enggan untuk bertanya karena dia sangat hafal dengan sifat Brian ,lebih baik diam biarkan dia berbicara dengan sendirinya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" astaga tadi katanya merem , Ray bangun ayo kita sudah sampai lo " ucap naya sambil menggoyangkan lengan Raya


" 5 menit lagi " ucap Raya


" baiklah kamu tiduran saja aku mau masuk kelas nanti telat " Raya langsung membuka matanya lebar


" tunggu woy " Naya tidak peduli dia ke luar dalam mobil itu


" ehs aku bilang tunggu " ucap Raya kesal


" kamu nya masih tidur " ucap Naya


" raya Naya " teriak indah


" astag itu lagi anak satunya teriak pagi pagi " keluh Naya sambil memijat pangkal hidungnya


" kenapa Nay " tanya indah


" tuh temanmu karena nonton Drakor biar dalam mobil tiduran dia karena masih ngantuk ucap Naya


indah tertawa " sudah ayo kita ke ruangannya bukan nya ada jam pagi ini ,ini dikit lagi masuk " ucap indah


mereka pun berjalan bergandengan untuk ke ruangan mereka


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" Lex apa mereka malas bekerja sehingga membuat laporan Seperti ini saja tidak bisa, perusahan menggaji mereka untuk bekerja bukan untuk bermain main sepeti ini " ucap Brian kesal,Alex hanya bisa menarik nafasnya pelan


" nanti saya yang periksa tuan, sebaiknya anda istirahat dulu di ruangan pribadi " Brian melihat Alex


" anda pucat tuan " kilah Alex karena hanya ini cara yang terbaik " apa perlu saya panggil kan Ivan " ucap nya lagi


" tidak perlu ,aku istirahat saja " ucap Brian


Alex menghela nafas Lega setelah kepergian Brian ,Alex mengambil HP dalam saku jasnya


" terus awasi nona muda dan nyonya muda jangan biarkan siapa pun mendekati mereka selain


temannya ,jika ada yang menggangu mereka bawah ke tempat biasanya saja " ucap alex


lalu mematikan sambungan telepon nya tanpa menunggu jawaban dari sebrang

__ADS_1


lalu dia mengambil berkas yang di periksa Brian tadi dengan teliti, Alex hanya bisa memejamkan matanya sebenarnya apa yang salah dengan laporan ini ,tapi dia enggan berkomentar karena suasana hati brian tidak baik baik saja


__ADS_2