
" apa kita jemput indah dulu kak " tanya raya di sela sarapan mereka
" tidak " ucap Alex
" kenapa " tanya raya lagi
" berlawan arah " ucap Alex, Raya hanya mengangguk saja
"jangan terlalu kaku nak ,dia tunangan mu " ucap ayah abbas
" Alex usahakan " ucap Alex lagi
" cih " cibir Brian
" sayang kamu sudah tidak mual² lagi kan " Naya mengaguk
" kapan kamu buat kan lagi aku sarapan ,kangen sama masakan mu " ucap Brian menatap istrinya
" besok iya " Brian menggaguk
" nanti aku temani kamu masak ,aku tidak ingin terjadi papa Sama kalian " ucap Brian
" iya" ucap Naya
setelah mereka makan ,mereka berpamitan pada orang tua mereka ,lalu masuk ke mobil dengan posisi duduk seperti biasanya
" aku lupa belum ngobrol pagi ini " Ucap Brian lalu menunduk sedikit di perut Naya
" pagi nak, kamu jangan nakal iya ikut ibu kuliah jangan bikin ibu susah ,ayah kerja dulu cari uang yang banyak buat beli mainan untuk mu " ucap Brian lalu mencium perut Naya
" iya ayah " ucap Naya menirukan suara anak kecil ,Brian langsung mencium bibir Naya karena gemas
" Abang " pekik Raya
" apa sih dek,jangan kencang² ngomong nya nanti anak Abang kaget " ucap Brian menatap Raya
" mana ada dia kaget" ucap Raya
" kata dokter dia sudah bisa mendengar apa yang kita ucapkan kalau suaramu besar nanti dia kaget " ucap Brian lagi
" iya iya terserah ,tapi kalau ada Ade jangan cium² " ucap Raya
"memang kenapa ,Abang kan cium istri Abang sendiri " Naya memukul lengan suaminya
" sudah ih " ucap Naya
" berarti Nanti kalau Raya punya suami bisa cium² suami Ade depan Abang " tanya Raya kesal
" silahkan jika kamu tidak punya malu " ucap Brian lagi
" berarti Abang tidak punya malu " ucap raya lagi
" tidak jika sama istri Abang " ucap Brian santai
" Kaka jangan kaya Abang iya ,kasian mata Ade tidak suci lagi karena sering Abang nyosor terus " ucap Raya
" tidak janji " ucap Alex datar
" menyebalkan " ucap Raya kesal , sedangan Brian dan Naya hanya tersenyum saja
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" tuh indah sudah nunggu kita " ucap Naya
" dia nunggu Alex,bukan kalian " ucap Brian lagi
" iya ,Naya lupa kalau mereka sudah tunangan " ucap Naya
" Kaka tidak turun, izin gitu " ucap raya
" tidak " ucap Alex
" kulkas bangat " ucap Raya lalu turun dari mobil mendekati indah
" Naya turun dulu iya Abang" Brian menggaguk
" hati² iya jangan bandel " Naya mengaguk lalu turun dari mobil
Alex membuka kaca mobil ,lalu memencet klakson mobil ,indah hanya mengangguk dan tersenyum
setelah itu Alex menutup kembali kaca mobilnya ,membuat Brian menggeleng kan kepalanya
" apa kamu berpamitan " tanya Brian
" tidak " ucap Alex
" cih kamu lebih parah dari saya Lex " ucap Brian ,Alex diam saja lalu meninggalkan kampus
" kamu sabar iya , Kaka ku memang begitu " ucap Raya tidak enak
" tidak papa,kami lagi belajar jadi tidak usah merasa tidak enak begitu " ucap indah tersenyum
" ayo kita masuk " ucap Naya sambil mengandeng tangan mereka
" habis ini kita ke kantor mau " tanya Raya
" buat apa " Tanya Naya
" dekatin Kaka sama indah " bisik Raya,Naya mengaguk
" gimana kamu ikut kan Nda " tanya Raya
__ADS_1
" tidak,aku langsung pulang saja " ucap indah ,karena dia belum siap ketemu Alex
" tapi aku pengen kamu ikut Nda, iyakan nak " ucap Naya sambil mengelus perutnya
" tapi ...
" kamu dag Kasian sama aku Nda,aku pengen Lo " ucap Naya memotong ucapan indah
" baiklah " ucap indah sambil menghela nafasnya
" telima kasih aunty " ucap Naya cadel,indah hanya mengangguk saja
" keponakan aunty hebat iya " ucap raya tersenyum kuda
"sudah diam ,kita sudah sampai ruangan " ucap indah mereka mengaguk saja
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
waktu begitu cepat berlalu hingga Brian dan Alex tidak menyadari nya jika sudah sore , selepas makan siang mereka kembali bekerja,jika sudah menyangkut pekerjaan mereka akan terlihat fokus,hari ini Kaka indah belum bisa ikut karena harus menghadiri rapat penting
suara pintu ruangan Brian terbuka,membuat dua pria itu Melihat ke arah pintu karena mereka tidak mendengar ada yang mengetok
" koh tidak bilang Abang ke sini dek " tanya Brian saat melihat adiknya yang masuk
" Naya mana " tanya Brian lagi
" Abang " panggil Naya ,Brian hanya tersenyum
" sini " panggil Brian sambil menepuk sofa yang di sampingnya " kenapa tidak bilang dulu " ucap Brian saat Naya sudah di dekatnya
" indah mana Naya " tanya Raya bingung karena indah tidak ikut masuk
" dia di luar takut masuk " ucap Naya
" bukannya sudah biasa " tanya Brian,Naya menaikan bahunya , Raya ke luar kembali
" kenapa diam di situ ayo masuk " ucap raya
" aku pulang saja iya , kan Naya sudah ketemu Abang mu " ucap indah
" kamu izin sama Naya dulu ,nanti aku di marahin Abang " ucap Raya alasan
" kenapa di luar " tanya Alex yang baru ke luar karena Raya belum masuk juga
" ah maaf tuan " ucap indah gugup,raya meninggalkan indah bersama Alex
" masuk lah " indah mengaguk
" jika bukan kakak yang suruh masuk kamu dag bakalan masuk " ucap raya,indah hanya tersenyum kikuk
" kenapa Kaka yang panggil baru kamu masuk Nda " tanya Naya
" kamu kaya tidak tau saja yank "ucap Brian
"kamu tunggu sebentar iya, sedikit lagi selesai " Naya mengaguk Brian melanjutkan kerjaan ya begitu juga Alex
raya sibuk dengan HP ,sedang Naya melihat Brian bekerja sedangkan indah bingung mau buat apa
" kamu bosan "tanya Alex sama indah yang duduk di sampingnya
" tidak tuan " ucap indah
" ini " Alex memberikan iPad nya pada indah" nonton lah jika kamu ingin " indah menerima nya
" makasih " Alex mengaguk,lalu memasang headset di kepala indah membuatnya kaget
" pakai itu " indah mengaguk
"so sweet " Ucap raya dan Naya bersamaan yang sejak tadi memperhatikan mereka
" sayang " panggil Brian ,Naya hanya tersenyum
" maaf " Brian menggaguk
" tidak usah di dengarkan nonton saja " ucap Alex ,indah pun nonton dengan tenang tanpa menggangu mereka
setelah selesai Brian dan Alex membereskan berkas yang ada di atas meja dan menutup leptop mereka
" ini tuan " ucap indah saat melihat Alex sudah selesai
" pakai saja dulu,aku tau kamu belum selesai nontonnya " ucap Alex ,lalu berdiri meninggalkan mereka
" kalau Ade Mana mau pegang iPad kakak " ucap raya ,syukur indah sudah fokus nonton jadi tidak mendengar nya
" kan kamu beda dek ,dia kan tunangannya kamu siapa " tanya Brian
" adek nya lah " ucap Raya
" tapi aku lihat Kaka lucu deh,cuek tapi peduli so sweet tau " ucap Naya
" tunggu lah sebentar malam " bisik Brian ,Naya menelan ludahnya paksa
" tapi lebih so sweet suami Naya " ucap Naya tersenyum
" telat " ucap Brian datar ,Naya hanya mengangguk saja
" mau pulang sekarang " tanya Alex yang baru masuk
" tunggu dulu ,sepertinya indah Masih fokus nontonnya " ucap Brian ,Alex menggaguk saja lalu duduk di samping Alex ,indah tidak mempedulikan siapa yang duduk di samping nya,Alex menatap laya iPad nya merasa penasaran apa yang di nonton indah
awalnya dia biasa saja hingga akhirnya Alex menatap tajam pada layar iPad di mana ada adegan ciuman ,dia langsung menutup mata indah ,membuat indah kaget
__ADS_1
" kamu kenapa Lex " tanya Brian ,Alex langsung menarik iPad di tangan indah
" tidak papa " ucap Alex ,saat sudah mematikan layar iPad
" jangan pernah nonton yang begituan " ucap Alex datar
" nonton apa Kaka " tanya raya sambil menatap indah
" bukan papa " ucap Alex
" kamu nonton drakor " tanya Naya,indah mengaguk lemah ,raya dan Naya tertawa
"Kaka tau tidak bahkan indah,sambil ngeces kalau lihat orang ciuman apa lagi adegan ranjangnya " ucap raya keceplosan dia langsung menutupulutnya ,Alex menatap Raya tajam
" Lex sita leptop mereka berdua " ucap Brian, Raya dan Naya pasrah
" mulutmu kebiasaan deh " ucap Naya
" maaf " ucap Raya sesal
" mana leptop mu " tanya Alex,indah menunjuk tasnya
" buat nonton " tanya Alex lagi
" rumah " ucap indah
" sebentar aku antar ,sampai sana langsung ambil " indah hanya mengangguk karena dia sudah sedikit tau tentang Alex dari raya dan Naya tadi
"kamu antar indah saja ,nanti Raya ikut aku saja " ucap Brian
" iya tuan " Ucap Alex
" ayo pulang ini sudah sore " Ucap Brian berdiri sambil menggenggam tangan Naya
" ayo dek " ucap Brian , raya hanya mengangguk lemah
" bisa saja tidak usah pasang wajah seperti itu " ucap Alex
" iya Kaka " ucap raya, sedangkan indah hanya mengikuti saja langka Alex dari belakang
" kamu sudah bisa pulang " Ucap Alex saat sudah di depan meja sekertaris Brian
" baik tuan " ucap sang sekertaris lalu menatap indah sekilas
saat sampai di bawah Brian Naya dan raya masuk mobil yang selalu Brian simpan di perusahaan
sedangkan Alex bersama indah
" apa kamu sering nonton " tanya Alex saat mereka sudah dalam mobil indah hanya mengangguk saja
"biasakan jangan nonton lagi ,jika kamu nonton percepat durasinya " ucap Alex sambil menjalankan mobil nya
" iya tuan ,maaf " ucap indah ,Alex hanya mengangguk saja
" mau singgah beli sesuatu " tanya Alex lagi
" tidak " ucap indah
" camilanmu masih ada " tanya Alex lagi
" masih ada ,masih banyak " ucap indah
" apa tadi Kaka ke perusahaan " tanya indah
" tidak, mungkin nanti besok jika dia tidak sibuk,kenapa " ucap alex
" tidak, kan katanya semalam mau ketemu tuan " ucap indah
" Kaka saja, dia tidak bisa karena ada rapat " ucap Alex
" maaf sudah membuat tuan.,......
" kamu akan mendapatkan itu jika masih memanggil ku tuan " ucap Alex saat melepaskan ciuman nya ,indah hanya mengangguk kaget karena Alex menarik tengkuk nya secara tiba²
" maaf ka,,kak " ucap indah gugup ,Alex hanya mengangguk
sedangkan di mobil yang lain Brian sedang memarahi istri dan adik nya
" jadi itu yang buat kalian betah di kamar berjam² depan laptop hah " bentak Brian fokus ke depan
" satu bulan Abang akan tahan leptop kalian, sebentar kasih Abang dua²nya leptop kalian " Ucap Brian lagi
" sayang " panggil Brian datar
" iya Abang ,maaf " ucap Naya
" Abang sudah sering bilang kan jangan nonton sembarangan " ucap Brian lagi
" kami tidak nonton sembarangan Abang ,itu memang ada di drama itu " ucap Raya
" kenapa tidak di percepat durasinya " Ucap Brian lagi
" Mana seruh bang " Naya langsung memutar kepalanya melihat Raya tajam
" jadi Ade nonton nya yang itu bagian yang bikin seru " ucap Brian dingin
" maaf Abang ,Ade janji tidak ulang lagi nanti Ade mempercepat durasinya " ucap raya lirih
" Abang akan tetap tahan leptop kalian " ucap Brian
" iya Abang " ucap mereka bersamaan
__ADS_1